Pengantin Wanita Ini Murka Temukan Kue Pernikahannya dari Styrofoam

Oleh Sulung Lahitani pada 08 Jan 2019, 15:02 WIB
Pengantin Wanita Ini Murka Menemukan Kue Pernikahannya Terbuat dari Styrofoam

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pengantin perempuan di Filipina tak kuasa menahan tangis dan amarah setelah mengetahui kue pernikahannya terbuat dari styrofoam. Shine Tamayo (26), si pengantin, baru mengetahui semua kebohongan tersebut justru saat resepsi dilangsungkan.

Menurut laporan MSN, Tamayo dan kekasihnya dari Taiwan, Jhon Chen, dilaporkan membayar Krissa Cananea sebagai perencana pernikahan mereka. Pasangan itu membayar sekitar 140 ribu peso atau sekitar Rp 37 juta lebih untuk mengatur dekorasi dan menyediakan makanan di resepsi mereka di Pasig yang dilangsungkan pada Desember lalu.

Tapi setelah upacara di gereja di lakukan, pengantin baru itu menemukan si perencana pernikahan tidak menyediakan makanan yang layak untuk tamu mereka. Pasangan itu merasa terhina ketika mengetahui bahwa makanan jalanan yang berminyak dan kue labu disajikan untuk para tamunya.

Belum lagi mereka harus membeli baki mi, beras, dan makanan lainnya dari restoran terdekat. Yang paling pahit adalah saat Tamayo memotong kuenya, ia menyadari bahwa kue itu hanyalah styrofoam yang dilapisi dengan fondant.

Tamayo menangis di hadapan keluarga dan tamu sambil menutupi wajahnya. Untuk membantu menyelesaikan permasalahan tersebut, beberapa tamu memutuskan untuk membantu pengantin baru itu melapor ke kantor polisi terdekat.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: 

2 of 2

Selanjutnya

Pengantin Wanita Ini Murka Temukan Kue Pernikahannya Terbuat dari Styrofoam
doc: Facebook.com

Polisi yang menerima laporan kemudian mengambil foto kue pernikahan, makanan, serta pembayaran yang telah dilakukan pasangan tersebut. Pihak kepolisian juga mengkonfirmasi bahwa kedua tingkat kue tersebut memang seluruhnya terbuat dari styrofoam dan hanya dibungkus lapisan fondant berwarna merah.

"Wanita yang kami bayar untuk katering telah merusak pernikahan saya. Dia pembohong. Dia selalu meminta uang dan saya memberikan apa ia butuhkan karena saya ingin pernikahan saya sempurna," kata Tamayo.

"Saya tak akan menerima permintaan maafnya. Dia harus masuk penjara. Ini harusnya menjadi kenangan paling indah sepanjang hidup saya, sebaliknya jadi yang terburuk," tambahnya.

Krissa ditangkap oleh Kepolisian Kota Pasig karena dicurigai melakukan penipuan. Meski demikian, hal tersebut menjadi penyelidikan karena diklaim pasangan itu tidak membayar secara memadai seperti permintaan Krissa.

Lanjutkan Membaca ↓