Menggambar dengan Mulut, Seniman Difabel Ini Tuai Pujian

Oleh Liputan6.com pada 30 Mei 2021, 12:19 WIB
Diperbarui 30 Mei 2021, 12:19 WIB
Henry Fraser sedang menggambar
Perbesar
Henry Fraser sedang menggambar (Screenshot of Twitter/@henryfraser0)

Liputan6.com, Jakarta Setiap orang pasti memiliki minat dan bakatnya masing-masing, hanya perlu untuk menggalinya saja agar bisa menggunakannya dengan sebaik mungkin. Tak hanya itu, manusia juga memiliki kekurangan dan kelebihan dalam kehidupannya.

Untuk itu, manusia disebut sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan dan melengkapi antara kekurangan yang dimiliki. Beberapa orang juga mengalami keterbatasan atas mental atau fisik yang dimiliki. Namun, hal tersebut tidak menghalanginya untuk melakukan hal-hal yang diminati.

Melansir dari Hindustan News, seorang seniman yang memiliki keterbatasan fisik memiliki bakat menggambar yang luar biasa. Namun, seniman ini menggambar dengan mulutnya karena ia mengalami kelumpuhan dari bahu hingga ke bawah sejak enam tahun lalu.

Keterbatasan Fisik Tidak Menghalangi Untuk Fraser Berkarya

Hasil Gambar Henry Fraser
Perbesar
Hasil Gambar Henry Fraser (Screenshot of Twitter/@henryfraser0)

Kisah seorang seniman yang bernama Henry Fraser ini banyak mendapat perhatian dari publik karena sangat menginspirasi. Fraser mengalami kelumpuhan dari bahu hingga ke bawah pada enam tahun lalu, tetapi hal tersebut tidak mematahkan sisi kreatifnya untuk terus berkarya.

Dalam foto yang dibagikan melalui laman Twitternya tersebut, Fraser menggambar karya seni digital pada iPad yang dimilikinya. Terlihat bahwa ia sedang menggambar teh dan biskuit, yang mana hal tersebut juga ditulis dalam keterangan foto.

Karya seni digital ini merupakan karya pertamanya setelah ia mengalami kelumpuhan. Hal ini membuat postingan tersebut banyak diapresiasi karena semangat pantang menyerahnya yang tak padam walau sedang mengalami kesulitan.

Terdapat dua foto yang dibagikan oleh Henry Fraser, pada foto pertama memperlihatkan hasil gambarannya yang berisi teh dan biskuit dengan paduan warna latar belakang biru. Sedangkan, pada foto ke dua, terlihat bahwa Henry Fraser sedang menggambar di sebuah kamar pada sebuah iPad dengan memegang pena di mulut.

Dalam keterangan foto yang dibagikan, Fraser juga menjelaskan bahwa ia sedang sakit karena cedera tulang belakang. Maka dari itu, ia berada di kamarnya untuk menggambar teh dan biskuit tersebut.

“Hal-Hal Kecil Menjadi Besar Untuk Tetap Bahagia” Sebagian Keterangan Postingan

Postingan tersebut diunggah melalui akun Twitternya yaitu @henryfraser0, yang mana kini telah unggahan itu disukai oleh 1.500 kali lebih oleh para pengguna Twitter. Beberapa yang lainnya juga me-retweet postingan untuk membagikan momen yang sangat memotivasi ini. Walaupun dalam keterbatasan diri tetap harus semangat menjalani hidup.

Unggahan tersebut juga telah menerima beragam komentar positif yang sangat menyenangkan untuk dibaca. Tidak jarang yang memberikan dukungan hingga ingin melihat kembali karya-karya Henry Fraser yang lainnya.

Pada caption juga Henry Fraser memberikan pesan yang menyentuh seperti berikut ini.

“Gambar mulut saya (iPad) - Teh dan Biskuit (cokelat). Saat ini saya terikat di tempat tidur karena sakit, akibat cedera tulang belakang saya. Memang membosankan, tetapi melihat HAL-HAL KECIL MENJADI BESAR untuk tetap bahagia, seperti teh dan biskuit, itu penting. Beginilah cara saya memulai seni mulut saya 6 tahun yang lalu!”, tulisnya pada keterangan yang menyertai foto tersebut.

Apa pendapat Anda tentang karya seni miliki Henry Fraser ini?

 

 

 

 

Penulis:

Gerda Faradila

Politeknik Negeri Media Kreatif

Saksikan Video di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓