Jangan Abaikan 7 Gejala Kesehatan Ini Bila Anda Berusia di Atas 40 Tahun

Oleh Sulung Lahitani pada 05 Jun 2020, 19:02 WIB
Diperbarui 05 Jun 2020, 19:02 WIB
Liputan 6 default 2
Perbesar
Ilustraasi foto Liputan6

Liputan6.com, Jakarta Saat usia memasuki 40, Anda sudah seharusnya memiliki kesadaran bahwa Anda mendekati usia paruh baya. Anda pun sering mengalami rasa sakit dan nyeri.

Bagian dari berusia 40 adalah masalah kesehatan, tubuh yang menua, dan sistem tubuh yang mulai rusak. Untuk berjaga-jaga, ketahui tujuh gejala kesehatan yang perlu Anda waspadai ini.

Melansir dari Heartyaging, ini dia.

 

1. Nyeri dada

Liputan 6 default 4
Perbesar
Ilustraasi foto Liputan 6

Nyeri dada menandakan beberapa masalah kesehatan. Yang paling menakutkan adalah rasa sakit tiba-tiba seolah dada Anda dirobek.

Itu bisa menjadi pertanda aorta yang robek atau mungkin Anda mengalami srangan jantung. Jika itu yang terjadi, segera cari bantuan.

Selain itu, nyeri dada bisa pertanda Anda mengalami refluks asam. Katup lambung yang menua akibat usia membuat makanan dan asam lambung masuk ke tenggorokan Anda dan rasanya sangat menyakitkan.

 

2. Penurunan berat badan yang tak bisa dijelaskan

Manfaat Melon
Perbesar
Bantu Menurunkan Berat Badan / Sumber: iStockphoto

Bila Anda mengalami penurunan berat badan yang tak terduga, Anda harus waspada terhadap kanker. Kehilangan lebih dari 5% berat badan dalam enam bulan harus Anda diselidiki.

Jika bukan kanker, itu mungkin tiroid hiperaktif. Ini biasanya disertai dengan berkeringat dan nafsu makan meningkat.

Sementara rasa haus yang ekstrem dan kencing berlebihan tapi berat badan turun bisa menjadi pertanda diabetes. Anda juga bisa jadi menderita radang usus atau bahkan mengalami depresi.

 

3. Pendarahan tak biasa

Liputan 6 default 5
Perbesar
Ilustraasi foto Liputan 6

Jika Anda melihat darah di tempat yang tak seharusnya, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Gangguan ini melibatkan darah merah atau menghitam dan bisa menjadi pertanda borok, kanker kolorektal, atau wasir.

Pendarahan vagina yang tak terduga berkisar dari kanker hingga fibroid jinak. Urin yang berdarah menandakan infeksi kandung kemih atau ginjal.

Sementara batuk atau muntah darah bisa berarti kanker perut, kerongkongan, atau paru-paru. Di sisi lain, Anda juga bisa jadi menderita bronkitis hingga tuberkulosis.

Yang pasti, bila Anda mengalami pendarahan tak terduga, jalani pemeriksaan segera.

 

4. Sakit perut

Liputan 6 default 5
Perbesar
Ilustraasi foto Liputan 6

Gejala ini dapat menjadi pertanda berbagai macam penyakit. Bisa jadi sembelit, radang usus buntu, batu empedu, atau bahkan aneurisma aorta yakni aorta di usus yang pecah sehingga Anda harus benar-benar pergi ke dokter saat itu juga.

Anda juga bisa jadi mengalami bisul di dinding perut atau bahkan aliran darah ke usus Anda terputus. Apapun rasa sakit perut mendadak yang tak bisa Anda jelaskan sebabnya, segera temui dokter.

 

5. Kebingungan mendadak

Belajar Kasih Sayang dari Alzheimer
Perbesar
Ilustrasi Alzheimer. Foto: nordicinnovation

Kebingungan mendadak di usia di atas 40 tahun dapat menjadi pertanda beberapa penyakit. Bisa jadi demensia, Alzheimer, atau malah stroke. Ini biasanya diikuti dengan cara berbicara yang tak jelas dan lemah lunglai.

Selain itu, Anda mungkin mengalammi interaksi antara obat-obatan, mengalami infeksi, atau masalah tekanan darah, gula darah rendah, atau bahkan dehidrasi.

Kebingungan yang tiba-tiba harus segera diperiksa.

 

6. Sesak napas

ilustrasi sesak napas
Perbesar
ilustrasi sesak napas (sumber: iStockphoto)

Sesak napas dapat mengindikasikan banyak kondisi. Bisa saja itu kecemasan atau tekanan emosional. Bisa juga infeksi paru-paru seperti bronkitis atau asma.

Napas pendek yang tiba-tiba bisa menjadi pertanda pembekuan darah di paru-paru. Atau jika Anda mengalami nyeri dada dan batuk darah, segera cari bantuan.

 

7. Bengkak di kaki

Kaki Bengkak, Hati-Hati Empat Penyakit Ini
Perbesar
Kaki Bengkak, Hati-Hati Empat Penyakit Ini

Kaki membengkak dapat berarti Anda menghabiskan terlalu banyak waktu untuk duduk. Ini juga bisa jadi pertanda vena di kaki yang bocor. JIka itu yang terjadi, Anda akan melihat pembengkakan satu sisi seiring warna kemerahan.

Pembengkakan bilateral bisa menjadi pertanda gagal jantung. Jika napas pendek, dada terasa sesak, dan kaki bengkak, bicarakan dengan dokter. Terkadang, kaki yang bengkak bisa menjadi pertanda penyakit hati atau ginjal. Keduanya datang dengan kelemahan, kenaikan berat badan, dan kehilangan nafsu makan.

Lanjutkan Membaca ↓