Harga Kripto Hari Ini Sabtu 25 Juni 2022: Bitcoin Menghijau, Solana Pimpin penguatan

Oleh Gagas Yoga Pratomo pada 25 Jun 2022, 08:10 WIB
Diperbarui 25 Jun 2022, 08:10 WIB
Ilustrasi bitcoin dan ethereum (Foto: Unsplash/Thought Catalog)
Perbesar
Ilustrasi bitcoin dan ethereum (Foto: Unsplash/Thought Catalog)

Liputan6.com, Jakarta - Harga bitcoin dan kripto jajaran teratas lainnya lanjutkan penguatan pada Sabtu pagi (25/6/2022). Mayoritas kripto jajaran teratas kompak menghijau pada akhir pekan ini.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Sabtu pagi,25 Juni 2022, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, bitcoin (BTC) naik 1,38 persen dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan, harga bitcoin menguat 4,34 persen. Kini, harga bitcoin berada di posisi USD 21.361,78 atau sekitar Rp 316,73 juta (asumsi kurs Rp 14.827 per dolar Amerika Serikat).

Demikian juga ethereum (ETH) yang menghijau. Ethereum menguat 8,28 persen dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan, harga ethereum melompat 13,93 persen. Saat ini, harga ethereum berada di posisi USD 1.237,88 atau sekitar Rp 18,33 juta.

Kripto selanjutnya binance coin (BNB) yang juga menguat. Harga BNB melonjak 5,66 persen dalam 24 jam terakhir. Dalam sepekan, harga BNB melompat 12,05 persen.  Kini, harga BNB berada di posisi USD 242,08 per koin.

Lalu Cardano (ADA) jelang akhir pekan juga di zona hijau. Harga ADA melejit 4,87 persen dalam 24 jam terakhir. Selama sepekan, harga ADA melompat 3,35 persen. Saat ini, harga ADA di posisi USD 0,5041.

Jelang akhir pekan ini, harga solana (SOL) memimpin penguatan. Dalam 24 jam terakhir, harga solana melambung 11,31 persen. Selama sepekan, harga solana naik 38,03 persen. Saat ini, harga solana di posisi USD 42,60.

Harga XRP juga naik signifikan dalam 24 jam terakhir. Harga XRP melompat 10,15 persen. Dalam sepekan, harga XRP menguat 14,91 persen. Kini, harga XRP berada di posisi USD 0,3697.

Selain itu, harga dogecoin juga menguat. Selama 24 jam terakhir, harga dogecoin (DOGE) naik 5,58 persen. Selama sepekan, harga dogecoin melompat 38,03 persen. Saat ini, harga dogecoin di posisi USD 0,06765.

Stablecoin tether (USDT) dan USD Coin (USDC) justru berlawanan. Tether berada di zona hijau dengan naik tipis 0,01 persen dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, selama sepekan, harga tether menguat 0,05 persen. Kini, harga tether berada di posisi USD 0,9994.

Adapun USD Coin berada di zona merah. Selama 24 jam terakhir, harga USDC turun tipis 0,05 persen. Dalam sepekan, USDC berada di zona merah. Saat ini, harga USDC di posisi USD 1,00.

Sementara itu, harga binance USD (BUSD) menguat tipis 0,13 persen dalam 24 jam terakhir. Namun, dalam sepekan, harga BUSD melemah terbatas 0,12 persen. Kini, harga BUSD di posisi USD 1,00.  

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Bitcoin Sentuh Rp 313,7 Juta, Analis Pesimistis Lonjakan Pasar Kripto

Ilustrasi Bitcoin. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat
Perbesar
Ilustrasi Bitcoin. Liputan6.com/Mochamad Wahyu Hidayat

Sebelumnya, bitcoin dan kripto teratas lainnya berhasil menguat pada Jumat, 24 Juni 2022 di tengah banyaknya berita buruk dari industri dan ketidakpastian ekonomi global. Namun, analis masih pesimistis tentang daya tahan lonjakan pasar kripto.

Bitcoin baru-baru ini diperdagangkan pada sekitar USD 21.100 atau sekitar Rp 313,7 juta, peningkatan lebih dari 5 persen selama 24 jam terakhir yang membantu mata uang kripto terbesar mendapatkan kembali sebagian besar penurunan pada hari sebelumnya.

Ethereum kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, berpindah tangan di atas USD 1.140, naik 8 persen. Altcoin utama lainnya juga berhasil menaruh posisi di zona hijau. 

Analis Senior Oanda Americas Edward Moya mengatakan, Bitcoin tetap menjadi aset berisiko dan mungkin tidak akan diperdagangkan pada fundamental kripto sampai dasar yang kuat disepakati untuk saham AS.

Bahkan ketika Moya optimis tentang masa depan bitcoin yang lebih jauh, dia mencatat untuk saat ini tidak ada yang yakin kapan Bitcoin menyentuh dasar dan kapan kembali menguat.

“Bitcoin akan tetap menjadi perdagangan yang fluktuatif dan korelasinya dengan ekuitas sepertinya akan bertahan cukup lama," jelas Moya, dikutip dari CoinDesk, Jumat, 24 Juni 2022.

Sejauh ini, pasar kripto masih menyerap campuran berita baik dan buruk. Di antara peristiwa yang menggembirakan, Solana Labs, pemangku kepentingan utama dalam jaringan blockchain Solana, mengumumkan mereka sedang membangun ponsel Web3 yang disebut "Saga." 

Kemudian, CEO Binance Changpeng Zhao menulis dalam sebuah posting blog perusahaannya akan tetap berkomitmen untuk membantu proyek kripto dengan masalah yang dapat diperbaiki dan potensi yang kuat. 

 


Lagi, Pertukaran Kripto Hentikan Penarikan

Bitcoin - Image by Allan Lau from Pixabay
Perbesar
Bitcoin - Image by Allan Lau from Pixabay

Sedangkan untuk berita buruk, pertukaran kripto berjangka, CoinFLEX, menghentikan penarikan dengan alasan “kondisi pasar ekstrem” yang sama dengan yang dipersalahkan oleh perusahaan lain di ruang kripto, termasuk Celsius atas masalah mereka. 

CEO CoinFLEX Mark Lamb mengatakan dalam sebuah posting blog pada Kamis keputusan itu terkait dengan rekanan tertentu, meskipun ia menambahkan itu bukan dana lindung nilai kripto yang sedang berjuang Three Arrows Capital atau perusahaan pemberi pinjaman mana pun.

Peningkatan yang terjadi di pasar kripto, sesuai dengan keuntungan ekuitas karena investor bersantai setidaknya untuk sementara dari sikap menghindari risiko mereka. 

Nasdaq yang berfokus pada teknologi, yang semakin memprediksi kinerja aset digital, naik 1,6 persen, sedangkan S&P 500, yang berisi komponen teknologi berat, naik hampir persentase poin setelah kesaksian hari kedua oleh Ketua bank sentral AS Jerome Powell, yang nada menantangnya tentang inflasi dan pengakuan jujur sikap hawkish moneter Fed dapat menyebabkan resesi menenangkan pasar yang mendambakan kejelasan.

 

 


Cegah Pencurian Musik NFT, Platform Korea Selatan Daftarkan Paten

Ilustrasi NFT (Foto: Unsplash/Andrey Metelev)
Perbesar
Ilustrasi NFT (Foto: Unsplash/Andrey Metelev)

Sebelumnya, platform berbagi musik Korea Selatan, Koong World, belum lama ini mengumumkan pendaftaran paten pencegahan pencurian musik berbasis Non Fungible Token (NFT). 

Menggunakan paten ini, platform berbagi musik bertujuan untuk menyelesaikan masalah perlindungan hak cipta di pasar musik yang berkembang pesat.

Sejak diluncurkan pada 2021, platform ini sekarang memiliki lebih dari 2 juta anggota dan lebih dari 40.000 lagu terdaftar. 

Menurut sebuah laporan oleh Forkast, Koong World dianugerahi pendaftaran paten oleh Kantor Kekayaan Intelektual Korea pada 14 April 2022. Laporan lain oleh FN News mengatakan paten tersebut adalah untuk “metode penyediaan layanan yang dilakukan pada server platform musik menggunakan NFT berbasis blockchain.”

Dalam komentarnya setelah pendaftaran paten, ketua Koong World, Kim Han-jo, menjelaskan bagaimana paten membantu seniman melindungi kekayaan intelektual mereka. 

“Berdasarkan paten ini, kami memberikan kesempatan untuk memecahkan masalah perlindungan hak cipta di pasar musik yang berkembang pesat, dan pada saat yang sama menerapkan sertifikat digital untuk semua produk di e-commerce,” ujar Han-jo, dikutip dari Bitcoin.com, Rabu (15/6/2022). 

Hal ini telah menjadi masalah dalam transaksi produk online. Kami berencana untuk segera merilis teknologi untuk menyelesaikan kontroversi pemalsuan,” lanjut dia.

Laporan itu juga mengatakan paten NFT Koong World, yang telah digambarkan sebagai yang pertama dari jenisnya, diharapkan dapat membantu "menjamin" keuntungan yang diperoleh pencipta musik.

 

INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)
Perbesar
INFOGRAFIS: 10 Mata Uang Kripto dengan Valuasi Terbesar (Liputan6.com / Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya