Demi Mengungtit Wanita Idaman, Pria Mengundurkan Diri dari Pekerjaannya

Oleh Yulia Lisnawati pada 13 Des 2018, 16:00 WIB
Demi Mengungtit Wanita Idaman, Pria Mengundurkan Diri dari Pekerjaannya

Liputan6.com, Tiongkok - Seorang pria di Tiongkok rela menghabiskan sebagian besar waktunya di sebuah toko buku di Beijing, demi menguntit seorang wanita idamannya.

Melansir World of Buzz, Kamis (13/12/2018), pria bermarga Sun itu percaya bahwa gadis yang tak sengaja ia lihat tersebut adalah belahan jiwanya. Dia bahkan tak ingin melewatkan kesempatan untuk mendapatkan cinta dalam hidupnya tersebut. Sayangnya, dia tidak mengenal dan tidak tahu bagaimana cara untuk menghubunginya.

Pria berumur 25 tahun itu mengatakan bahwa dia melihat gadis idamannya itu pada 24 September 2018, di toko buku Wangfujing. Sayangnya, ketika itu dia sama sekali tidak mengobrol dan berkenalan.

Hal tersebut yang membuatnya mendatangi toko buku itu setiap hari dari jam 11 pagi hingga 7 malam, dengan harapan dia akan bertemu wanita idamannya tersebut.

Sun juga mencoba menggambarkan sosok gadis itu dan memperbanyak gambar tersebut dengan harapan bahwa cara itu dapat membantunya menemukan gadis misterius itu.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Makanan Enak Asal Indonesia Tapi Jarang Diketahui
2 of 2

Sun Mencari Cara Lain

Demi Mengungtit Wanita Idaman, Pria Mengundurkan Diri dari Pekerjaannya
(Foto: worldofbuzz.com)

Dia menjelaskan bahwa tidak masalah jika gadis itu tidak tertarik, yang terpenting dia sudah tidak penasaran dan mencoba untuk mengenalnya. Namun, jika mereka cocok, Sun ingin membangun masa depan bersama gadis itu.

Hingga kini, Sun telah berada di toko buku tersebut selama lebih dari 50 hari. Karena dia sudah mengundurkan diri dari pekerjaan demi mendapatkan gadis itu, dia kini menganggur dan harus meminjam uang dari kerabatnya untuk bertahan hidup.

Karena tak kunjung bertemu, Sun bahkan nekat mencoba metode baru untuk mencarinya. Dia memutuskan mengajukan gugatan ke pengadilan lokal dengan menuntut wanita itu karena menyebabkan "tekanan emosi." Namun pengadilan menolak kasusnya. Tetapi dia akan terus memikirkan cara-cara baru untuk menemukannya.

 

Lanjutkan Membaca ↓