Dengar Suara Puteranya yang Meninggal dari Kado Natal, Wanita Ini Menangis Haru

Oleh Sulung Lahitani Mardinata pada 10 Jan 2019, 19:33 WIB
Dengar Suara Puteranya yang Meninggal dari Kado Natal, Wanita Ini Menangis Haru

Liputan6.com, Jakarta - Tak ada rasa sakit yang lebih besar daripada kehilangan anak dan hari raya tanpa putra atau putri adalah penderitaan yang tak terkatakan. Saudara laki-laki Brittany Garcia, Sea Turner, meninggal pada bulan Oktober. Ini menjadi Natal pertama keluarga tersebut tanpa adik laki-lakiknya yang terkasih.

Mengetahui betapa sulitnya hal tersebut bagi ibunya, Birttany mencari cara untuk melakukan sesuatu yang istimewa. Ia memberikan sebuah hadiah yang tak terlupakan oleh ibunya.

Brittany merekam saat-saat sang ibu membuka hadiah tersebut. Dalam rekaman yang ia bagikan di akun Twitternya, @britmgarcia, terlihat bahwa ibu Brittany sudah mulai emosional saat membuka bungkusan hadiahnya.

Β 

Ia menangis saat menyadari isi kado tersebut adalah boneka beruang dengan seragam polisi. Ya, Turner puteranya adalah seorang polisi. Tapi kejutan ternyata tak berhenti di situ.

Saat ibu Brittany mengeklik tombol di kaki beruang, tiba-tiba terdengar rekaman suara puteranya. Sang ibu itu terkesima sesaat lalu hanyut dalam tangisan yang mengharukan.

Β 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Β 

Penampakan Kawah Raksasa yang Dijuluki Pintu Neraka
2 of 2

Respons Warganet

Ilustrasi Teddy Bear (iStock)
Ilustrasi Teddy Bear (iStock)

Video itu telah di-retweet lebih dari 74 ribu kali dan ditonton lebih dari 6,5 juta kali. Ratusan warganet menyuarakan dukungan dan cinta mereka kepada sang ibu yang kehilangan puteranya itu.

Beberapa orang menganggap apa yang dilakukan Brittany agak kejam karena membuat sang ibu kembali mengingat puteranya yang telah tiada. Tapi wanita itu memiliki alasan tersendiri.

Menurut Brittany, saudaranya tidak terbunuh dalam menjalankan tugas jadi itu bukan kesedihan yang mendalam bagi keluarganya. Namun yang pasti bagi keluarga itu, mengingat seseorang yang dicintai setelah mereka pergi memang menyakitkan, tapi lebih baik ketimbang melupakan keberadaan mereka.

Lanjutkan Membaca ↓