Berikut Deretan Hal yang Bisa Terjadi pada Tubuh Jika Terlalu Banyak Duduk

Oleh Camelia pada 24 Sep 2022, 17:00 WIB
Diperbarui 24 Sep 2022, 17:00 WIB
Orang Produktif Fokus Pada Satu Pekerjaan, Orang Sibuk Berusaha Multitasking
Perbesar
Ilustrasi Fokus Pada Pekerjaan Credit: pexels.com/pixabay

Liputan6.com, Jakarta Tak sedikit dari kita yang ingin bermalas-malasan di atas kasur sepanjang hari tanpa perlu menggerakkan satu otot pun. Tetapi menjalani gaya hidup seperti ini dan tidak banyak bergerak dapat menyebabkan masalah serius seperti penyakit jantung dan diabetes. 

Faktanya, duduk atau berbaring terlalu banyak lebih berisiko daripada yang kita lihat. Itulah mengapa kita dianjurkan untuk berjalan-jalan, bahkan di antara ruang tamu dan dapur Anda, dan membaca tentang bagaimana tidak aktif dapat memperburuk kondisi kulit yang ada bahkan menyebabkan varises.

Rupanya banyak penelitian yang menemukan risiko dari gaya hidup tidak aktif tersebut. Nampaknya deretan risiko tersebut patut diwaspadai. Dilansir dari Brightside, berikut deretan risiko yang akan dialami jika Anda terlalu lama duduk dan jarang beraktivitas.

1. Meningkatkan munculnya  jerawat hormonal

Efek nomor satu dari tidak aktif bergerak adalah penambahan berat badan dan salah satu efek kenaikan berat badan adalah menyebabkan masalah kulit tertentu. Pada awalnya, obesitas mempengaruhi penghalang kulit dengan membuat kulit secara signifikan lebih kering. Selain itu, membuat orang berkeringat lebih banyak, menyebabkan pori-pori tersumbat dan jerawat meradang.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


2. Dapat melemahkan tulang

Kaki (Foto: Pixabay)
Perbesar
Kaki (Foto: Pixabay)

Otot dan tulang adalah jaringan hidup yang menjadi lebih kuat ketika mereka diajak berolahraga. Tulang orang yang berolahraga secara teratur cenderung lebih kuat dan lebih padat daripada mereka yang tidak. Jadi, ketika seseorang duduk tidak aktif untuk waktu yang lama, mereka berisiko melemahkan tulang dan membahayakan kepadatannya.

 3. Dapat memperburuk kondisi kulit yang ada

Jika Anda telah mencoba setiap perawatan jerawat yang dapat Anda pikirkan, dan masalahnya masih ada, saatnya untuk melihat ke akar masalahnya. Munculnya berbagai masalah kulit seperti jerawat disebabkan oleh gesekan dan tekanan pada kulit. Jerawat ini terjadi ketika kulit berulang kali terkena gesekan atau tekanan, seperti duduk dalam posisi tertentu terlalu lama. Bukan tidak mungkin jerawat terjadi dari gaya hidup yang tidak aktif di mana seseorang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan duduk.


4. Menyebabkan selulit

Selulit
Perbesar
Hilangkan selulit dengan cara-cara berikut ini (Credit: Freepik/valuavitaly)

Saat ini, sebagian besar pekerja kantoran menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk duduk dan mengetik di depan komputer mereka. Gaya hidup tidak aktif ini dapat menyebabkan retensi air. Beberapa ilmuwan percaya bahwa lama duduk mengurangi aliran darah dan mengakibatkan perubahan yang menyebabkan selulit. 

5. Dapat menyebabkan varises 

Saat kita berjalan, otot betis berkontraksi, melenturkan, dan memberikan tekanan pada pembuluh darah utama di kaki bagian bawah. Sepertinya setiap langkah memiliki efek pompa, yang membantu sirkulasi dari vena ke jantung. Oleh karena itu, duduk dalam waktu lama menyebabkan sirkulasi yang buruk, yang bermanifestasi sebagai varises.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya