Waspada, Duduk Terlalu Lama Bisa Sebabkan 5 Penyakit Serius

Oleh Syifa Aulia pada 26 Mei 2021, 10:04 WIB
Diperbarui 26 Mei 2021, 10:04 WIB
karakter zodiak
Perbesar
ilustrasi perempuan bekerja/Photo by Polina Zimmerman from Pexels

Liputan6.com, Jakarta - Duduk selama 8 jam atau lebih setiap hari ternyata dapat membahayakan kesehatan. Berbagai penyakit serius dapat dirasakan setelah beberapa tahun mendatang.

Kegiatan ini memang cenderung sulit dihindari bagi sebagian orang. Terutama, bagi mereka yang bekerja di depan laptop. Jika bukan bagian dari mereka, sebaiknya hindari duduk berjam-jam hanya untuk bermain ponsel atau menonton TV.

Cara terbaik untuk mencegah penyakit itu datang adalah dengan banyak bergerak setiap 2 jam sekali. Misalnya, meluruskan kaki, berdiri, jalan-jalan, atau tiduran selama 10-15 menit.

Banyak minum air putih juga sangat disarankan agar tubuh tidak dehidrasi. Lalu, penyakit apa saja yang bisa muncul akibat terlalu lama duduk? 

Berikut daftarnya seperti melansir dari Bright Side, Selasa (25/5/2021).

Scroll down untuk melanjutkan membaca

1. Penyakit Kardiovaskular

Serangan jantung
Perbesar
Terlalu lama duduk meningkatkan risiko seseorang menderita penyakit kardiovaskular.

Penyakit kardiovaskular seperti jantung koroner atau hipertensi kronis disebabkan karena tubuh tidak banyak bergerak. Kebiasaan itu membuat otot menjadi lemah, tonus pembuluh darah menurun dan sirkulasi darah memburuk.

Sebuah penelitian terhadap lebih dari 17 ribu orang selama 13 tahun, membuktikan bahwa orang yang jarang bergerak karena terlalu lama duduk setiap harinya, memiliki risiko 54% lebih besar meninggal akibat serangan jantung daripada orang yang aktif.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Obesitas

Menyebabkan Obesitas
Perbesar
Ilustrasi Kenaikan Berat Badan Credit: freepik.com

Saat duduk dalam waktu yang lama, metabolisme jadi melambat yang mengakibatkan kalori yang dibakar oleh tubuh menjadi sangat sedikit. Proses pembakaran ini menjadi menurun hingga 90%.

Sisa-sisa kalori yang tidak terbakar itu akan bertumpuk menjadi lemak. Tekanan darah akan meningkat, sedangkan insulin menurun.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk sering berolahraga atau melakukan aktivitas fisik lainnya agar terhindar dari obesitas.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Osteoporosis

Ilustrasi osteoporosisi
Perbesar
Ilustrasi osteoporosisi Foto oleh Karolina Grabowska dari Pexels

Saat bekerja di depan laptop, tanpa sadar tubuh akan membungkuk. Jika tidak dibarengi dengan aktivitas fisik lainnya, dapat menyebabkan otot melemah dan lembek.

Selain itu, penyakit osteoporosis juga bisa muncul di masa mendatang. Sebab, seiring berjalannya waktu kekuatan tulang akan hilang dan membuat kondisi tulang menjadi lebih rapuh dan keropos.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

4. Penuaan Dini

ilustrasi penuaan dini/pexels
Perbesar
ilustrasi penuaan dini/pexels

Aktivitas fisik yang minim terbukti menyebabkan telomer yang berada di ujung kromosom menjadi lebih pendek. Sehingga dapat mempercepat proses penuaan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

5. Gangguan Mental dan Kecemasan

Menimbulkan Sakit Kepala dan Gangguan Kecemasan
Perbesar
Ilustrasi Sakit Kepala Credit: freepik.com

Kebiasaan terlalu lama duduk juga dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Depresi dan gangguan kecemasan dapat meningkat lebih cepat daripada seseorang yang banyak melakukan aktivitas fisik.

Menurut sebuah penelitian, terlalu lama duduk berakibat pada kurangnya endorfin dalam tubuh. Endorfin ini biasa meningkat karena adanya aktivitas fisik.

Selain itu, produksi serotonin juga menjadi terhambat. Sebab, serotonin dapat mengatasi ketidakseimbangan yang disebabkan oleh depresi, nafsu makan berkurang, dan masalah memori otak.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya