4 Masalah Kesehatan Paling Aneh Ini Benar-benar Terjadi, Bikin Syok

Oleh Anugerah Ayu Sendari pada 28 Jan 2019, 16:58 WIB
Diperbarui 28 Jan 2019, 17:17 WIB
20151023-Ilustrasi Kontak Lensa

Liputan6.com, Jakarta Kisah-kisah mengenai masalah kesehatan selalu bikin penasaran. Apalagi jika masalah kesehatan itu jarang terjadi. Seperti yang dialami beberapa orang ini. Mereka mengidap penyakit aneh yang jarang sekali ditemukan pada orang lain. 

Penyebab masalah kesehatan tersebut dapat timbul dari banyak faktor, dan terkadang cukup sepele pada awalnya. Karena alasan sepele inilah seseorang sering mengabaikannya. Masalah kesehatan yang timbul juga terbilang aneh dan akan membuat anda syok.

Berikut Liputan6.com rangkum 4 masalah kesehatan paling aneh yang pernah ada di dunia. Masalah masalah ini dapat anda jadikan pelajaran agar tidak menyepelekan apapun tentang kebersihan dan kesehatan:

2 of 5

1. Buta Sementara Setelah Ekstensi Bulu mata

Megan Rixson, wanita berusia 20 tahun asal Inggris, menyadari ada sesuatu yang salah usai melakukan ekstensi bulu mata. Ia merasakan panas terbakar serta berat pada kedua matanya.

Hal ini terjadi kemungkinan karena ia diberi jenis lem yang salah selama proses ekstensi. Akibatnya Megan kehilangan penglihatan selama dua jam.  Ini merupakan pengalaman yang mengerikan bagi Megan.

Jika anda berniat melakukan ekstensi bulu mata, ada baiknya jika berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahlinya. Hal ini untuk mengurangi resiko yang didapat dan mengetahui apakah anda memiliki reaksi alergi terhadap bahan tertentu.

3 of 5

2. Lensa Kontak ada di mata selama 28 tahun

Bagi anda pengguna lensa kontak, ada baiknya untuk melepas lensa kontak anda secara berkala. Jangan sampai anda tidak pernah melepas lensa kontak anda selama bertahun-tahun. Apalagi kalau sampai lupa kalau anda pernah memakai lensa kontak tersebut. Hal ini benar-benar terjadi pada seorang wanita malang ini.

Kejadian ini dapat disebut aneh tapi nyata. Seorang dokter berhasil mengambil lensa kontak dari mata seorang  wanita berumur 42 tahun. Lensa tersebut diduga telah ada di mata sang wanita selama hampir 28 tahun.

Wanita tersebut mengaku tidak menyadari adanya lensa kontak di matanya. Ia pergi ke dokter setelah merasakan kelopak matanya berat dan ada benjolan seukuran kacang di matanya.

Setelah dilakukan pemindaian MRI, terlihat ada kista di mata wanita tersebut. Setelah kista berhasil diambil ternyata didalmnya terdapat satu lensa kontak yang sudah kaku.

4 of 5

3. Bangkai Kecoa Terjebak di Dalam Telinga Selama 9 hari

Kemasukan nyamuk atau lalat di telinga mungkin sudah biasa. Namun berbeda dengan wanita ini. Katie Holley, dari Melbourne, Florida, merasakan ada sesuatu yang aneh dan dingin di telinganya. Ia merasakan sesuatu bergerak di telinganya.

Dia kemudian mencoba memasukkan kapas ke dalam telinganya dan menarik sebuah kaki serangga dari telinganya. Bukan lalat atau nyamuk, serangga tersebut ternyata adalah kecoak.

Hal yang paling buruk yang Katie rasakan adalah ia bisa merasakan dan mendengar serangga itu bergerak menggeliat di telinganya.

Seorang dokter kemudian berhasil mengeluarkan tubuh kecoa tersebut dalam keadaan mati. Malangnya tak seluruh badan serangga tersebut tertarik keluar. 9 hari kemudian mereka menyadari bahwa kepala kecoa tersebut masih ada di dalam telinga Katie. Untungnya sisa tubuh kecoa tersebut dapat diangkat dari telinga Katie.

Anda pasti tidak mau hal ini terjadi pada anda dan keluarga. Jagalah kebersihan lingkungan dan diri anda agar taka da hewan atau serangga yang mengganggu hidup anda.

5 of 5

4. Cacing Merayap di Wajah

Memiliki benjolan misterius di wajah mungkin sudah cukup buruk bagi anda, namun bayangkan jika benjolan itu menggeliat dan bergerak dari satu tempat ke tempat lain diwajah anda.

Itulah yang terjadi pada seorang wanita di Rusia. Wanita ini harus mendapati sebuah parasit berupa cacing yang disebut repens Dirofilaria merayap di dalam kulit wajahnya. Untuk mengeluarkannya parasit tersebut harus diangkat dengan jalan operasi.

Parasit jenis ini biasanya tidak menginfeksi manusia. Parasit ini lebih sering ditemukan pada anjing dan kucing. Parasit berupa cacing - dan spesies serupa - ini disebarkan oleh nyamuk yang terinfeksi parasite tersebut.

Karena manusia bukan inang alami, cacing ini akhirnya akan mati. Masalah ini dapat diobati dengan obat atau operasi.

Parasit tersebut dapat ditemukan di Eropa, Asia, dan Afrika. Parasit serupa dapat ditemukan pada nyamuk di AS.

Lanjutkan Membaca ↓