7 Langkah Ampuh Permudah Kalian Menabung

Oleh Liputan6.com pada 29 Jun 2020, 05:01 WIB
Diperbarui 29 Jun 2020, 05:01 WIB
Ilustrasi keuangan dan menabung.
Perbesar
Mulai menabung dan kumpulkan dana darurat dengan cara efektif yang bisa dilakukan di tengah pandemi virus corona yang melanda. (Foto: Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - Menabung menjadi kebiasaan yang lazim dijalani sebagian besar orang berpenghasilan. Bahkan, mempunyai simpanan atau uang lebih dapat digunakan di masa depan untuk berbagai kepentingan memang baik.

Ternyata tak semudah itu menyisihkan uang. Terlebih dalam jangka waktu tertentu. Resolusi menabung bahkan kerap dipatahkan oleh banyak faktor.

Sebut saja, penghasilan yang pas-pasan, kebiasaan belanja yang boros, hingga tujuan menabung yang tidak jelas. Beberapa alasan tersebut membuat banyak orang kerap gagal menyisihkan uang atau susah menabung.

Apakah sesulit itu menabung? Jawabannya tidak.

Tidak, bila Anda tahu apa yang harus dilakukan supaya penghasilan atau uang jajanmu bisa diatur secara efektif supaya tepat sasaran. Simak beberapa tips dari Cermati.com yang bisa Anda coba selama seminggu supaya dapat segera menyisihkan uang atau menabung.

1. Tentukan Tujuan dan Jumlah Tabungan dalam Seminggu

Di hari pertama, yang perlu dilakoni adalah menentukan tujuan dan seberapa besar tabungan yang mau Anda sisihkan dalam seminggu.

Sebelum menabung, Anda perlu menentukan untuk apa tabunganmu akan digunakan nantinya. Apakah untuk dana masa depan? Dana pernikahan? Ataukah untuk bayar uang muka kredit rumah?

Usai menentukan tujuan yang jelas, Anda bisa memperkirakan berapa besar dana yang perlu disisihkan. Inilah yang kemudian bisa menjadi motivasi supaya target tabungan Anda tercapai.

2 dari 5 halaman

2. Buat Rekening atau Tempat Terpisah untuk Dana Tabungan

Ilustrasi keuangan
Perbesar
Mulai menabung dan kumpulkan dana darurat dengan cara efektif yang bisa dilakukan di tengah pandemi virus corona yang melanda. (Foto: Unsplash)

Hari kedua, Anda perlu langsung membuat rekening atau tempat terpisah untuk menyimpan uang yang nantinya akan disisihkan.

Hanya memiliki 1 rekening saja bisa menjadi masalah lantaran tidak bisa memisahkan mana dana yang perlu dan tidak perlu dikeluarkan setiap minggu. Apabila tidak dipisahkan, nantinya dana tabungan malah bisa digunakan untuk hal lain.

Simpan dalam tempat berbeda supaya dana bisa tetap aman. Kalau perlu letakkan dana tersebut di tempat yang lebih sulit diambil supaya lebih aman.

3. Kenali Kebiasaan Boros

Di hari ketiga, Anda perlu berpikir dan membuat daftar kebiasaan-kebiasaan apa saja yang mungkin membuat pengeluaranmu berlebihan.

Duduk sejenak, pikirkan, dan tulis apa saja kegiatan yang biasa Anda lakukan setiap hari dalam seminggu yang kira-kira menghabiskan uang. Melakukan identifikasi kebiasan-kebiasan tersebut adalah langkah awal mengetahui apa saja yang bisa diubah nantinya.

Sebelum mengubah kebiasaan boros, kalian perlu mengetahui hal-hal yang mungkin dianggap kecil namun tanpa sadar berdampak besar pada keuangan kalian. Hal-hal dan berbagai kebiasaan kecil inilah yang terkadang luput disadari oleh banyak orang. Karena itu coba pikirkan sedetail mungkin.

3 dari 5 halaman

4. Ubah Kebiasaan Boros Jadi Hemat

Ilustrasi uang (sumber: iStockphoto)
Perbesar
Ilustrasi uang (sumber: iStockphoto)

Setelah Anda selesai mengidentifikasi berbagai kebiasaan boros mulailah menggantinya dengan kebiasaan positif. Cara sederhananya adalah melakukan substitusi atau langsung memotong dana yang akan digunakan untuk kebiasaan tersebut. Sebagai contoh, apabila Anda hobi beli kopi di luar bisa langsung diganti dengan membuat kopi sendiri dari rumah atau tempat kerja. 

Apabila Anda sering makan di luar, cobalah membuat bekal atau jajan sendiri. Membeli bahan-bahan baku dan membuat makanan sendiri akan sangat mengurangi pengeluaran tiap bulan.

Selain makanan, apabila Anda sering bepergian menggunakan transportasi online, pertimbangkan untuk mengurangi volumenya atau mencoba menggunakan kendaraan umum sebagai pengganti. Sering belanja online? Coba uninstall aplikasi e-commerce dari ponsel atau komputer Anda supaya tidak tergodaakan promo-promo atau niat belanja berlebihan. 

5. Buat dan Minta Pengingat dari Orang-Orang Sekitar

Supaya kebiasaan menabung bisa dijalankan dengan baik, Anda bisa minta keluarga atau kerabat terdekat untuk mengingatkan apabila Anda ingin mengeluarkan uang untuk sesuatu.

Dukungan dan pengingat dari orang-orang sekitar inilah yang kemudian bisa menjadi pemacu supaya Anda tetap sejalan dengan target tabungan yang kamu tentukan sebelumnya. Saling mengingatkan itu baik bukan?

4 dari 5 halaman

6. Utamakan Konsistensi 

Ilustrasi uang koin
Perbesar
Ilustrasi uang koin. (Bola.com/Pixabay)

Ketika sudah ada sejumlah uang yang berhasil dipisahkan, cobalah sisihkan dengan jumlah yang konsisten setiap hari. Apabila cukup berat untuk dilakukan, kecilkan jumlahnya namun tetap lakukan setiap hari.

Meskipun jumlahnya lebih kecil, konsistensi menjadi sangat penting supaya target tabungan Anda bisa tercapai dalam jangka panjang. Yang penting harus dilakukan dengan rutin walaupun jumlahnya tidak sama setiap hari.

7. Hitung Jumlah yang Telah Terkumpul dalam Seminggu

Agar penderitaan Anda selama seminggu tidak terasa sia-sia, di akhir minggu coba hitung hasil tabunganmu ya. Anda pasti akan terkejut dengan jumlahnya, terutama bila Anda bisa melakukannya dengan rutin. Mengetahui jumlah yang terkumpul tiap minggu bisa menjadi motivasi supaya Anda bisa melakukannya lagi di minggu berikutnya. Siapa tahu Anda malah bisa menentukan target lebih dan bisa menabung lebih banyak bukan? Anda tidak pernah tahu sebelum mencoba.

Belajar Kembangkan Mindset dan Gaya Hidup Hemat

Kebiasaan menabung bisa dikembangkan apabila Anda dapat mengembangkan pola pikir dan gaya hidup berhemat. Ketujuh langkah di atas bisa menjadi cara awal mengembangkan kedua hal tersebut dalam jangka panjang. Apabila sudah menjadi kebiasaan, Anda tidak perlu takut akan pengeluaran berlebih karena menabung dengan konsisten.

(Septian Deny)

5 dari 5 halaman

Video Pilihan

Lanjutkan Membaca ↓