Berpelukan Buatmu Kecanduan dan Terhindar dari Selingkuh, Ini Kata Ahli

Oleh Sulung Lahitani pada 27 Mar 2020, 19:00 WIB
Diperbarui 27 Mar 2020, 19:00 WIB
Ilustrasi relationship

Liputan6.com, Jakarta - Tak ada perasaan senyaman saat Anda dipeluk oleh seseorang. Bahkan beberapa penelitian mengatakan bahwa memeluk tak hanya menunjukkan kemampuan Anda untuk bersimpati, tapi itu juga menurunkan tingkat hormon stres Anda.

Selain itu, jika kolestrol Anda tinggi, berpelukan membantu menyeimbangkannya. Namun, ada satu hal lagi. Ini ternyata membuat Anda ketagihan.

Melansir dari Brightside.me, ini alasannya.

 

2 dari 5 halaman

1. Berpelukan melepaskan zat perasaan enak di otak

pelukan
ilustrasi pelukan/copyright unsplash/Carly Rae Hobbins

Memeluk dapat membantu Anda membangun hubungan yang kuat dan tahan lama. Ini berfungsi persis seperti mencium istri Anda sebelum berangkat ke kantor.

Para ilmuwan percaya, berpelukan dapat menambah usia pria lima tahun. Sementara untuk hubungan pasangan, ini dapat membuatnya lebih awet.

Pasangan kekasih tak akan menyangkal bahwa tindakan berpelukan membangun keintiman dalam hubungan, tapi juga dapat membuat kecanduan. Salah satu hormon sederhana di balik kecanduan romantis ini adalah Oksitosin.

 

3 dari 5 halaman

Selanjutnya

Memeluk bayi
Ilustrasi/copyright shutterstock.com/Nina Buday

Hormon ini pertama kali dianalisis sebagai zat yang memicu persalinan pada wanita. Itu merupakan bahan kimia yang sama yang memerintahkan otak untuk mengeluarkan susu di payudara bagi bayi. Ini juga bertanggung jawab untuk membuat ikatan ibu dan bayi lebih dekat satu sama lain.

Seiring waktu, para ilmuwan telah menyadari bahwa hormon ini menghasilkan perasaan bahagia, kehangatan, dan cinta. Itu pada dasarnya membuat Anda merasa nyaman dan tenang.

 

4 dari 5 halaman

2. Cara tubuh Anda membuat dirinya kecanduan pada pasangan

pasangan cinta
ilustrasi pelukan/Photo by Diego Rezende from Pexels

Para ilmuwan juga menemukan bahwa itu dilepaskan oleh sejumlah besar oleh otak kita ketika kita melakukan kontak tubuh dengan seseorang yang penting bagi kita. Sederhananya, itu membuat kita ketagihan dan tubuh semakin mengiginkannya.

Jadi jika pasangan Anda terobsesi dengan pelukan Anda, itulah penjelasan ilmiahnya.

 

5 dari 5 halaman

3. Oktisosin dapat mengurangi kemungkinan selingkuh

Pelukan
Ilustrasi/copyright unsplash.com/Ivy Chen

Menurut teori evolusi, pria memiliki keinginan bawah sadar untuk menyebarkan gen mereka yang dilakukan dengan menjalin hubungan dengan banyak wanita. Namun norma sosial dan masyrakat kemudian membentuk pria sebagai makhluk monogami.

Yang mengejutkan, oksitosin dapat berperan untuk mencegah perselingkuhan. Penelitian yang dilakukan oleh psikiater Rene Hurlemann telah menyarankan bahwa seringnya oksitosin dilepaskan akan membuat pasangan lebih menarik bagi kita.

Ditambah lagi, pelepasan oksitosin yang terus menerus juga memicu keluarnya dopamin, bahan kimia lain yang terasa enak. Tak heran bahwa kita bisa menjadi kecanduan dengan orang yang kita peluk.

Jadi bila Anda ingin mencegah perselingkuhan di dalam hubungan asmara, tak ada salahnya untuk sering-sering berpelukan. Terlebih, rasanya menenangkan.

Lanjutkan Membaca ↓