Aromaterapi Bantu Ciptakan Bonding Ibu dan Anak

Oleh Liputan6.com pada 23 Apr 2021, 20:00 WIB
Diperbarui 23 Apr 2021, 20:00 WIB
Ilustrasi
Perbesar
Ilustrasi ibu dan anak. (dok. pexels/Ketut Subiyanto)

Liputan6.com, Jakarta - Kedekatan anak dengan orang tuanya ternyata sangat krusial terbentuk pada 3 tahun hingga 5 tahun pertama kehidupannya. Mereka yang mendapat cukup kasih sayang pada masa emas ini umumnya akan tumbuh menjadi pribadi yang juga dipenuhi dengan cinta kasih dan stabil secara emosional ketika besar nanti.

Sedangkan mereka yang masa kecilnya dilewati dengan kurang baik, cenderung akan tumbuh menjadi pribadi yang mengalami kesulitan mental dan emosional.

Sudah menjadi tugas setiap orang tua untuk membangun bonding yang baik dengan anaknya. Pada usia kecil biasanya anak belum terlalu mengerti percakapan verbal, karena itu anak-anak sangat mengandalkan indera-inderanya untuk menangkap perhatian yang kita berikan.

Baik itu melalui indera peraba seperti pelukan, indera pendengaran seperti kata-kata positif yang kita berikan dan indera penglihatan seperti kehadiran atau senyuman kita.

Namun diantara itu semua ternyata ada satu lagi indera yang jarang distimulasi kebanyakan orang yaitu indera penciuman.

Padahal penciuman adalah salah satu indera yang paling kuat dalam mempengaruhi ingatan seseorang karena terhubung langsung dengan bagian otak limbik pada manusia, yaitu bagian otak yang sangat berperan dalam pembentukan perilaku dan emosi seseorang.

 

2 dari 2 halaman

Bonding Ibu dan Anak Lewat Aromaterapi

Aromaterapi Bantu Ciptakan Bonding Ibu dan Anak
Perbesar
Bonding ibu dan anak

Coba saja bayangkan ketenangan yang dialami bayi ketika ia berada dekat dan mencium bau tubuh ibunya. Atau wangi parfum seseorang yang sudah tiada, pasti akan langsung teringat memori-memori bersama orang tersebut.

Atas dasar cara kerja otak inilah Sipopo memformulasikan varian-varian essential oil dengan aroma tertentu yang bisa menciptakan dan memperkuat perasaan ceria, hangat dan nyaman seperti saat bersama ibu.

Harapannya, semakin banyak momen-momen positif yang tercipta dan membekas menjadi kenangan masa kecil yang indah bersama orang tuanya.

"Anak-anak kita bisa tumbuh jadi pribadi yang terbuka, memiliki kedekatan emosional yang baik dengan orang tuanya dan yang paling penting tumbuh dengan kesehatan mental yang baik," kata co-Founder Sipopo, Aaron Guing dalam keterangan persnya.

Aaron  bertekad untuk membantu anak-anak Indonesia bisa tumbuh dengan banyak kenangan-kenangan positif bersama orang tuanya.

"Karena kurangnya kedekatan bersama orang tua di masa kecil ternyata akan berdampak besar kepada kepribadian seseorang ketika ia besar nanti. Pastinya moms tidak mau kan anak kita tumbuh jadi pribadi yang tertutup dan tidak dekat dengan kita sebagai orang tuanya," lanjutnya

Lanjutkan Membaca ↓