Badan Melebar Usai Lebaran? Ayo Coba 6 Jenis Olahraga Ini

Oleh Liputan6.com pada 27 Mei 2021, 22:35 WIB
Diperbarui 27 Mei 2021, 22:35 WIB
olah raga-kezo
Perbesar
ilustrasi olahraga saat puasa/pexels

Liputan6.com, Jakarta - Lebaran sudah berlalu, namun sebagian orang merasakan perubahan pada tubuhnya. Mereka mengalami kenaikan berat badan pasca-lebaran.

Ini tak terlepas dari konsumsi makanan yang tinggi kalori saat perayaan Lebaran lalu. Mereka banyak mengonsumsi seperti kue kering yang sarat kalori, namun tanpa disertai olahraga sebagai penyeimbangnya.

Kini, perlu upaya keras demi mengembalikan berat badan ke angka semula. Ada beberapa jenis olahraga sebagai pilihan Anda.

Merujuk Healthline, berikut 6 olahraga di antaranya:

 

1. Joging

Joging atau lari kecil merupakan latihan yang bagus untuk membantu Anda menurunkan berat badan. Kecepatan larinya bisa disesuaikan dengan kemampuan dan bisa dilakukan di mana saja.

Namun, hal yang direkomendasikan agar pembakaran kalori efektif berkisar 4--6 mph (6,4-9,7 km/jam).

Menurut suatu penelitian, olahraga ini dapat membantu membakar lemak visceral yang berbahaya, biasa dikenal sebagai lemak perut. Jenis lemak ini kerap dikaitkan dengan berbagai penyakit kronis seperti penyakit jatung dan diabetes.

Buat memulai joging, Anda dapat menargetkan selama 20-30 menit per hari ke dalam rutinitas mingguan. Bila merasa joging di jalan aspal terasa berat, cobalah olahraga ini di permukaan lembut, seperti rumput.

2. Bersepeda

Antusias Uji Coba Lintasan Sepeda Balap di JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang
Perbesar
Pesepeda melintasi Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang saat uji coba jalur sepeda balap atau Road Bike, Jakarta, Minggu (23/5/2021). Tidak hanya pesepeda balap, pengguna sepeda jenis lain pun turut meramaikan uji coba ini. (merdeka.com/Iqbal S Nugroho)

Bersepeda kembali populer belakangan ini Sebab, olahraga ini diyakini membantu menurunkan berat badan. Harvard Health memperkirakan, orang dengan berat 70 kg dapat membakar sekitar 260 kalori per 30 menit.

Bukan hanya bagus untuk menurunkan berat badan, menurut penelitian, orang bersepeda secara teratur memiliki kebugaran baik secara keseluruhan. Selain itu, meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi risiko penyakit, seperti jantung dan kanker, yang lebih rendah.

3. Berenang

FOTO: Momen Terbaik di Kejuaraan Akuatik Eropa 2021
Perbesar
Perenang Belanda, Maaike De Waard, saat beraksi di semifinal gaya punggung 50m pada ajang Kejuaraan Akuatik Eropa di Duna Arena, Budapest, Hungaria, (18/5/2021). (AFP/Tobias Schwarz)

Berenang menjadi cara yang menyenangkan untuk menurunkan berat badan dan menjadi bugar. Harvard Health memperkirakan bahwa orang dengan berat badan 70 kg dapat membakar sekitar 233 kalori per setengah jam.

Sebuah studi yang berlangsung selama 12 minggu, meneliti 24 wanita paruh baya sebagai responden. Mereka menemukan bahwa berenang selama 60 menit secara signifikan mengurangi lemak tubuh dan meningkatkan fleksibilitas. Selain itu, berenang tiga kali per minggu dapat mengurangi beberapa faktor risiko penyakit, seperti jantung, kolesterol dan trigliserida darah yang tinggi.

Cara Anda berenang tampaknya mempengaruhi beberapa banyak kalori yang dibakar. Renang gaya punggung dapat membakar 298 kalori, gaya dada dapat membakar 409 kalori, dan gaya kupu-kupu dapat membakar 372 kalori setiap 30 menit.

4. Yoga

Yoga
Perbesar
Ilustrasi Yoga Credit: pexels.com/John

Yoga adalah jenis olahraga berikutnya yang bisa membantu mengatasi masalah berat badan. Sebuah penelitian yang dilakukan selama 12 minggu melibatkan 60 wanita obesitas sebagai responden. Mereka kemudian diminta berpartisipasi dalam dua sesi latihan yoga selama 90 menit per minggu.

Dalam studi itu, mereka yang aktif mengalami pengurangan lingkar pinggang yang lebih besar dengan rata-rata 3,8 cm. Selain membakar kalori, sebuah penelitian telah menunjukkan yoga dapat mengajarkan kesadaran. Sebab, membantu Anda menekan keinginan atas makanan yang tidak sehat dan mengontrol makan berlebihan.

5. Latihan Beban

Kreatif, Outdoor Gym di Ukraina Sulap Besi Tua Jadi Alat Fitness
Perbesar
Seorang pria berlatih menarik beban di outdoor gym atau pusat kebugaran terbuka di tepi Sungai Dnipro, Kiev, Ukraina, Kamis (18/4). Tempat kebugaran terbuka untuk semua usia ini juga gratis untuk dipakai. (AP Photo/Efrem Lukatsky)

Harvard Health memperkirakan orang dengan berat badan 70 kg dapat membakar sekitar 122 kalori per 30 menit latihan beban. Jenis olahraga ini dapat membantu membangun kekuatan dan meningkatkan pertumbuhan otot. Anda juga dapat meningkatkan laju metabolisme pada tubuh.

Satu studi selama enam bulan menunjukkan, hanya melakukan 11 menit latihan berbasis kekuatan tiga kali per minggu, dapat meningkatkan rata-rata 7,4 persen dalam metabolisme. Dalam studi ini, peningkatan itu setara dengan membakar 125 kalori tambahan per hari. Selain itu, banyak penelitian telah menunjukkan bahwa tubuh Anda terus membakar kalori berjam-jam usai latihan

6. Pilates

pilates
Perbesar
Ilustrasi./Copyright pexels.com/@burst

Pilates termasuk olahraga yang ramah bagi mereka yang akan memulai program penurunan berat badan. Olahraga ini terbukti bisa mengurangi nyeri punggung bawah dan meningkatkan keseimbangan, fleksibilitas dan tingkat kebugaran.

Sebuah penelitian yang disponsori American Council on Exercise menermukan, seseorang dengan berat 64 kg dapat membakar 108 kalori selama 30 menit, meskipun olahraga ini tak sebanyak latihan aerobik untuk membakar kalori. Banyak orang yang menganggapnya menyenangkan karena bisa diikuti dari waktu ke waktu.

Jika Anda ingin mencoba olahraga ini, masukkan ke dalam rutinitas mingguan dan lakukan di rumah. Untuk lebih meningkatkan penurunan berat badan, coba kombinasikan dengan diet sehat atau bentuk olahraga lain, seperti latihan beban atau kardio.

 

Penulis:

Muhammad Thoifur

Video Pilihan

Lanjutkan Membaca ↓