Penelitian Terbaru Tunjukkan Omicron Dapat Menularkan Virus hingga 10 hari

Oleh Camelia pada 20 Jan 2022, 10:33 WIB
Diperbarui 23 Feb 2022, 19:29 WIB
Ilustrasi virus corona COVID-19, omicron
Perbesar
Ilustrasi virus corona COVID-19, omicron. (Photo by starline on Freepik)

Liputan6.com, Jakarta - Para ahli masih terus meneliti virus Covid-19 varian Omicron yang mulai mewabah di berbagai negara. Bukti terbaru tidak menunjukkan varian Omicron menular dalam waktu yang lebih singkat daripada versi virus penyebab Covid-19 sebelumnya, kata kepala petugas kesehatan masyarakat Dr. Theresa Tam.

Dilansir CTV News, Kamis (20/1/2022), Tam mengatakan kepada komite kesehatan House of Commons bahwa banyaknya infeksi dari Omicron menekan tenaga kerja dan merupakan alasan untuk menyesuaikan toleransi risiko untuk mengakhiri periode isolasi lebih awal.

"Ini adalah keputusan sulit yang harus diambil," kata Tam.

Tiga minggu lalu, Pusat Pengendalian Penyakit Amerika Serikat mengatakan data tentang periode infeksi mendukung pemotongan periode isolasi menjadi lima hari dari 10, jika orang memakai masker setelah meninggalkan isolasi.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Harus diisolasi selama 10 hari

Ilustrasi varian COVID-19, omicron
Perbesar
Ilustrasi varian COVID-19, omicron. (PHoto by brgfx on Freepik)

Itu didasarkan pada data yang menurut CDC menyarankan Omicron paling menular selama sekitar dua hari sebelum gejala dimulai dan selama tiga hari setelahnya.

Di Kanada, aturan karantina ditetapkan oleh provinsi dan wilayah, kecuali yang berkaitan dengan pelancong internasional. Tetapi Badan Kesehatan Masyarakat Kanada masih merekomendasikan orang yang terinfeksi Covid-19 mengisolasi diri setidaknya 10 hari setelah mereka dites positif atau mulai menunjukkan gejala

Namun, tidak seperti anjuran CDC, di Canada periode isolasi yang lebih pendek hanya berlaku untuk individu yang divaksinasi penuh dan di wilayah Barat Laut untuk orang-orang dengan suntikan booster.

Orang yang tidak divaksinasi tetap harus diisolasi selama 10 hari di mana-mana meskipun pengecualian dibuat di beberapa tempat untuk anak-anak yang belum dapat divaksinasi.


Masih bisa sebarkan virus bahkan hingga 10 hari

Omicron Melonjak, Tokyo Persiapkan Pembatasan Sosial
Perbesar
Seorang wanita memakai masker berjalan di stasiun Shinagawa di Tokyo (18/1/2022). Jepang melaporkan rekor tertinggi infeksi Covid-19 baru yang dipicu oleh varian Omicron. (AFP/Philip Fong)

Tam ditanya oleh anggota parlemen di komite kesehatan kapan Kanada akan mengubah pedomannya dan dia mengatakan Badan Kesehatan Masyarakat Kanada sedang bekerja untuk memperbarui datanya tentang periode infeksi.

Tetapi penelitian yang berhasil kami kumpulkan, termasuk yang baru-baru ini untuk Jepang, menunjukkan bahwa periode penularan tidak lebih pendek dari varian lainnya, karena pelepasan virus tidak benar-benar menurun hingga hari 10 dan setelahnya. 

Penelitian di Jepang masih awal dan masih belum ditinjau tetapi menunjukkan viral load tertinggi di antara pasien Omicron tiga sampai enam hari setelah gejala mulai dan menghilang sekitar 10 hari. Itu membuatnya tidak berbeda dengan varian sebelumnya, kata Tam.

"Seseorang yang terinfeksi, misalnya, masih mampu menyebarkan virus bahkan hingga 10 hari," kata Tam.

 


Infografis 5 Cara Lindungi Diri dan Cegah Penyebaran Covid-19 Varian Omicron

Infografis 5 Cara Lindungi Diri dan Cegah Penyebaran Covid-19 Varian Omicron. (Liputan6.com/Trieyasni)
Perbesar
Infografis 5 Cara Lindungi Diri dan Cegah Penyebaran Covid-19 Varian Omicron. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya