Berpisah karena Pandemi, Ini Potret Haru Pertemuan Kembali Penghuni Panti Jompo dengan Keluarga

Oleh Ulya Kaltsum pada 29 Jun 2020, 12:00 WIB
Diperbarui 29 Jun 2020, 12:00 WIB
reuni pasangan
Perbesar
Pasangan lansia reuni setelah berpisah selama pandemi Covid-19. Sumber: AP/Emilio Morenatti

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah kematian dan penderita akibat terpapar virus Covid-19 terus meningkat setiap harinya. Sejauh ini, virus Covid-19 lebih sering menyebabkan infeksi dan kematian pada orang berusia lanjut daripada remaja dan orang dewasa.

Alasannya, seiring bertambahnya usia, tubuh akan mengalami berbagai penurunan akibat proses penuaan. Sistem imun yang bekerja sebagai pelindung tubuh juga tak bekerja maksimal seperti saat masih muda.

Karena hal tersebut, panti jompo di beberapa negara mengamankan para lansia selama pandemi Covid-19. Akibatnya, orang tak bisa bebas menjenguk anggota keluarganya yang berada di panti tersebut. Hal ini pula yang dialami oleh seorang lansia, Agustina Cañamero, yang harus berpisah dengan suaminya selama 102 hari.

2 dari 6 halaman

Tak pernah selama ini berpisah

reuni pasangan
Perbesar
Pasangan lansia reuni setelah berpisah selama pandemi Covid-19. Sumber: AP/Emilio Morenatti

Cañamero yang berusia 81 tahun harus tinggal di rumah dan menahan rindu untuk bertemu sang suami. Sementara suaminya, Pascual Pérez, tinggal di panti jompo Ballesol Puig i Fabra di Barcelona. Hal ini dilakukan sebagai upaya perlindungan penduduk Spanyol karena virus Covid-19 membunuh begitu banyak lansia.

Setelah berpisah dengan waktu yang cukup lama, akhirnya seluruh penghuni panti Ballesol Puig i Fabra mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan keluarganya pada Senin (22/6/20). Mengetahui hal tersebut, Cañamero lantas menjenguk dan bertemu dengan sang suami. Selama 59 tahun menjalani pernikahan, keduanya tak pernah berpisah selama ini. 

3 dari 6 halaman

Kontak fisik menggunakan plastik

reuni pasangan
Perbesar
Pasangan lansia reuni setelah berpisah selama pandemi Covid-19. Sumber: AP/Emilio Morenatti

Pertemuan keluarga dalam ruangan panti tersebut menjadi penuh haru, dilansir dari APNews. Uniknya, mereka boleh melakukan kontak fisik dengan menggunakan plastik di antara keduanya. Hal ini dilakukan demi menjaga satu sama lain.

Hal tersebut tak menghalangi pasangan lansia ini untuk menuangkan rindu satu sama lain. Melalui lapisan tipis plastik dan masker di wajah, keduanya berpelukan dan berciuman.

4 dari 6 halaman

Tak bertemu selama empat bulan dengan sang ayah

reuni pasangan
Perbesar
Pasangan lansia reuni setelah berpisah selama pandemi Covid-19. Sumber: AP/Emilio Morenatti

Bukan hanya pasangan lansia itu saja yang saling melepas rindu melainkan juga antara anak dengan ayahnya. Dolores Reyes yang berusia 61, dan ayahnya, Jose Reyes, yang berusia 87 bisa bertemu kembali setelah empat bulan berpisah. Keduanya berpelukan melepas rindu dan tak bisa menyembunyikan rasa haru mereka. 

5 dari 6 halaman

Bertemu sang ibu yang berusia 96 tahun

reuni pasangan
Perbesar
Pasangan lansia reuni setelah berpisah selama pandemi Covid-19. Sumber: AP/Emilio Morenatti

Kemudian, giliran Beatriz Segura yang memeluk ibunya, Isabel Lopez, yang berusia 96 tahun. Hari itu menjadi pertemuan pertama bagi mereka sejak 15 Maret 2020. Isabel berada dalam kelompok usia yang paling rentan terpapar virus Covid-19.

Sang anak, Beatriz, mengaku sudah tak sabar ingin mengajak ibunya pergi ke restoran favorit mereka. Ia juga mengatakan pergi ke salon menjadi hal pertama yang akan keduanya lakukan selepas Isabel karantina. 

Berikut adalah beberapa potret mengharukan yang terjadi di panti Ballesol Puig i Fabra. 

reuni pasangan
Perbesar
Pasangan lansia reuni setelah berpisah selama pandemi Covid-19. Sumber: AP/Emilio Morenatti
reuni pasangan
Perbesar
Pasangan lansia reuni setelah berpisah selama pandemi Covid-19. Sumber: AP/Emilio Morenatti
reuni pasangan
Perbesar
Pasangan lansia reuni setelah berpisah selama pandemi Covid-19. Sumber: AP/Emilio Morenatti
6 dari 6 halaman

Saksikan Video Pilihan Di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓