5 Alasan Bekerja di Tempat Tidur Mendatangkan Masalah dalam Hidupmu

Oleh Sulung Lahitani pada 19 Mei 2021, 14:05 WIB
Diperbarui 19 Mei 2021, 14:05 WIB
Ilustrasi bekerja di tempat tidur (Sumber: Unsplash.com)
Perbesar
Ilustrasi bekerja di tempat tidur (Sumber: Unsplash.com)

Liputan6.com, Jakarta Godaan untuk bekerja di lingkungan yang nyaman - terutama yang dikelilingi bantal empuk dan seprai lembut - mungkin sulit ditolak. Beberapa orang juga akan mengatakan bahwa bekerja dari tempat tidur membantu mengurangi kecemasan dan memicu kreativitas.

Tetapi bekerja di tempat Anda tidur dapat membawa lebih banyak kerusakan pada kesehatan fisik dan psikologis ketimbang manfaatnya.

Berikut ini beberapa alasan mengapa terbiasa bekerja di tempat tidur bukan ide yang bagus. Melansir dari Brightside, ini dia.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

1. Mengacaukan otak dan pola tidur Anda

perempuan di tempat tidur
Perbesar
ilustrasi perempuan di tempat tidur/Photo by Andrea Piacquadio from Pexels

Otak kita terhubung untuk menghubungkan tempat tidur dengan konsep istirahat dan relaksasi. Pakar tidur dan profesor neurologi Rachel Salas mengatakan bahwa ketika Anda bekerja di tempat Anda tidur, pikiran Anda mulai menghubungkan ruang itu dengan aktivitas alih-alih istirahat.

Kebingungan dapat membuat Anda keluar dari pola tidur biasa dan menyebabkan insomnia atau gangguan ritme sirkadian. Menggunakan alat elektronik dari tempat tidur juga dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Terekspos cahaya biru di malam hari menghentikan sekresi melatonin, atau dikenal sebagai hormon tidur yang memengaruhi jam tubuh alami kita. Dan kurang tidur bisa menyebabkan berbagai penyakit dan gangguan jantung.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

2. Memengaruhi produktivitas Anda

tidur siang
Perbesar
ilustrasi perempuan tidur siang/Photo by Zohre Nemati on Unsplash

Jika Anda merasa stres untuk membawa pulang pekerjaan, bayangkan membawanya ke kamar tidur. Satu survei mencatat bahwa 72% responden Amerika mengaku bekerja dari tempat tidur, dan orang-orang ini lebih mungkin mengalami masalah tidur karena kecemasan dan stres.

Kualitas tidur yang buruk dapat menurunkan tingkat energi dan menurunkan produktivitas kerja. Jika kamar tidur Anda memiliki suasana redup, Anda juga cenderung mudah merasa lelah.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

3. Merusak postur tubuh Anda

Nyeri Leher dan Punggung
Perbesar
Ilustrasi Sakit Punggung Credit: pexels.com/Tobias

Tata letak kasur dan permukaan yang lembut mendorong posisi bungkuk atau terlentang. Seiring waktu, postur yang konsisten ini akan menyebabkan nyeri pada tubuh, khususnya di leher, punggung, dan pinggul.

Direktur teknik sistem perawatan kesehatan The Mayo Clinic, Susan Hallbeck, PhD, menekankan bahwa hanya karena Anda tidak merasakan ketegangan sekarang tidak berarti bahwa efek negatif tidak terjadi. Dia menambahkan bahwa pada saat rasa sakitnya kambuh, mungkin sudah terlambat untuk memperbaiki masalahnya. Kasus yang parah mungkin termasuk kekakuan punggung permanen dan artritis.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

4. Tempat tidur adalah surga bagi bakteri

Ilustrasi bangun tidur, bangun pagi
Perbesar
Ilustrasi bangun tidur, bangun pagi. (Photo by Kinga Cichewicz on Unsplash)

Saat kulit Anda bersentuhan dengan seprai, gesekan akan mengikis lapisan luar sel kulit Anda. Menurut dokter kulit Alok Vij, MD, sel-sel kulit ini membawa minyak, keringat, dan air liur, dan berfungsi sebagai tempat berkembang biak yang ideal bagi bakteri dan tungau debu. Interaksi yang berkepanjangan dengan organisme ini dapat menyebabkan alergi, serangan asma, atau penyakit kulit.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

5. Memengaruhi hubungan Anda dengan pasangan

[Bintang] Andrea Dian dan Ganindra Bimo
Perbesar
Tidak hanya ditempat tidur, pasangan ini juga membagikan kebersamaannya saat sedang liburan di Bali belakangan ini. Tidak sedikit komentar para pengikutnya di Instagram iri dengan kemesraan keduanya. (Instagram/ andreadianbimo)

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa gangguan ponsel saat berada bersama pasangan mungkin berdampak tidak langsung pada kepuasan hubungan dan depresi. Logika yang sama berlaku untuk gawai elektronik lain yang digunakan untuk bekerja.

Bekerja dari tempat tidur sementara pasangan Anda bersama Anda dapat menyebabkan pasangan Anda merasa diabaikan dan pada akhirnya melepaskan ruang itu dari konsep kebersamaan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓