Berkat Kakinya yang Indah, Wanita Ini Raup Rp 2 Miliar Setahun

Oleh Sulung Lahitani Mardinata pada 04 Nov 2018, 16:03 WIB
Karena Kakinya yang Indah, Wanita Ini Raup Rp 2 Miliar Setahun

Liputan6.com, Jakarta - Siapa sangka, memiliki kaki indah dapat menjadi sumber penghasilan seseorang. Tak tanggung-tanggung, wanita ini menghasilan miliran rupiah dalam setahun berjualan kaus kaki yang pernah dipakai di kaki indahnya.

Roxy Sykes (33) asal London, mampu menghasilkan hingga 100 ribu poundsterling atau Rp 1,9 miliar dalam setahun berjualan kaus kaki bekas. Tidak sembarang kaus kaki, penggemarnya memburu kaus kai yang dijual Roxy karena terpesona dengan kakinya yan indah.

Wanita yang juga merupakan investor properti itu biasa menjual kaus kaki bekas pakainya seharga 20 poudsterling atau sekitar Rp 392 ribu. Selain itu, ia juga menjual sepatu yang pernah ia pakai seharga 200 poudsterling atau seharga Rp 3,9 juta.

Kaus kaki bekas biasanya ia jual setelah satu kali pakai. Sementara sepatu bekas ia jual setelah dipakai setidaknya 2 bulan.

Melansir dari Mirror, bisnisnya bermula saat seseorang memuji kaki indahnya. Pujian tersebut membuatnya berpikir untuk menjadikan kakinya aset di industri fashion. Berawal dari ketertarikan orang terhadap benda unik dan tak biasa, Roxy melihat peluang tersebut dan menjadikannya bisnis.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Live Streaming EMTEK GOES TO CAMPUS 2018 di Surabaya

Tutup Video
2 of 2

Selanjutnya

Karena Kakinya yang Indah, Wanita Ini Raup Rp 2 Miliar Setahun
Doc: Mirror.com

Kini bisnisnya telah berjalan selama 4 tahun. Ia mengaku menghasilkan hingga 8 ribu poundsterlng atau sekitar Rp 156 juta dalam sebulan. Tak hanya melalui penjualan kaus kaki dan sepatu, ia juga mendapatkan pundi-pundi uang dari video yang diunggah di media sosialnya.

Seiring membludaknya pesanan, kini wanita itu melebarkan bisninya dari media sosial ke website. Usahanya tak selalu berjalan mulus. Ia sering mendapat kecaman dari apa yang dilakukannya. Tapi Roxy tetap melakoni bisnis itu karena menyukainya.

Reporter: Farika Maula

Sumber: Brilio.net

Lanjutkan Membaca ↓