Hari Raya Nyepi 2019, Begini Doa dan Harapan Jokowi

Oleh Yulia Lisnawati pada 07 Mar 2019, 10:00 WIB
Diperbarui 07 Mar 2019, 10:00 WIB
Kenakan Pakaian Adat, Jokowi  Buka Karnaval Budaya Bali
Perbesar
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana tiba menghadiri Karnaval Budaya Bali di kawasan Nusa Dua, Bali, Jumat (12/10). Karnaval tersebut untuk mengenalkan kepada delegasi IMF - WB Group 2018 tentang budaya Bali. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Tepat hari ini, Kamis (7/3/2019), umat Hindu di Indonesia memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941. Hari Raya Nyepi memang menjadi momen yang paling dinantikan masyarakat yang memperingatinya untuk merenungkan diri agar mengembalikan jiwa yang bersih dan suci.

Hari Raya Nyepi yang identik dengan suasana sepi tampaknya tak berlaku di jejaring sosial. 

Pantauan tim Citizen6-Liputan6.com, sejak pagi linimasa Twitter telah diramaikan dengan berbagai twit ucapan Hari Raya Nyepi yang diutarakan warganet untuk keluarga, teman-teman, artis idola atau pun untuk warganet lainnya.

Namun, tak hanya warganet biasa, para tokoh di Tanah Air juga turut berpartisipasi dalam memeriahkan Hari Raya Nyepi di jejaring sosial.

Seperti Presiden Joko Widodo. Dalam akun Twitter-nya dengan nama @jokowi, dia menuliskan twit yang berisi ucapan Hari Nyepi dan harapan di Tahun Baru Saka 1941.

Selain Jokowi, adapula Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang juga menuturkan ucapan Hari Raya Nyepi kepada masyarakat Hindu di Jakarta yang merayakannya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Ucapan dan harapan warganet

Jelang Nyepi, Ribuan Umat Hindu Bali Gelar Ritual Melasti
Perbesar
Umat Hindu memanjatkan doa saat menggelar ritual Melasti di Bali, Senin (4/3). Tradisi yang ada sejak Kerajaan Hindu Majapahit ini merupakan rangkaian dari perayaan Hari Raya Nyepi. (AP Photo/Firdia Lisnawati)

Warganet juga tak lupa untuk mencantumkan tagar #SelamatHariNyepi dan #Nyepi2019 untuk memeriahkan perayaan tahunan tersebut di Twitter.

Saking banyaknya twit yang membanjiri lini masa, perbincangan Hari Raya Nyepi pun menjadi topik yang paling ramai dibahas warganet hingga memasuki jajaran teratas trending topic kawasan Indonesia. 

Ungkapan selamat dari warganet kepada masyarakat yang merayakan Hari Raya Nyepi di jejaring sosial menjadi salah satu bentuk toleransi masyarakat Tanah Air. 

Umat Hindu sebelumnya melakukan berbagai ritual, diantaranya ogoh-ogoh dan melasti. Ogoh-ogoh merupakan patung simbol perwujudan Butakal, sementara Melasti atau penyucian diri dengan melarungkan sesaji ke sumber mata air dilakukan beberapa jam sebelum Hari Raya Nyepi .

(Ul)

Lanjutkan Membaca ↓