Mengenal Silvany Austin Pasaribu, Sosok Diplomat RI Pembungkam Vanuatu soal Papua

Oleh Tanti Yulianingsih pada 30 Sep 2020, 06:01 WIB
Diperbarui 30 Sep 2020, 06:01 WIB
Silvany Austin Pasaribu, Diplomat RI yang minta Vanuatu tak ikut campur soal isu Papua. (Kemlu.go.id)
Perbesar
Silvany Austin Pasaribu, Diplomat RI yang minta Vanuatu tak ikut campur soal isu Papua. (Kemlu.go.id)

Liputan6.com, Jakarta - Aksi diplomat muda Silvany Austin Pasaribu mencuri perhatian di Sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB. Mewakili Indonesia, Silvany menjegal Vanuatu yang mengomentari isu Papua di Sidang PBB. Sosok perwakilan RI itu pun menjadi perhatian dunia, tak hanya di Tanah Air.

Sebelumnya, pihak Republik Vanuatu dengan percaya diri mengungkit masalah Papua dalam Sidang PBB. Namun, Silvany menjawab dengan lugas, tegas sekaligus menohok. Sosok Silvany Austin Pasaribu pun menjadi viral dan perbincangan di media sosial.

Seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Indonesia kemlu.go.id, Selasa 29 September 2020, berikut 4 fakta Silvany Austin Pasaribu, diplomat muda yang berani membungkam Perdana Menteri Vanuatu Bob Loughman melalui jawaban tegasnya.

1. Second Secretary

Dalam portal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, tercatat nama Silvany Austin Pasaribu di dalamnya. Diplomat wanita ini menjabat sebagai Sekretaris Kedua dalam Urusan Ekonomi I untuk Perutusan Tetap RI di PBB, New York, Amerika Serikat.

 

2 dari 5 halaman

2. Atase di KBRI Inggris

Resmi, Inggris Keluar dari Uni Eropa
Perbesar
Bendera Inggris berkibar dengan latar Istana Westminster terlihat di London, Sabtu, (1/2/2020). Mulai 1 Februari 2020 ini, Inggris secara resmi telah meninggalkan Uni Eropa (UE) setelah lebih dari tiga tahun referendum yang membuat negara itu terpecah belah. (AP Photo/Alastair Grant)

Bukan hanya itu. Diplomat wanita yang membungkam Vanuatu ini pernah pula menjabat sebagai Atase Kedutaan Besar Republik Indonesia atau KBRI di Inggris.

 

3 dari 5 halaman

3. Lulusan S2 Universitas Sydney

FOTO: Begini Suasana Kota Sydney saat Dihujani Kembang Api
Perbesar
Kembang api menghiasi langit di sepanjang Sungai Yarra pada malam Tahun Baru di Melbourne. (01/1/2018). Langit di kota Sydney juga dihujani sekitar 13 ribu kembang api jenis shell dan 30 ribu kembang api jenis komet. (AFP Photo / Mal Fairclough)

Silvany Austin Pasaribu merupakan lulusan dari Universitas Sydney, Australia. Di kampus itu, Silvany menempuh pendidikan Strata 2 atau lebih disebut S-2.

4 dari 5 halaman

4. Alumnus S1 Unpad Bandung

Laboratorium Sentral Universitas Padjadjaran (Unpad)
Perbesar
Laboratorium Sentral Universitas Padjadjaran (Unpad) dalam waktu dekat sudah siap mendukung layanan pemeriksaan virus Corona (Covid-19). (Humas Unpad)

Sebelumnya, Silvany menempuh pendidikan S-1 nya di Universitas Padjajdaran, Bandung, Jawa Barat. Wanita yang tengah menarik perhatian dunia ini mengambil Jurusan Hubungan Internasional FISIP. Setelah lulus kuliah, Silvany Austin Pasaribu lantas memulai karier di Kementerian Luar Negeri RI atau Kemlu.

 

(Sumber: Tantiya Nimas Nuraini/Merdeka.com)

5 dari 5 halaman

Video Pilihan

Lanjutkan Membaca ↓