6 Kondisi Kulit Ini Bisa Jadi Pertanda Anda Menderita Diabetes

Oleh Sulung Lahitani pada 24 Feb 2021, 19:05 WIB
Diperbarui 24 Feb 2021, 19:05 WIB
diabetes ilustrasi/Pixabay feelphotoz
Perbesar
diabetes ilustrasi/Pixabay feelphotoz

Liputan6.com, Jakarta Menurut Federasi Diabetes Internasional, sekitar 42,5 juta orang di dunia menderita diabetes, secara global. Jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi 62,9 juta pada tahun 2045, yang membuatnya menjadi masalah yang memprihatinkan.

Diabetes adalah penyakit kronis yang dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan lainnya. Namun kabar baiknya adalah kondisinya dapat dikelola dengan mengubah gaya hidup sederhana dan pengobatan teratur.

Diabetes dapat memengaruhi banyak bagian tubuh, termasuk kulit Anda. Ketika diabetes memengaruhi kulit Anda, itu adalah tanda bahwa Anda memiliki diabetes yang tidak terdiagnosis atau perawatan Anda saat ini perlu disesuaikan.

Berikut adalah enam perubahan kulit yang menunjukkan Anda perlu menjalani tes gula darah seperti dilansir dari TimesofIndia:

 

1. Bercak kuning, merah atau coklat pada kulit

Risiko Diabetes
Perbesar
Ilustrasi Diabetes Credit: pexels.com/pixabay

Kondisi kulit tersebut disebut necrobiosis lipoidica dan dimulai sebagai benjolan padat yang terlihat seperti jerawat. Saat berkembang, benjolan ini berubah menjadi bercak kulit yang keras dan bengkak.

Bercak bisa berwarna kemerahan, kuning, atau coklat. Jika Anda melihat bercak seperti itu pada kulit Anda, periksalah gula darah Anda.

 

2. Bercak kulit lebih gelap yang terasa seperti beludru

Mempercepat Penyembuhan Penyakit Kulit
Perbesar
Ilustrasi Masalah Kulit Credit: pexels.com/Ralph

Bercak gelap atau pita kulit beludru jika terlihat di leher, ketiak, selangkangan, atau tempat lain dapat menunjukkan bahwa Anda memiliki terlalu banyak insulin dalam darah Anda. Bercak ini adalah tanda pradiabetes. Nama medis untuk kondisi ini adalah acanthosis nigricans.

 

3. Melepuh

Luka lepuh
Perbesar
Luka lepuh (sumber: iStockphoto)

Meskipun tidak terlalu umum, dalam beberapa kasus, penderita diabetes dapat melihat bengkak muncul di kulit. Anda mungkin melihat bengkak besar, sekelompok bengkak atau keduanya.

Bengkak melepuh ini biasanya muncul di tangan, kaki, dan lengan bawah dan terlihat seperti bekas luka bakar serius. Berbeda dengan lepuh yang disebabkan oleh luka bakar, lepuh ini tidak nyeri.

 

4. Butuh waktu lebih lama untuk menyembuhkan luka

ilustrasi luka
Perbesar
ilustrasi luka (sumber: Pexel)

Kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama dapat menyebabkan sirkulasi darah yang buruk dan kerusakan saraf. Sirkulasi darah yang buruk dan saraf yang rusak dapat membuat tubuh Anda sulit untuk menyembuhkan luka.

Hal ini terutama berlaku untuk kaki. Luka terbuka ini disebut ulkus diabetes. Periksa kaki Anda secara teratur apakah ada luka dan luka terbuka.

 

5. Kulit sangat kering dan gatal

4 Kebiasaan Sepele Penyebab Kulit Terinfeksi Jamur
Perbesar
Ilustrasi kulit gatal. (dok. Pixabay/Novi Thedora)

Orang yang menderita diabetes kemungkinan besar memiliki kulit yang kering dan gatal. Sirkulasi darah yang buruk akibat diabetes dapat menyebabkan kulit kering dan gatal.

Jika kulit Anda terasa sangat kering dan tidak ada losion yang mampu melawannya, inilah saatnya untuk membicarakannya dengan dokter Anda.

 

6. Bercak kuning bersisik di sekitar kelopak mata

[Fimela] Mata
Perbesar
Ilustrasi Mata | unsplash.com/@ericjamesward

Kadar lemak yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan bercak kuning bersisik di sekitar mata. Ini juga bisa menjadi tanda bahwa Anda menderita diabetes yang tidak terkontrol. Kondisi tersebut disebut xanthelasma.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓