Bermain Bersama Hewan Peliharaan Jadi Cara Dua Remaja Ini Habiskan Waktu Selama Pandemi Corona

Oleh Liputan6dotcom pada 27 Apr 2020, 12:06 WIB
Diperbarui 27 Apr 2020, 12:06 WIB
Bermain Bersama Hewan Peliharaan Jadi Cara Dua Remaja Ini Habiskan Waktu Selama Pandemi Corona

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah mewajibkan seluruh masyarakat untuk melakukan karantina diri, dengan tidak pergi ke sekolah maupun tempat bekerja dalam rangka menangkal penyebaran virus corona. Remaja yang masih bersekolah pun lamban laun merasa kesepian jika tidak berinteraksi dan beraktivitas di luar rumah.

Dua remaja ini memiliki cara unik dengan bermain bersama hewan peliharaan, sehingga suasana rumah terasa lebih ramai, dan tidak stress meskipun ruang gerak terbatas. Saat berada di rumah, Maria Helena Jovanca Elisabeth kerap merasa tak bersemangat untuk mulai belajar daring.

“Suka mager gitu buat ngerjain tugas apalagi kalo banyak. Suka panik aku karena belom selesai, tapi kalo main sama anjing peliharaan jadi lebih tenang,” ujar perempuan penyuka mie dan boba ini.

Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Psycentral Health Harvard yang mengungkapkan bermain dengan hewan peliharaan berdampak pada perasaan tenang dan rileks yang dialami oleh pemiliknya.

 

2 dari 4 halaman

Selanjutnya

Bermain Bersama Hewan Peliharaan Jadi Cara Dua Remaja Ini Habiskan Waktu Selama Pandemi Corona
Doc: Istimewa

Tak hanya itu, selama bermain dengan hewan peliharaannya, perempuan yang akrab disapa Caca ini terhindar dari rasa stress. Berada di rumah dalam waktu yang sangat lama, kerap membuat orang melamun dan tak jarang dihantui pikiran negatif. Namun bermain dengan hewan peliharaan dapat meminimalisir hal tersebut.

“Seneng sih ada hiburan main sama peliharaan. Aku deket banget sama anjingku yang namanya Butter. Pas aku sedih, kesel, mood nya jelek, duduk sambil mangku butter tuh jadi lebih santai,” kata cewek yang aktif sebagai OSIS dan dewan ambalan ini.

Biasanya saat Caca tengah disibukkan oleh deadline, ia mengerjakan tugas sekolahnya hingga larut malam. Saat itu, Caca sering merasa kelelahan dan tak bersemangat, namun ia biasanya menjadi memiliki energi saat anjing kesayangannya itu setia menemaninya.

“Si Butter ini lucu rela menunggu, ditemenin gitu sampe aku begadang. Trus pas main, aku sering isengin Butter tapi dianya tetep lucu,” ungka perempuan kelahiran Tangerang ini.

 

 

3 dari 4 halaman

Selanjutnya

Ilustrasi anjing
Ilustrasi anjing sebagai hewan peliharaan. (dok. pexels.com/Asnida Riani)

Caca juga bercerita terkadang saat ia mendapatkan materi yang rumit untuk dipahami, rasanya ia ingin menyerah. Namun saat mendengarkan suara anjingnya yang menggonggong dan menatapnya dengan polos, Caca pun kembali bersemangat.

Joanna juga merasakan hal serupa dengan Caca. Baginya bermain dengan hewan peliharaan mampu menghibur dirinya. Saat rasa bosan melanda, ia bermain lempar tulang dengan anjing peliharannya.

“Aku deket sama peliharaan dan hubungan yang erat itu bisa bikin kita saling memahami perasaan,” kata remaja yang hobi minum yogurt ini.

 

4 dari 4 halaman

Selanjutnya

Ilustrasi hewan peliharaan
Ilustrasi hewan peliharaan. Sumber foto: unsplash.com/freestocks.

Perasaan bahagia itu pun dihasilkan melalui interaksi antara pemilik dan hewan peliharaanya. Selain memiliki anjing, Jo juga memelihara hamster. Selama di rumah, Jo semakin telaten merawat kandang milik hewan peliharaannya dan memberikan makanan untuk peliharaan kesayangannya itu.

Ternyata ada cara unik selain menonton drama atau bermain game, berinteraksi dengan hewan peliharaan juga dapat membuat suasana hati lebih tenang. Setidaknya seseorang tak lagi merasa kesepian berada di rumah. Daripada jenuh, dan kesal karena tak dapat beraktivitas di luar, meluangkan waktu untuk memerhatikan hewan peliharaan kesayangan dapat menjadi salah satu alternatif yang seru.

 

Penulis:

Patricia Astrid Nadia

Lanjutkan Membaca ↓