Studi: Paling Efektif, Pakai Masker Tekan Kasus Covid-19 hingga 53 Persen

Oleh Sulung Lahitani pada 20 Nov 2021, 12:05 WIB
Diperbarui 20 Nov 2021, 12:05 WIB
ilustrasi berlibur tetap menggunakan masker/pexels
Perbesar
ilustrasi berlibur tetap menggunakan masker/pexels

Liputan6.com, Jakarta Terlepas dari kenyataan bahwa banyak orang mengetahui pentingnya memakai masker dan bagaimana ini dapat membantu mencegah penyebaran Covid-19, masih ada sejumlah orang yang menolak untuk melakukannya. Beberapa orang bahkan membenarkan penolakan mereka memakai masker berdasarkan hak asasi manusia.

Namun, pentingnya menggunakan masker untuk menekan penyebaran Covid-19 tidak bisa diremehkan. Dalam sebuah studi global baru-baru ini, terungkap bahwa memakai masker adalah satu-satunya tindakan kesehatan masyarakat yang paling efektif dalam mengatasi Covid-19 dan dapat mengurangi kejadian hingga 53%.

Menurut studi peer-review di British Medical Journal, memakai masker, menjaga jarak sosial, dan mencuci tangan adalah langkah-langkah efektif untuk membatasi kasus Covid-19. Di mana memakai masker menjadi yang paling efektif.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pentingnya melakukan protokol kesehatan meski telah divaksin

ilustrasi anak mengenakan masker
Perbesar
Ilustrasi ibu dan anak mengenakan masker | pexels.com/@ketut-subiyanto

“Beberapa tindakan perlindungan pribadi dan sosial, termasuk mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak fisik dikaitkan dengan pengurangan kejadian Covid-19.”

Mereka mengatakan hasil menyoroti perlunya terus memakai masker, menjaga jarak sosial dan mencuci tangan di samping program vaksin.

Sementara itu, hasil dari lebih dari 30 penelitian juga menunjukkan pengurangan 25% dengan physical distancing.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Mencuci tangan dengan benar juga cukup efektif

Ilustrasi cuci tangan | Burst dari Pexels
Perbesar
Ilustrasi cuci tangan | Burst dari Pexels

Di sisi lain, mencuci tangan menunjukkan penurunan 53% dalam kejadian Covid. Meskipun para peneliti mengatakan bahwa ini tidak signifikan secara statistik karena sejumlah kecil studi mencuci tangan yang disertakan.

"Kemungkinan cuci tangan menjadi penanda beberapa perilaku protektif seperti menghindari keramaian, menjaga jarak, dan memakai masker. Temuan dari studi observasional mungkin lebih baik ditafsirkan sebagai dampak dari sekumpulan perilaku protektif yang berkorelasi,” kata para peneliti.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Langkah-langkah lainnya

Cara Pencegahan dari Tipes
Perbesar
Ilustrasi Mencuci Tangan dengan Sabun Credit: pexels.com/Burst

Langkah-langkah lain, seperti penguncian dan penutupan perbatasan, sekolah dan tempat kerja memerlukan analisis lebih lanjut untuk menilai potensi efek negatifnya pada populasi. Demikian menurut para peneliti di Monash University dan University of Edinburgh.

Pendanaan untuk langkah-langkah kesehatan masyarakat menyumbang hanya 4% dari penelitian Covid global, kata penulis editorial.

Dengan kasus Covid-19 gelombang ketiga di tanah air yang mengintai, jangan sampai kita melupakan atau mengabaikan pentingnya memakai masker. Jika Anda kebetulan keluar ke tempat umum, jangan lupa untuk menggunakan masker.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Infografis tips pakai hand sanitizer

Infografis 4 Tips Pakai Hand Sanitizer untuk Jaga Kebersihan Tangan Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis 4 Tips Pakai Hand Sanitizer untuk Jaga Kebersihan Tangan Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya