Pakai Produk Anti-Aging di Umur 20-an, Perlu Enggak Ya?

Oleh Liputan6.com pada 31 Des 2019, 10:00 WIB
Diperbarui 31 Des 2019, 10:00 WIB
Ilustrasi remaja
Perbesar
Ilustrasi remaja. Sumber foto: unsplash.com/Matheus Ferrero.

Liputan6.com, Jakarta - Penuaan dini menjadi salah satu hal yang paling ditakuti dan dihindari individu, khususnya kaum hawa yang umurnya masih “kepala 2.”

Banyak dari wanita sudah mulai menggunakan produk anti-aging sejak dini, atau sebelum menginjak usia 30. Tapi sebenarnya apakah keadaan kulit di usia 20-an perlu menggunakan produk anti-aging?

Keadaan kulit di awal usia 20-an, masih dalam kondisi prima untuk memproduksi minyak alami kulit. Namun, di rentang usia ini sebenarnya kita sudah harus memperhatikan tanda-tanda penuaan. Karena pada akhir usia 20-an sudah dapat terlihat tanda penuaan tersebut.

Apalagi jika memang kita merupakan orang yang aktif beraktivitas di luar dan menjalani gaya hidup yang tidak sehat. Maka tanda penuaan itu sudah bisa terlihat sejak dini. Seperti timbulnya flek hitam, garis halus, hingga membesarnya pori-pori pada kulit wajah.

 

2 dari 3 halaman

Produk Anti-Aging Baik Digunakan Saat Usia 30-an

Ilustrasi wajah bersih dan sehat.
Perbesar
Ilustrasi wajah bersih dan sehat. (Photo by Coline Haslé on Unsplash)

Corporate Advance Research & Evolution Center Head dari Martha Tilaar Group, Mailly mengatakan bahwa penggunaan produk anti aging bisa dilakukan saat usia menginjak 20-an. Namun, memang belum wajib penggunaannya. 

“Penggunaan produk anti-aging bisa dimulai sejak usia 30-an. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya penuaan dini dengan memberi nutrisi kepada kulit. Dan dapat membantu untuk melindungi kulit dari polusi udara dan paparan sinar ultraviolet,” kata Mailly.

 

3 dari 3 halaman

Produk Anti-Aging

Brand lokal seperti Sariayu Martha Tilaar memiliki produk anti-aging yang aman bagi kulit. Mengusung konsep Clean Beauty, Sariayu Martha Tilaar menghadirkan produk Sariayu Econature Nutreage.

Mengandung minimal 90% bahan natural origin, seperti buah dilema, sea lettuce dan marine collagen. Produk ini dapat membantu untuk peremajaan, melembabkan hingga mengembalikan elastisitas kulit.

Ada 10 jenis produk anti-aging, terbagi menjadi rangkain skincare anti-aging di pagi hari, malam hari dan penggunaan untuk perawatan seminggu sekali. Untuk pagi hari, bisa menggunakan rangkaian face cleanser, gel face wash, face toner, face serum, moisturizing lotion dan CC cream.

Untuk rangkaian skincare di malam hari, bisa menggunakan night cream yang bisa membantu untuk mengurangi kerutan, menjaga kekencangan kulit dan membentuk sel kulit baru.

Lanjutkan Membaca ↓