Bikin Tato Cuma Rp 140 Ribu, Wanita Ini Menyesal Seumur Hidup

Oleh Camelia pada 16 Okt 2018, 18:00 WIB
wanita ini menyesal usai tato tubuhnya (foto: facebook Alisa Kingkan/ Nextshark)

Liputan6.com, Jakarta Tato merupakan karya seni yang mampu merubah penampilan tubuh secara permanen. Tato kini tak hanya digemari oleh para pria. Beragamnya motif tato membuat banyak wanita juga tak enggan menghiasi tubuhnya dengan tato.

Namun nampaknya kalian harus berhati-hati ketika memilih layanan tato. Jangan sampai kalian mengalami apa yang dialami oleh wanita asalh Thailand ini. Wanita bernama Alisa Kingkan membagikan pengalaman buruk usai menato tubuhnya. Kingkan baru saja menato tubuhnya dengan harga 300 Bath atau setara Rp 140 ribu, namun sayang hasilnya membuat Kingkan menyesal seumur hidup.

Hal ini berawal ketika Kingkan melihat sebuah stand tato di sebuah pusat perbelanjaan. Kingkan merasa tertarik karena harga yang ditawarkan sangat murah. Dirinya kemudian memilih motif tato dandelion yang sangat cantik untuk digambar pada punggungnya. Sang tato artist pun menyatakan kesanggupan untuk melakukannya.

Ketika tubuhnya sedang ditato, Kingkan merasakan sesuatu yang tak biasa. Pasalnya sang tato artist menato tubuhnya sambil merokok dan mabuk selama proses pengerjaan. Ketika proses tato selesai, Kingkan langsung menangis usai melihat hasilnya. Kingkan menyadari bahwa dirinya telah melakukan kesalahan terbesar dalam hidupnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 of 2

Menyesal

wanita ini menyesal usai tato tubuhnya (foto: facebook Alisa Kingkan/ Nextshark)
wanita ini menyesal usai tato tubuhnya (foto: facebook Alisa Kingkan/ Nextshark)

Bagaimana tidak, hasil tato benar-benar berbeda dengan apa yang dia inginkan. Tak ada dandelion cantik seperti yang diinginkan Kingkan. Sementara tato tersebut terlihat sangat kaku dan buruk.

"Dia (tato artist) menyuruhku melihatnya sebagai seni, dan dirinya mengatakan itu mirip dengan referensi saya," ungkap Kingkan.

Meski sang tato artist menawarkan untuk memperbaiki tatonya, Kingkan menolak karena takut hal yang lebih buruk akan terjadi. Kingkan akhirnya mengajukan keluhan ke polisi dan mengunggah pengalaman buruknya ini ke sosial media sebagai peringatan untuk orang lain. Usai unggahannya ini viral, banyak tato artist profesional yang menawarkan untuk memperbaiki tato Kingkan yang gagal tersebut.

 

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by