Menimbulkan Penyakit, 5 Super Food Ini Tak Boleh Dikonsumsi Berlebihan

Oleh Syifa Aulia pada 27 Mei 2021, 17:30 WIB
Diperbarui 27 Mei 2021, 17:30 WIB
Makanan Sehat
Perbesar
Ilustrasi Makanan Sehat Credit: pexels.com/Gerald

Liputan6.com, Jakarta Julukan 'superfood' digunakan pertama kali pada awal abad ke-20 untuk mempromosikan pisang. Saat ini, kata itu sering digunakan untuk mendeskripsikan semua jenis makanan yang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan.

Biasanya, makanan yang rendah kalori dan bernutrisi tinggi akan mendapat julukan superfood. Walaupun semua jenis super food ini mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Tetapi, jika dikonsumi secara berlebihan akan menghilangkan manfaatnya.

Berbagai macam penyakit akan datang karena hal itu. Dikutip dari Bright Side, terlalu banyak superfood hampir sama bahayanya dengan makanan cepat saji. Berikut daftar superfood dan penyakit yang ditimbulkan.

1. Brokoli dapat mengiritasi usus

Sayuran Brokoli
Perbesar
Ilustrasi Sayuran Brokoli Credit: unsplash.com/Louis

Secangkir brokoli mentah mengandung banyak protein, vitamin, serat, mineral, dan kalium. Tetapi, jika dikonsumsi secara berlebihan dapat membuat usus menjadi iritasi dan terasa kembung.

Ini tidak hanya berlaku bagi brokoli, tetapi juga bagi sayuran lainnya seperti kubis, kembang kol, dan kangkung. 

 

2. Alpukat dapat membuat lemak menumpuk

20150722-Bibir Hitam? Mudah, Ini Tips Memerahkan Bibir dengan Bahan Alami 3
Perbesar
Alpukat dapat untuk memerahkan bibir secara alami. Caranya siapkan irisan buah alpukat secukupnya dan haluskan hingga lembut, lalu tambahkan beberapa tetes minyak zaitun. Oleskan pada bibir dan biarkan sejenak, lalu bilas dengan air hangat. (Istimewa)

Alasan buah ini mendapat julukan superfood adalah karena mengandung gizi yang tinggi, seperti serat, omega-3, vitamin K, dan vitamin E. Seporsi alpukat dapat mencukupi kebutuhan vitamin K pada orang dewasa. 

Buah berlemak ini juga mengandung kalori tinggi dan nutrisi yang padat. Sehingga jika dimakan berlebihan, kalori yang tinggi itu dapat mengakibatkan berat badan bertambah. Tak hanya itu, buah ini juga bisa sebabkan sakit perut, kembung, hingga peradangan.

 

3. Ikan tuna dapat mempengaruhi keterampilan motorik

Daging Ikan Tuna
Perbesar
Ilustrasi Daging Ikan Tuna Credit: pexels.com/Jay

Ikan tuna mengandung vitamin B12 dan omega-3 yang tinggi. Ikan ini memiliki manfaat untuk kesehatan mata dan jantung, sistem kekebalan tubuh, dan bisa menurunkan tekanan darah.

Namun, ikan ini berbahaya jika dikonsumsi berlebihan karena terdapat kandungan merkuri. Seseorang yang keracunan merkuri dapat menyebabkan penurunan fungsi penglihatan dan ingatan, mati rasa, hingga tremor.

 

4. Ikan salmon dapat mengencerkan darah

Ilustrasi ikan salmon
Perbesar
Ilustrasi ikan salmon (Sumber: Pixabay/congerdesign)

Salmon adalah jenis ikan yang memiliki manfaat untuk mengurangi peradangan. Hal ini karena tingginya asam lemak omega-3 dan protein tanpa lemak. Namun, mengonsumsi omega-3 secara berlebihan tidak baik bagi kesehatan. 

Hal itu dapat mempengaruhi jumlah trombosit darah dan dapat mengencerkan darah. Sama halnya dengan ikan tuna, salmon mengandung merkuri. Sehingga jika dikonsumsi berlebihan kadar merkuri di dalam darah akan meningkat.

 

5. Teh hijau dapat menyebabkan gangguan pencernaan

Teh Hijau
Perbesar
Ilustrasi Teh Hijau Credit: pexels.com/JiYan

Teh hijau telah dinobatkan sebagai salah satu minuman paling sehat di dunia. Sebab, kandungan antioksidan yang tinggi di dalamnya telah membuktikan untuk menurunkan risiko penyakit jantung, penyakit kanker, fungsi otak meningkat, serta menurunkan berat badan.

Tetapi, minuman teh ini mengandung kafein yang tinggi sehingga tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Alasannya, karena dapat menyebabkan jantung berdebar, sakit kepala, insomnia, mulas, dan gangguan pencernaan.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓