5 Fakta Menarik tentang Vending Machine, Jepang Jadi Pemilik Terbanyak

Oleh Syifa Aulia pada 05 Jul 2021, 14:06 WIB
Diperbarui 05 Jul 2021, 14:06 WIB
Mesin Penjual Alat Uji Covid-19 di Hong Kong
Perbesar
Seorang pria menggunakan mesin penjual otomatis (vending machine) yang menyediakan alat test kit COVID-19 di stasiun kereta bawah tanah MTR di Hong Kong, Senin (7/12/2020). Hong Kong menyediakan mesin penjual alat uji COVID-19 di 10 stasiun kereta bawah tanah. (Anthony WALLACE / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Saat ini, perubahan zaman di dunia semakin cepat. Hampir semua kegiatan secara perlahan bertransformasi menggunakan teknologi. Semuanya dilakukan serba digital dan praktis, seperti transaksi jual beli yang menggunakan vending machine.

Sebelum adanya vending machine, semua pihak melakukan kegiatan transaksi jual beli secara tradisional. Mulai dari pelayanannya yang dilakukan oleh manusia hingga pembayaran tunai.

Kemunculan vending machine ini membawa perubahan baru bagi kehidupan manusia karena kepraktisannya. Masyarakat bisa memesan sesuatu melalui mesin dan langsung membayar tanpa melalui kasir.

Di balik benda canggih ini, mesin itu ternyata menyimpan fakta-fakta menarik untuk diketahui. Berikut ulasannya seperti merangkum dari berbagai sumber.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

1. Istilah ‘vending machine’ pertama kali muncul tahun 110 SM

Kesiapan Mal di Jakarta Jelang Penerapan New Normal
Perbesar
Pengunjung melihat vending machine penjual masker di mal Central Park, Jakarta, Kamis (11/6/2020). Selain menerapkan protokol kesehatan ketat, pusat perbelanjaan juga menyediakan fasilitas pendukung 'physical distancing' sebagai persiapan operasional di era normal baru. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Istilah vending machine ternyata sudah ada sejak tahun 110 SM. Saat itu, tokoh bernama Heron dari Alexandria mengilustrasikan mesin yang bisa mengeluarkan air suci ketika koin dimasukkan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Vending machine koin sudah ada sejak 1880-an

Vending Machine Plasticpay, Cara Baru Tukar Sampah Botol Plastik dengan Uang
Perbesar
Vending machine Plasticpay. (dok. Screenshoot Youtube Plasticpay)

Tahun 1883, Percival Everitt dari London, Inggris memperkenalkan vending machine pertama kepada publik. Itu menjadi mesin pertama yang pembayarannya memakai koin.

Vending machine tersebut menjual berbagai benda pos, seperti kartu pos, amplop dan kertas catatan. Lalu, pada tahun 1888 Thomas Adams Ghum Company mengeluarkan vending machine pertamanya di Amerika Serikat.

Saat itu, pihaknya baru menjual permen karet. Mesin itu lalu ditempatkan di stasiun kereta. Memasuki tahun 1897, Pulver sebagai perusahaan manufaktur menambahkan permainan sederhana pada mesin tersebut.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Vending machine minuman pertama di Paris

Luna Maya
Perbesar
Meski berfoto di samping vending machine, Luna Maya tetap terlihat modis dengan outfit yang ia kenakan. (Liputan6.com/IG/lunamaya)

Tahun 1890 lahir mesin yang menjual berbagai minuman di Paris, Prancis. Minuman yang dijual adalah alkohol, seperti bir, wine dan minuman keras lainnya.

Berkat penemuannya ini, masyarakat bisa dengan mudah memesan minuman tanpa harus ke minimarket. 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

4. Jepang punya vending machine terbanyak

20170518-Vending Machine yang Menjual Mobil Mewah-AFP
Perbesar
Seorang pria mengambil gambar vending machine atau mesin penjual otomatis berisi mobil-mobil mewah di gedung Autobahn Motors, Singapura, Kamis (18/5). Vending machine berbentuk bangunan bertingkat itu dapat menampung hingga 60 mobil. (ROSLAN RAHMAN/AFP)

Berdasarkan data statista.com, negara yang memiliki vending machine terbanyak diraih oleh Jepang. Tahun 2019 total yang dimiliki mencapai 4,15 juta dan satu vending machine bisa melayani sekitar 23 orang.

Bahkan vending machine ini juga tersedia di daerah pelosok di Jepang. Meskipun diletakkan di pinggir jalan, benda tersebut tidak akan rusak atau kotor karena vandalisme.

Sebab mesin itu dilengkapi CCTV dan alat sensor untuk mengenali tanda bahaya. Alat sensor tersebut nantinya akan terhubung ke kantor polisi terdekat.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

5. Vending machine di Jepang mengusung konsep palugada

Di Jepang, Vending Machine Tawarkan Payung Hingga Lobster
Perbesar
Vending machine yang biasanya berisi makanan atau minuman, di jepang berisi benda sehari-hari (Sumber foto: tokyoblingswordpress)

Istilah palugada memiliki arti ‘apa yang lo mau, gue ada’. Nah, vending machine di Jepang ini mengusung konsep tersebut. Hampir semua jenis makanan sampai barang-barang kebutuhan bisa didapatkan di vending machine.

Beberapa barang yang dijual melalui mesin tersebut antara lain sayuran, buah-buahan, makanan laut segar, makanan ringan, bahan masakan, beras, batu baterai, kacamata, peralatan kantor, stocking, pakaian dalam, alat dan umpan memancing, smartphone dan aksesorisnya, mobil, tempat memandikan anjing, hewan hidup, dan masih banyak lagi.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya