Bawa Jenazah Ibunya Pakai Sepeda, Alasan Pemuda Ini Menyayat Hati

Oleh Camelia pada 22 Jan 2019, 12:00 WIB
Diperbarui 22 Jan 2019, 12:00 WIB
remaja india bawa jasad sang ibu menggunakan sepeda (Foto: New Lions)
Perbesar
remaja india bawa jasad sang ibu menggunakan sepeda (Foto: New Lions)

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah kisah pilu baru saja dialami seorang remaja laki-laki asal India. Pria bernama Saroj itu terpaksa membawa jenazah ibunya ke pemakaman dengan menggunakan sepeda seorang diri. Hal ini dilakukannya lantaran tetangga menolak untuk membantunya mengantarkan jenazah ibunya ke tempat peristirahatan terakhir.

Saroj harus berjalan sejauh 5 km dengan bertelanjang kaki dan membawa jenazah ibunya di atas sepedanya. Pemuda itu kemudian pergi ke hutan untuk menggali kuburan ibunya sendiri tanpa bantuan orang lain.

Remaja berusia 17 tahun itu kini menjadi yatim piatu usai ayahnya terlebih dahulu meninggal dunia ketika umurnya menginjak 7 tahun.

Saroj telah meminta bantuan tetangganya di Karlabahali, Odisha, India, sesaat setelah ibunya (45) pingsan dan meninggal dunia saat pergi mencari air. Nahasnya, tak ada seorang tetangga pun yang memberikan pertolongan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Tetangga Tak Memberi Pertolongan

remaja india bawa jasad sang ibu menggunakan sepeda (Foto: New Lions)
Perbesar
remaja india bawa jasad sang ibu menggunakan sepeda (Foto: New Lions)

Para tetangga menolak untuk menolong lantaran keluarga Saroj dikatakan sebagai keluarga dengan kasta rendah. Pembagian golongan masyarakat berdasarkan kasta memang masih dianut masyarakat India yang mayoritas menganut agama Hindu.

Sistem kasta di India merupakan suatu tradisi yang masih berjalan hingga kini. Setidaknya ada empat pembagian dalam kasta yaitu Brahmana, Kesatria, Waisya, dan Sudra.

Lanjutkan Membaca ↓