Selain Sidik Jari, 7 Bagian Tubuh Ini Tunjukkan Kamu Hanya Satu di Dunia

Oleh Liputan6dotcom pada 10 Agu 2019, 14:00 WIB
Selain Sidik Jari, Bagian Diri Unik Ini Tunjukkan Kamu Cuma Satu

Liputan6.com, Jakarta Setiap individu di dunia tentu berbeda-beda. Ya, dari sekian banyak orang di dunia nyatanya setiap orang memiliki hal yang bisa mengidentifikasi bahwa dirinya hanya ada satu. Keunikan itu terlihat dari bagian dirimu. Keunikan itu pun bisa digunakan untuk mengidentifikasi dan membedakanmu.

Identifikasi penting untuk data diri, keamanan, atau hal lainnya. Kita tentu pernah menemukan gawai dan daftar hadir kerja menggunakan sidik jari atau ketika kita membuat KTP elektronik bukan?

Pelacakan kepolisian atau pihak berwenang pun tak jarang mengandalkan sidik jari untuk mencari identitas seseorang. Namun, sebenarnya ada bagian tubuh lainnya yang bisa jadi alat identifikasi manusia selain sidik jari loh.

Tim Citizen6-Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber seperti Brightside dan Reader's Digest, berikut 7 bagian tubuh unik manusia yang bisa digunakan untuk melacak identitas.

2 of 8

1. Telinga

Salah satu bagian tubuh manusia adalah daun telinga
Salah satu bagian tubuh manusia adalah daun telinga (sumber: Pixabay)

Jika kamu perhatikan, bentuk lekukan di daun telinga beberapa orang berbeda. Ternyata, hal itu juga bisa digunakan untuk mengidentifikasi seseorang. Dalam sebuah studi, peneliti menemukan algoritma yang dapat mengidentifikasi seseorang dari 250 orang dengan akurasi 99,6 persen menggunakan bentuk telinga. Bahkan, Yahoo juga sempat mengembangkan bodyprint yang bisa membuka kunci layar dengan scan daun telinga.

3 of 8

2. Bibir

[Fimela] Bibir Pecah-pecah
Bibir | unsplash.com

Mirip seperti sidik jari, kerutan di bibir setiap orang juga berbeda dan bisa digunakan untuk identifikasi. Hal itu pun ditemukan dalam studi dari the Journal of Forensic Dental Sciences. 

4 of 8

3. Bagian mata

ilustrasi mata
Ilustrasi (Foto: unsplash)

Pernah melihat pintu yang dibuka dengan scanner mata di film-film action? Beberapa bagian mata memang bisa digunakan untuk mengidentifikasi seseorang. Bagian mata yang pertama adalah retina. Selain identifikasi diri, retina juga biasa digunakan dokter untuk mengecek kesehatan seseorang.

Ternyata, bukan hanya berlaku untuk manusia, identifikasi individu dengan retina juga bisa diterapkan untuk hewan. Iris, otot mata untuk membuka dan menutup pupil untuk mengontrol masuknya cahaya juga unik. Bentuk kerutan dan lingkaran pada iris mata berbeda setiap orangnya sehingga bisa dijadikan alat identifikasi.

5 of 8

4. Bagian tangan

Telapak Tangan dan Keringat Berkeringat
Telapak Tangan dan Keringat Berkeringat

Sidik jari tentu telah sering digunakan untuk mengidentifikasi seseorang. Selain itu, garis telapak tangan juga memiliki fungsi serupa.

Kamu juga pernah menemukan beberapa orang yang bisa membaca nasib melalui garis tangan bukan? Garis di telapak tangan memang unik dan memiliki kemiripan fungsi identifikasi dengan sidik jari.

6 of 8

5. DNA

DNA dan Genetik (iStockphoto)
Ilustrasi DNA dan Genetik (iStockphoto)

Kepolisian telah menggunakan tes DNA untuk mengidentifikasi jenazah. DNA itu ada di tubuh manusia, tapi umumnya yang digunakan untuk mengidentifikasi adalah darah, kuku, gigi, atau rambut.

Deoxyribonucleic acid (DNA) merupakan biomolekul yang menyimpan genetika setiap organisme. Tes menggunakan DNA ini bisa digunakan untuk mencocokkan profil dengan keluarga.

7 of 8

6. Gigi

Gigi putih
Ilustrasi gigi (iStockphoto)

Selain menyimpan DNA, gigi setiap orang juga berbeda. Kebiasaan setiap orang yang berbeda seperti ketika mengunyah atau menggunakan gigi membuat struktur gigi itu berbeda. Alhasil, keunikan itu bisa digunakan pula untuk mengidentifikasi seseorang.

8 of 8

7. Bau dan suara

Ilustrasi bau badan (iStock)
Ilustrasi bau badan (iStock)

Beberapa teknologi telah menggunakan suara untuk mengidentifikasi seseorang. Pitch, volume, dan aksen seseorang memang unik satu sama lainnya. Selain itu, bau juga dipercaya dapat mengidentifikasi seseorang.

Meski bau manusia bisa tertutup oleh bau sabun, parfum, atau bau lainnya, manusia memiliki bau primernya sendiri. Namun identifikasi dengan bau badan sulit dilakukan karena kemungkinan bau lain yang ada disekitar orang itu serta dibutuhkan penciuman yang sangat kuat.

 

Penulis:

Santi Muhrianti

Universitas Padjadjaran

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓