Habiskan 32 Sushi di Restoran All You Can Eat, Wanita Ini Berakhir di Rumah Sakit

Oleh Sulung Lahitani pada 19 Jan 2022, 14:30 WIB
Diperbarui 19 Jan 2022, 14:30 WIB
Ilustrasi Sushi
Perbesar
Ilustrasi sushi (dok. Pixabay.com/Putu Elmira)

Liputan6.com, Jakarta Seorang wanita masuk rumah sakit setelah menghabiskan 32 sushi di sebuah tempat All You Can Eat. Tak hanya itu, wanita bernama Danielle Shapiro itu juga makan empat pangsit gyoza, dua popper jalapeo, semangkuk edamame dan semangkuk sup miso.

Semua sushi itu dia habiskan selama dua jam duduk di restoran di California. Wanita berusia 24 tahun itu pergi ke tempat tersebut bersama temannya Amanda dan merekam pengalaman bersantapnya.

Wanita itu harus membayar harga untuk kerakusannya ketika dia bangun keesokan paginya dengan sakit perut yang parah dan berakhir di rumah sakit dengan penyakit Gastroesophageal Reflux.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 


Penggemar berat sushi

Habiskan 32 Sushi di Restoran All You Can Eat, Wanita Ini Berakhir di Rumah Sakit
Perbesar
Doc: Tiktok

Danielle berkata: "Saya penggemar berat sushi! Saya suka memakannya beberapa kali sebulan jika saya beruntung."

"Sahabat saya Amanda berada di kota untuk akhir pekan dan dia suka sushi juga jadi kami berdua menantikan pengalaman makan sushi sepuasnya."

Danielle dan temannya memastikan bahwa mereka mengeluarkan uangnya untuk sesuatu yang sepadan meski itu berarti makan banyak.

Dalam videonya, Danielle, dari San Mateo County, California Utara, bercanda bahwa dia dan Amanda harus "diusir dari restoran".

 


Merasakan sakit perut yang parah

Habiskan 32 Sushi di Restoran All You Can Eat, Wanita Ini Berakhir di Rumah Sakit
Perbesar
Doc: Tiktok

Wanita itu kemudian tidur di rumah pacarnya dan mengatakan dia menderita "sakit perut yang paling parah" tetapi tidak mengira itu karena makan siangnya yang begitu banyak. Dia kemudian mengunggah pengalamannya di TikTok.

"Saya bukan orang terbiasa bangun pagi. Jadi ketika saya bangun sekitar jam 6 pagi keesokan harinya saya tahu ada sesuatu yang salah."

"Perut dan dada saya sangat sakit dan sulit untuk menarik napas dalam-dalam."

Pacar dan nenek Danielle membawanya ke rumah sakit, di mana dokter memberi tahu dia bahwa dia menderita penyakit Refluks Gastroesofageal, atau refluks asam.

 


Relfuks asam yang berbahaya

Ilustrasi
Perbesar
Ilustrasi sushi. (dok. pexels/Ryutaro Tsukata)

Meskipun tidak mengancam jiwa, penyakit ini dapat memiliki gejala yang menyakitkan termasuk muntah, kembung, mulas, dan sakit tenggorokan.

Dia keluar dari rumah sakit setelah beberapa jam dan mendapat resep obat untuk kondisi tersebut.

Tapi itu tidak membuatnya meninggalkan makanan Jepang favoritnya.

 


Tidak kapok makan sushi

Sushi Alpukat
Perbesar
Ilustrasi Sushi Alpukat Credit: pexels.com/pixabay

Dia menambahkan: "Saya pasti akan makan sushi lagi.

"Pengalaman ini tidak merusak sushi bagi saya, atau pengalaman makan sushi sepuasnya.

"Saya belajar bahwa lain kali saya perlu mendengarkan tubuh saya dan makan sesuatu lebih lambat, tidak terburu-buru."

Video TikTok Danielle mengumpulkan 11,4 juta tampilan dari pengguna media sosial yang terpana akan apa yang telah ia lakukan. Banyak yang mengomentari bahwa tubuhnya mungkin tidak terbiasa makan sebegitu banyak sehingga berujung dengan sakit.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya