7 Tips Naik Transportasi Umum di Tengah Pandemi Corona

Oleh Liputan6.com pada 03 Jul 2020, 22:00 WIB
Diperbarui 03 Jul 2020, 22:00 WIB
FOTO: Penerapan Pembatasan Penumpang Dalam Gerbong KRL
Perbesar
Penumpang menerapkan jaga jarak aman saat duduk dalam gerbong KRL tujuan Jakarta di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/6/2020). PT KCI membatasi jumlah penumpang 35- 40 persen dari kapasitas untuk jaga jarak aman antarpengguna KRL atau sekitar 74 penumpang per gerbong. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Pandemi Corona atau Covid-19 hingga kini masih menyelimuti kehidupan masyarakat di berbagai negara, khususnya Indonesia. Pemerintah pun meminta warga untuk melakukan aktivitas sekolah dan bekerja dari rumah.

Namun, tidak semua individu bisa melakukan pekerjaannya dari rumah. Banyak individu terpaksa bekerja dan beraktivitas ke luar rumah di tengah pandemi.

Bagi individu yang tidak memiliki kendaraan pribadi pun harus menggunakan transportasi umum untuk mencapai tujuan. Untuk itu, diperlukan protokol kesehatan ketika menggunakan transportasi umum di tengah pandemi.

Dokter Reisa Broto Asmoro dalam konferensi persnya kemarin sore memberikan beberapa tips agar pengguna transportasi umum tetap bisa terhindari dari COVID-19.

1. Pastikan Tubuh Sehat

Manfaat Vitamin B Kompleks untuk Sistem Imun Tubuh yang Jarang Diketahui
Perbesar
Ilustrasi tubuh sehat. (dok. Foto Priscilla Du Preez/Unsplash/Dinny Mutiah)

Reisa meminta para pengguna transportasi umum untuk memastikan diri bahwa tubuhnya sehat sebelum beraktivitas.

"Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, atau nyeri tenggorokan, atau bahkan sesak napas, tetaplah di rumah," ujarnya, ditulis Kamis (2/7/2020).

2. Apabila Jaga Jarak Tak Dimungkinkan

Reisa mengatakan seringkali di transportasi umum tidak diterapkan jaga jarak fisik. Apabila ini terjadi, pengguna disarankan memakai pelindung wajah atau face shield beserta masker.

Saksikan Video Pilihan di Bawah ini:


3. Hindari Menyentuh Wajah

Pengguna diminta menghindari area wajah seperti mata, hidung, dan mulut, terutama saat tangan kotor.

4. Jaga Jarak

"Tetap memperhatikan jaga jarak aman, minimal 1 meter dengan orang lain," kata Reisa yang juga tergabung dalam Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Penanganan COVID-19.


5. Kebersihan Tangan

 

Menjaga kebersihan tangan dengan sering cuci tangan atau paling tidak menggunakan hand sanitizer.

6. Gunakan Transportasi Berpenumpang Terbatas

Apabila memerlukan transportasi umum, seseorang disarankan menggunakan moda transportasi dengan penumpang yang terbatas. Berikan informasi kepada pengemudi agar mereka juga bisa melakukan tindakan pencegahan penularan.

7. Gunakan Masker

Reisa mengimbau pengguna transportasi umum menggunakan masker saat perjalanan dan selama berada di moda transportasi.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya