Ahli: Suka Rebahan dan Malas Bangun Pagi Jadi Tanda Kecerdasan

Oleh Sulung Lahitani pada 12 Agu 2019, 14:01 WIB
Tidur

Liputan6.com, Jakarta - Godaan untuk rebahan dan malas bangun dari kasur adalah sesuatu yang kita semua hadapi tiap hari. Kebanyakan dari kita melawannya karena anggapan malas adalah sesuatu yang buruk.

Menariknya, sains malah menunjukkan hal yang berbeda. Sebuah penelitian mengklaim tidak menjadi seseorang yang suka bangun pagi merupakan tanda kecerdasan.

Penelitian di Inggris bertajuk "Mengapa burung hantu lebih pintar" merujuk kita untuk berrkaca dari nenek moyang kita. Menurut peneliti Satoshi Kanazawa dan Kaja Perina, manusia purba tidur lebih awal dan bangun lebih cepat.

 

2 of 5

Selanjutnya

Trik 2 menit jadikan bangun pagi lebih mudah
Cukup dengan dua menit bangun pagi menjadi lebih mudah. (Foto: Unsplash)

Menyimpang dari norma yang telah ada dari bagian kehidupan manusia sejak awal, orang yang tak malas bangun pagi sebenarnya lebih cocok untuk kehidupan modern.

Lebih tepatnya, tidak ingin bangun dari kasur menunjukkan inisiatif dengan caranya sendiri. Jika kita memiliki keinginan yang jelas untuk mendengarkan tubuh dan tidak 'diperintah' oleh jam, itu menunjukkan kemandirian.

 

3 of 5

Selanjutnya

[Bintang] Ilustrasi Bangun Pagi
Agar lebih produktif dan sehat, ini sederet kebiasaan buruk pagi hari yang patut untuk ditinggalkan. (Sumber Foto: Shutterstock/The List)

Mengutip dari Brightside.me, masuk akal bahwa bagi orang yang ingin tidur kembali di pagi hari berarti telah menemukan gairan mereka sendiri. Setidaknya, menyelesaikan masalah keinginan untuk tidur dengan lebih banyak tidur menunjukkan Anda memiliki logika dasar, pemahaman sebab-akibat, dan bahwa kita tidak selalu menolak jawaban yang jelas.

 

4 of 5

Selanjutnya

Susah Bangun Pagi? Awas, Gejala Atypical Depression!
Susah Bangun Pagi? Awas, Gejala Atypical Depression!

Lebih jauh, sebuah penelitian di Universitas Southampton mengamati pola tidur 1.229 pria dan wanita serta keadaan sosial ekonomi mereka. Secara umum, orang-orang yang tidur menjelang tengah malam dan bangun setelah jam 8 pagi ternyata memiliki tingkat pendapatan yang lebih tinggi dan gaya hidup lebih bahagia ketimbang mereka yang bangun pagi.

 

5 of 5

Selanjutnya

6 Cara Bangun Pagi Terbaik Hingga Terburuk, Anda yang Mana?
Berikut ini adalah beberapa cara bangun pagi dari yang terbaik hingga terburuk, ingin tahu Anda yang mana? Simak di sini. Sumber foto: furthermore.equinox.com.

Sayangnya, ini tidak berarti kita bebas untuk hanya rebahan saja. Orang-orang yang menghabiskan 12 jam atau lebih di tempat tidur, berisiko lebih tinggi meninggal sebelum waktunya. Sebagai perbandingan, orang-orang yang berisiko paling rendah meninggal saat tidur adalah mereka yang tidur 8 jam sehari.

Pada akhirnya, tidur harus dinikmati tidak terlalu banyak tapi juga jangan terlalu sedikit. Dan bagian terbaiknya, Anda tak perlu menjadi jenius untuk tidur nyenyak.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓