Alami Serangan Jantung, Pria Ini Nekat Curi Ambulans untuk ke Rumah Sakit

Oleh Ignatia Ivani pada 17 Jun 2021, 12:05 WIB
Diperbarui 17 Jun 2021, 12:05 WIB
Ilustrasi ambulans
Perbesar
Ilustrasi ambulans/foto: Pixabay

Liputan6.com, Amerika Serikat - Penyakit jantung merupakan penyakit yang memiliki risiko kematian yang cukup tinggi secara global. Siapapun bisa saja mengalaminya, termasuk seseorang yang gemar berolahraga. 

Bagi seseorang yang memiliki riwayat penyakit jantung amat penting mengetahui gejala-gejala dari serangan yang ditimbulkan. 

Tingginya tingkat kematian dimungkinkan karena faktor ketidakpahaman pengidap atas serangan yang timbul dan pencegahannya. 

Beruntung nasib baik masih berpihak pada pria di Baltimore, Amerika Serikat ini. Saat dia merasa ada yang tidak beres pada tubuhnya, pria ini segera membawa lari dan mengendarai ambulans sendiri ke rumah sakit.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Dilaporkan ke pihak berwenang

Ilustrasi ambulans
Perbesar
Ilustrasi ambulans di kota Bad Breisig, Jerman. (Sumber YouTube screencapture)

The Washington Post melaporkan Unit Medis Pemadam Kebakaran Kota Baltimore sempat mendapat panggilan darurat di area blok 900, Seagull Avenue.

Di tengah perjalanan menuju TKP, pihaknya melihat pria berusia 38 tahun itu melompat ke ambulans yang sedang berjalan dan pergi.

Tak lama setelah pria itu pergi, pihak berwenang menghentikannya di dekat Rumah Sakit Pelabuhan MedStar. Petugas langsung mengamankan pengemudi tanpa insiden.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Keterangan yang disampaikan

[Bintang] [POLL] Jika Ada Mobil Damkar dan Ambulans, Mana yang Didahulukan?
Perbesar
Kalau di jalanan ada mobil damkar, ambulans, polisi, dan pengawal presiden, mana yang akan kamu dahulukan atau beri jalan? (Ilustrasi: trbimg.com)

Dari keterangan yang dikatakan, petugas itu mengatakan bahwa pria itu mengalami serangan jantung dan tepaksa mencuri ambulans.

Setelah berbicara dengannya, penyelidik menentukan bahwa pria itu mengalami krisis medis. Untungnya, tidak ada cedera atau kerusakan atas kejadian ini. 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Dakwaan masih belum jelas

Kematian Corona di India Melesat
Perbesar
Sebuah ambulans yang membawa pasien melewati poster kesadaran virus Corona di jalan sepi pada hari pertama lockdown diberlakukan di ibu kota India, New Delhi, Selasa (20/4/2021). India melaporkan 259.170 infeksi baru dan 1.761 kematian akibat Covid-19 dalam 24 jam terakhir. (AP Photo/Manish Swarup)

Berdasarkan pernyataan dari juru bicara polisi Detektif Chakia Fennoy, pria itu dibawa ke rumah sakit untuk evaluasi darurat.

Namun, dia tidak memiliki rincian tentang kondisinya. Hingga kini, masih belum jelas apakah pria itu menghadapi dakwaan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya