Layanan Apotek Digital Lifepack Kini Hadir di Surabaya

Oleh Liputan6.com pada 16 Okt 2020, 15:00 WIB
Diperbarui 16 Okt 2020, 15:00 WIB
Ilustrasi Apotek
Perbesar
Ilustrasi Apotek (pixabay.com)

Liputan6.com, Jakarta - Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, terdapat tiga penyakit kronis dengan penderita tertinggi di Jawa Timur.

Hipertensi berada di urutan pertama dengan total penderita mencapai 11.481.333, diikuti dengan pengidap penyakit jantung sebanyak 599.339, dan terakhir adalah penyakit stroke dengan total pengidap hingga 391.984.

Dr. Achmad Lefi, dr, SpJP (K), FIHA mengungkapkan perlunya mengenali berbagai faktor risiko serta pencegahan penyakit kronis, salah satunya adalah penyakit jantung.

“Secara umum, serangan jantung adalah kondisi jantung tertutup rapat atau terjadi pembekuan secara mendadak karena tidak adanya asupan nutrisi oksigen ke dalam dada. Ada beberapa tanda-tanda seseorang mendapatkan serangan jantung, diantaranya, rasa sakit, nyeri, atau tidak nyaman di tengah dada. Nyeri tersebut kemudian menjalar ke lengan kiri, bahu, punggung, leher seperti rasa tercekik. Lalu diikuti dengan sesak nafas, mual, muntah, pusing, hingga bisa pingsan,” kata dr. Lefi.

 

 

2 dari 3 halaman

Solusi Bagi Pengidap Penyakit Jantung

Dr. Lefi menambahkan saat ini pengidap penyakit jantung di Indonesia mencapai 16,8 juta orang dengan dominasi usia penderita 45-65 tahun sebanyak 6,88 juta. Karenanya diperlukan solusi bagi pengidap penyakit jantung untuk meningkatkan keteraturan dalam mengonsumsi obat.

“Saya melihat, Lifepack dapat menjadi solusi pemecahan masalah untuk meningkatkan keteraturan minum obat bagi penderita penyakit kronis salah satunya penyakit jantung,” lanjutnya.

Lifepack merupakan apotek digital untuk penyakit kronis yang menghadirkan solusi meningkatkan Medical Adherence atau kepatuhan terhadap pengobatan dengan menghadirkan Blister Pack atau Kotak Obat Sekali Pakai. Kotak obat ini diatur berdasarkan waktu konsumsi, pagi, siang, sore, dan malam. 

Di dalam kotak obat ini telah terdapat informasi secara lengkap di setiap kotaknya dengan detail seperti tanggal konsumsi obat, waktu konsumsi obat, serta nama pasien tertera di kotak obat. Selain itu, melalui aplikasi Lifepack terdapat fitur pengingat konsumsi obat.

Untuk itu, Lifepack, apotek digital pertama di Indonesia sebagai penyedia layanan obat terlengkap, telah resmi membuka layanannya di kota Surabaya, Jawa Timur.

 

3 dari 3 halaman

Dukung Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat

Kini Lifepack siap melayani kebutuhan obat pasien di kota pahlawan, Surabaya. Setelah sebelumnya, Lifepack menjangkau masyarakat di wilayah Jakarta, Tangerang, Depok, Bekasi, dan Tangerang Selatan.

Pada Sabtu (10/10), Natali Ardianto, selaku CEO Lifepack & Jovee, meluncurkan layanan apotik digital Lifepack, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan web seminar kesehatan khusus penyakit jantung di usia produktif. Webinar bertemakan "Waspada Jantung di Usia Produktif, Kenali Faktor Resiko dan Pencegahannya" disampaikan oleh Dr. Achmad Lefi, dokter Spesialis Jantung dan Ketua Perhimpunan Kardiovaskuler wilayah Surabaya.

Peluncuran layanan Lifepack di Surabaya ini merupakan upaya Lifepack untuk mendukung peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat Surabaya.

“Sebagai apotek digital yang memberikan inovasi untuk penderita penyakit kronis, pilihan kami mengekspansi layanan ke Surabaya merupakan langkah yang tepat untuk membantu meningkatkan kesadaran akan medical adherence atau kepatuhan pengobatan masyarakat Surabaya. Karena kota Surabaya ternyata memiliki jumlah penderita penyakit kronis cukup tinggi diantaranya, hipertensi, jantung, dan stroke,” kata Natali.

Hadirnya apotek digital Lifepack di kota Surabaya dapat memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat untuk mendapatkan obat.

"Dengan menawarkan berbagai inovasi terbaru dalam dunia kesehatan, salah satunya Blister Pack dan fitur pengingat minum obat, dapat membantu meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan khususnya bagi penderita penyakit kronis. Lifepack berkomitmen untuk  memberikan standar tertinggi dalam pengobatan bagi penderita penyakit kronis, serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia,” tutup Natali

Lanjutkan Membaca ↓