Tak Kunjung Dapat Pasangan Lewat Aplikasi Kencan? Ini Alasannya

Oleh Sulung Lahitani pada 11 Okt 2019, 18:00 WIB
Kata Tidak Boleh Diucapkan Saat Berkenalan di Aplikasi Kencan

Liputan6.com, Jakarta - Pernahkah kamu menghabiskan waktu berjam-jam bermain aplikasi kencan, tapi tak ada yang cocok satu pun? Atau malah kamu sebenarnya sudah berusaha mati-matian mencari pasangan lewat aplikasi-aplikasi kencan, tapi tak ada yang sesuai harapan? Kadang-kadang kamu pun merasa tak cocok dengan orang-orang di aplikasi kencan bahkan ketika telah melakukan segala hal.

Strategi kencan online bisa membingungkan bagi beberapa orang. Sebagian orang mungkin menemukan pasangan di sana karena keberuntungan. Ya, beberapa orang yang menggunakan aplikasi tersebut bertemu dengan teman kencan yang hebat dalam minggu pertama mereka menggunakannya, sementara yang lain menghabiskan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun untuk mencoba membuat koneksi yang bermakna.

 

2 of 7

Kencan online tidak selalu mudah

Aplikasi
FlirtAR, aplikasi kencan dengan teknologi Augmented Reality. (Foto: FlirtAR)

Menurut data 2019 dari Match.com, lebih banyak lajang yang bertemu dengan teman kencan mereka secara online ketimbang dari tempat lain (di klub, lewat teman, keluarga, atau acara-acara tertentu). Kencan online bekerja untuk beberapa orang, tapi tak selalu mudah. Dan jika kamu tidak mendapatkan pasangan yang menjanjikan, kamu mungkin bertanya-tanya apa perlu melakukan pendekatan baru.

Juru bicara Bumble mengatakan, aplikasi tersebut mencatat rata-rata 23 juta matches per minggu di seluruh dunia. Namun bila tak ada satu pun yang cocok di aplikasi kamu, mungkin ada sejumlah alasan untuk itu.

 

3 of 7

Profil harus mencerminkan kepribadian

Aplikasi Kencan Online Makin Tak Bersahabat Bagi yang Berumur
Tinder merilis fitur premium yang harga berlangganannya lebih mahal bagi pengguna di atas usia 30 tahun.

Yang pertama adalah bahwa profilmu tidak menunjukkan kepribadianmu. Padahal, ini adalah kesempatan bagimu untuk memamerkan selera humormu atau membiarkan pasangan potensial mengetahui sedikit tentang dirimu.

"Semua orang menyukai profil yang lucu dan unik," ungkap juru bicara Bumble seperti dilaporkan oleh Elite Daily.

Jangan menahan diri untuk mengekspresikan kebiasaan dan minat khusus Anda pada bagian profil. Lagipula, siapapun yang berkencan denganmu di kehidupan nyata nantinya, perlu mengetahui kualitas-kualitas tersebut.

Jika fotomu buram atau membiarkan bagian-bagian dari profil kosong, kamu cenderung tidak menarik orang lain. Bahkan sebenarnya, data menunjukkan bahwa bio unik lebih menarik bagi orang.

 

4 of 7

Selalu perbaharui foto

Mitos tentang Aplikasi Kencan Online Bikin Kamu Kelamaan Jomblo
Di zaman teknologi memudahkan segala hal, menutup diri dari aplikasi kencan online mungkin memperpanjang masa jomblomu. (Foto: unsplash.com)

Sebagian besar pasangan potensial menghargai ketika mereka merasakan koneksi denganmu. Ini hanya dapat terjadi jika kamu membagikan hal-hal yang kamu pedulikan.

Melissa Hobley, Kepala Pemasaran Global di OkCupid menyarankan untuk selalu memperbarui foto-foto di aplikasi kencan.

"Diperkirakan satu dari tiga pengguna aplikasi kencan tak memperbarui profil mereka. Padahal menambahkan foto terbaru dapat meningkatkan potensi pengguna disukai setidaknya dua kali," ungkap Hobley.

 

5 of 7

Jangan tutupi wajah

Aplikasi Kencan Riskan Tularkan Penyakit Seksual
Benarkan kehadirkan aplikasi kencan bisa memberikan dampak penularan penyakit seksual bagi penggunanya?

Seorang juru bicara Tinder mengatakan bahwa topi dan kacamata hitam adalah sesuatu yang dilarang.

"Apapun yang menyembunyikan wajah Anda, mengurangi peluang Anda untuk mendapatkan pasangan sebesar 12%."

Ini juga membantu jika kamu jelas menghadap ke depan dan tersenyum di foto. Terutama jika fotomu jelas dan cerah.

 

6 of 7

Jujur di aplikasi kencan

Tantan
Ilustrasi aplikasi kencan. Dok: Tantan

Apakah kamu sedang mencari teman kencan atau hubungan serius, jujurlah dalam bio tentang apa yang kamu inginkan. Ini akan membantu kamu menghindari kecocokan dengan orang-orang yang tidak memiliki pemikiran yang sama.

"Biografi Anda adalah ruang di mana Anda dapat memamerkan kepribadian Anda, suka, tidak suka, dan yang paling penting menetapkan niat Anda," pungkas perwakilan Tinder.

Pada akhirnya, cara terbaik untuk menambah jumlah matches adalah dengna menjadi dirimu sendiri. Kedengarannya klise, tapi itu berfungsi dengan baik.

7 of 7

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓