Perhatikan 9 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Memanggang Daging

Oleh Liputan6dotcom pada 02 Sep 2019, 09:00 WIB
Ilustrasi memanggang daging

Liputan6.com, Jakarta - Daging adalah makanan yang akrab bagi non-vegetarian. Daging mentah dapat dimasak dengan berbagai cara, mulai dari rebus, goreng, hingga panggang. Salah satu cara memasak daging yang paling sulit adalah dengan cara dipanggang.

Berikut adalah sembilan kesalahan yang sering dilakukan saat memanggang daging yang dilansir dari APnews.

2 of 11

1. Jangan Oleskan Minyak ke Atas Panggangan

Minyak goreng
Ilustrasi Minyak (Karpenkov Denis/Shutterstock)

“Beri minyak pada makanan, bukan panggangan.” Hapalkan mantra itu. Mengoleskan minyak pada panggangan dapat beresiko munculnya semburan api secara tiba-tiba.

Berbahaya bagi kulit anda. Selain itu, minyak yang anda oleskan akan menjadi lengket sehingga membuat daging menempel pada panggangan, pecah, serta kering. Oleskan minyak pada daging supaya daging tetap berair dan mencegah lengket.

3 of 11

2. Jangan Taruh Daging di Atas Panggangan yang Dingin

Grilling
Grilling (sumber: iStockphoto)

Panaskan panggangan terlebih dahulu. Bila menggunakan arang, tunggu hingga briket arang tertutup dengan abu. Pemanasan awal ini juga membuat panggangan lebih mudah dibersihkan.

Namun tetap perhatikan temperatur pemanggang. Bila panggangan terlalu panas (lebih dari 300 celcius), maka ada kemungkinan bagian luar daging lebih dahulu matang sedangkan di bagian dalam masih mentah.

4 of 11

3. Bersihkan Panggangan yang Kotor

Memanggang daging
Memanggang daging di Yakiniku. (Liputan6.com/Dinny Mutiah)

Anda harus membersihkan panggangan setiap kali menggunakan panggangan tersebut. Caranya adalah dengan membersihkan kisi panggangan dua kali setiap kali memasak. Pembersihan dapat dilakukan dengan pembersih sikat dari logam yang kaku sebelum dan sesudah memasak.

Terkadang pembersihan panggangan terasa seperti pekerjaan berat. Namun, bila sering dilakukan maka pembersihan akan menjadi pekerjaan yang ringan. Jika anda tidak memiliki sikat pembersih, maka anda dapat meremukkan bola aluminium foil, kemudian capit dengan penjepit 12 inci untuk membersihkan panggangan

5 of 11

4. Mengetahui Perbedaan Panas Langsung dan Tidak Langsung

Daging wagyu
Daging Wagyu (iStockphoto)

Metode memanggang langsung, tidak langsung, dan kombo perlu diketahui oleh orang yang memanggang daging. Memanggang secara langsung berarti daging ditaruh di atas sumber panas, seperti memanggang dengan oven. Sementara memanggang secara tidak langsung berarti panas terdapat di kedua sisi daging dan pembakar di bawah daging dimatikan, seperti memanggang dengan oven.

Sementara memanggang dengan cara kombo berarti penggabungan antara metode langsung, kemudian dipindahkan ke metode tidak langsung dalam sekali memasak.

Aturannya adalah jika anda memasak kurang dari 20 menit, gunakan metode langsung. Jika anda memasak lebih dari 20 menit, gunakan metode tidak langsung.

6 of 11

5. Saat Api Tiba-Tiba Membesar

Api
Ilustrasi Api (istockphoto)

Ketika api tiba-tiba membesar (flare-up), jangan gunakan air untuk memadamkannya. Air yang terkena api akan menghasilkan uap panas yang dapat menyebabkan luka parah pada tubuh anda. Air juga dapat merusak panggangan anda.

Pangganglah daging dengan panggangan tertutup dan jangan “mengintip”. “Mengintip” akan membuat anda lama dalam memanggang. Bila api membesar, anda dapat mematikan panggangan, memindahkan daging, lalu padamkan api dengan garam kosher atau baking soda. Bila keadaan sudah sangat buruk, gunakan pemadam api. Namun pemadam api beresiko merusak panggangan anda.

7 of 11

6. Jangan Terlalu Sering Membalikkan Daging

Daging kambing
ilustrasi daging kambing/copyright Shutterstock

Bila anda memanggang daging dengan metode langsung, anda hanya boleh membalikkan daging sekali saja dalam setengah waktu memasak.

8 of 11

7. Menghindari Kontaminasi

Daging Sapi Mentah
Ilustrasi Foto Daging Sapi (iStockphoto)

Gunakan penjepit yang berbeda untuk mengangkat daging mentah dan untuk daging yang telah dipanggang. Penggunaan penjepit yang sama dapat menyebabkan kontaminasi dan menyebabkan penyakit yang ditularkan melalui makanan. Tipsnya adalah dengan memberi kode atau tanda pada tiap penjepit dengan warna. Contohnya warna merah untuk makanan mentah, dan warna hijau untuk makanan yang dimasak.

9 of 11

8. Jangan Terlalu Cepat Memberi Bumbu

Bumbu
Ilustrasi/copyright shutterstock.com

Bumbu seperti contohnya saus barbekyu memiliki banyak gula di dalamnya. Gula terbakar dengan sangat cepat sehingga bila terlalu dini diaplikasikan ke atas daging dapat membuat bagian dalamnya tidak matang. Efektifnya, anda dapat memberi bumbu ke atas daging saat 10-15 menit terakhir. Sementara iga yang dimasak selama 2-3 jam, dapat diaplikasikan bumbu saat 30 menit terakhir.

10 of 11

9. Jangan Menguji Kematangan Daging Dengan memotongnya

Daging Sapi
Ilustrasi Foto Daging Sapi (iStockphoto)

Saat anda memotong daging yang sedang dipanggang untuk melihat kematangannya, itulah saat-saat anda melewatkan hal paling berharga dari daging yang anda masak. Cairan nikmat dari dalam daging akan keluar, dan area tempat anda memotongnya akan menjadi terlalu matang. Anda dapat menggunakan thermometer daging instran untuk menguji kematangan. Terakhir, jangan lupa untuk biarkan daging anda “beristirahat” selama lima menit setelah selesai dimasak.

 

Penulis:

Timothy Juliano

Universitas Multimedia Nusantara

11 of 11

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓