Viral Buku Harian Kakek Saat Perang Dunia II, Isinya Bikin Warganet Keblinger

Oleh Liputan6.com pada 07 Apr 2019, 14:00 WIB
Viral Buku Harian Kakek Saat Perang Dunia II, Isinya Bikin Warganet Keblinger

Liputan6.com, Jakarta - Para pengguna jejaring sosial baru-baru ini diramaikan dengan status seorang pengguna Imgur yang meminta bantuan untuk membaca buku harian milik kakeknya yang ditulis menggunakan huruf tak biasa.

Pemilik akun mynameisbetterthanyours420x69 tersebut tak sengaja menemukan buku harian kakeknya yang ditulis saat Perang Dunia II. Sialnya, buku tersebut ditulis dengan huruf stenografi yang tak bisa ia baca.

Stenografi merupakan cara menulis ringkas dan cepat. Biasa digunakan untuk menyalin pembicaraan. Banyak sistem stenografi yang digunakan di dunia. 

Karena penasaran dengan isi buku tersebut, dia lantas meminta keajaiban dari para pengguna jejaring sosial untuk membantunya mengartikan tulisan yang dibuat kakeknya.

 Tak disangka, dengan cepat seorang pengguna Reddit yang juga ahli huruf stenografi membantu pria itu untuk menterjemahkan diary kakeknya.

2 of 2

Isi Buku Harian Kakek

Viral Buku Harian Kakek Saat Perang Dunia II, Isinya Bikin Warganet Keblinger
(boredpanda.com)

Berikut beberapa isi buku harian kakek yang berhasil diterjemahkan, seperti melansir dari Boredpanda, Minggu (7/4/2019).

4/9/41: Rabu

Pukul 5:30 pagi pergi naik mobil menuju ke gudang senjata. Tiba jam 8:00, saya melucuti semua pakaian kecuali sepatu dan mantel, berjalan melewati setidaknya 20 ruangan kamar untuk berbagai ujian.

Selesai ujian pukul 10:00 pagi. Saya diarahkan ke dokter untuk pemeriksaan mata, telinga, hidung dan tenggorokan. Beberapa seharusnya ditolak karena berbagai penyakit, namun dokter bertanya apakah ingin jadi tentara? Jika mereka menjawab ya, maka dokter akan meluluskannya."

4/10/41: Kamis

Ada sekitar 620 pria, nomor saya adalah 27. Kami lulus, berangkat ke Camp Grant pada pukul 8:30 pagi menggunakan kereta. Kami memiliki seluruh kereta untuk kita sendiri, banyak ruangan tersisa.

Sampai di Camp Grant pukul 11:00 Malam. Saya ditugaskan ke barak B-204 dipan 22 untuk beristirahat.

4/11/41: Jumat

Saya bangun jam 6:00 pagi. Menjalani tes untuk peringkat di pasukan. Mendapat suntikan vaksinasi. Malam hari adalah waktu yang indah, kami semua diijinkan pergi higga jam 11:00 malam. Sebagian besar pergi ke kota untuk merayakan, tetapi saya hanya tinggal di kamar untuk menulis surat."

Tak disangka, unggahan tersebut pun beredar hingga menjadi perbincangan viral warganet. Banyak dari warganet tak menyangka akan melihat buku harian kuno tersebut.

Reporter:

Idho Rahaldi

Sumber: Dream.co.id

Lanjutkan Membaca ↓