Gandeng 3 Mitra Lembaga Kemanusiaan, Shopee Galang Donasi untuk Lombok

Oleh Liputan6dotcom pada 25 Sep 2018, 15:00 WIB
Diperbarui 27 Sep 2018, 14:13 WIB
Gandeng Tiga Mitra Lembaga Kemanusiaan, Shopee Galang Donasi Untuk Lombok

Liputan6.com, Jakarta Tagar #ShopeeBersamaLombok menjadi momentum bagi Shopee untuk menggalang dana guna membantu korban Lombok pasca gempa.

Shopee merupakan salah satu e-commerce terdepan di kawasan Asia Tenggara dan Taiwan yang meluncurkan kampanye "Shopee Bersama Lombok" berlangsung mulai 24 September-28 Oktober mendatang.

Selama kurun waktu satu bulan ini, bantuan disalurkan melalui program yang diusung oleh Shopee melalui tiga paket bantuan dengan nominal sebesar Rp 75.000; Rp 100.000; dan Rp 150.000;

Kampanye ini merupakan kampanye lanjutan dari inisiatif "Kampus Shopee Peduli Lombok," yang bertujuan untuk mendukung usaha pemulihan dan rehabilitasi dari gempa Lombok yang baru saja terjadi.

Shopee sendiri sudah melakukan sumbangan awal untuk kejadian darurat pada saat gempa terjadi kemarin. Tim dari Shopee pun sempat berkeliling ke kota-kota lain untuk mendatangi daerah yang luar biasa terkena dampak gempa.

Setelah tim berkeliling di lapangan, mereka merasa perlu mengadakan sebuah program untuk Lombok pada tahap rehabilitasinya.

Untuk memperkuat dampak kampanye Shopee Bersama Lombok tersebut, Shopee bekerjasama dengan tiga mitra lembaga kemanusiaan yaitu, Aksi Cepat Tanggap (ACT), Rumah Zakat, dan Dompet Dhuafa.

"Ketika gempa Lombok terjadi, banyak reseler-reseler Shopee yang ikut membantu juga. Esensi dari sharing di Shopee ini tenyata sangan besar, banyak teman-teman seler datang untuk menyumbang. Semangat itulah yang mengawali kami untuk membuat program ini," ujar Rezki Yanuar selaku Country Brand Manager Shopee saat ditemui di Jakarta, Senin (24/09).

2 of 5

Tiga mitra lembaga kemanusiaan yang bekerjasama dengan Shopee

Gandeng Tiga Mitra Lembaga Kemanusiaan, Shopee Galang Donasi Untuk Lombok
Tim dari ACT, Rumah Zakat, dan Dompet Dhuafa berfoto bersama Rezki Yanuar selaku Country Brand Manager Shopee.

"Aktivitas-aktivitas seperti ini sangat diminati oleh sobat-sobat Shopee yang memiliki keinginan sama untuk membantu. Shopee disini berniat untuk membantu tetapi kami memiliki kekurangan terkait hal-hal apa saja yang harus kita lakukan dalam program ini. Maka itulah kami butuh kawan-kawan dari Aksi Cepat Tanggap, Rumah Zakat, dan Dompet Dhuafa untuk mengisi kekurangan kami," jelas Rezki saat ditanyai soal mengapa hendak melakukan kerjasama dengan ketiga lembaga tersebut.

Kegiatan berdonasi ini memungkinkan pengguna Shopee maupun masyarakat lainnya untuk ikut menggalang dana.

Bayangkan bahwa saat ini masih banyak sekali korban-korban bekas gempa yang tinggal di tenda-tenda pengungsian bersama dengan pemandangan puing-puing bangunan yang runtuh.

Kelompok rentan seperti ibu-ibu dan anak-anak memiliki kondisi yang semakin memburuk bila kita tidak membantunya secara bersama.

"Permasalahan sebesar ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Langkah yang harus kita lakukan adalah hand in hand. Shopee bersama Lombok ini sudah melakukan suatu hal yang luar biasa yang mana kita ketahui bahwa Shopee adalah e-commerce dengan pertumbuhan audience yang sangat besar dan aktif di berbagai media sosial,bergandeng tangan dengan beberapa lembaga lainnya, saya kira dampaknya menjadi besar nanti untuk bisa membantu sodara-sodara yang ada di Lombok," papar Rini Mariani selaku Vice President dari Aksi Cepat Tanggap yang ditemui di Jakarta, Senin (24/09).

Berikut pilihan paket yang disediakan oleh ketiga mitra lembaga kemanusiaan yang bekerjasama dengan Shopee.

3 of 5

1. Aksi Cepat Tanggap

Gandeng Tiga Mitra Lembaga Kemanusiaan, Shopee Galang Donasi Untuk Lombok
Logo ACT

Mengangkat tema #IndonesiaBersamaLombok memberikan pilihan donasi untuk Lombok mulai dari pendistribusian air bersih, program Hunian Nyaman Terpadu, dan bantuan-bantuan yang bersifat paling urgent dan general.

4 of 5

2. Rumah Zakat

Gandeng Tiga Mitra Lembaga Kemanusiaan, Shopee Galang Donasi Untuk Lombok
Logo Rumah Zakat

Paket-paket yang ditawarkan antara lain pengadaan operasional mobil ambulance, pembangunan Masjid tahan gempa, penempatan fasilitator sumber daya untuk mengajarkan tentang struktur bangunan kepada para korban dan sumber tenaga disana.

Program lain yang dilakukan juga membangun MCK, sekolah darurat, dapur umum beserta perlengkapan dan bahan-bahan masakan, serta shelter untuk tempat tinggal sementara para korban gempa.

5 of 5

3. Dompet Dhuafa

Gandeng Tiga Mitra Lembaga Kemanusiaan, Shopee Galang Donasi Untuk Lombok
Logo Dompet Dhuafa

Membangun Rumah Ramah Gempa dengan tujuan agar setiap keluarga yang ada dapat kembali merasakan suasana rumah yang ajeg, hubungan yang kembali terjalin normal antara suami kepada istri, istri kepada suami, dan orang tua kepada anak.

Sehingga, apabila suasana rumah itu dapat kembali dirasakan oleh korban, pemulihan akan mulai terjadi dan mereka akan mulai memikirkan bagaimana nasib dan kelangsungan hidup mereka kedepan dengan tidak terus terpuruk dengan keadaan atau bencana yang mereka hadapi.

Tak hanya itu, mereka juga membangun sekolah dan rumah ibadah tahan gempa.

Pola pembangunan bangunan-bangunan tahan gempa itu pun banyak ditawar oleh pihak BUMN yang bekerjasama dengan pemerintah untuk diterapkan di lapangan karena proses pembangunan terjadi pada saat gempa berkekuatan 6 skala richter tetapi tidak mengalami kerusakan sama sekali.

Adapun kampanye Ada kampanye dalam Dompet Dhuafa yaitu Hoping "Hospital Keliling."

Itu merupakan upaya untuk menormalisasi fungsi layanan kesehatan masyarakat atau puskesmas, diharapkan agar ketika masyarakat terkena sakit, mereka tahu kemana mereka harus pergi berobat untuk memulihkan kondisinya.

Layanan kesehatan itu pun di set-up sedemikian rupa yang berlokasi dekat dengan tenda-tenda pengungsian dan dekat dengan masyarakat yang menggantikan fungsi puskesmas tersebut.

"Shopee berkomitmen kuat untuk memperbaiki kualitas hidup seluruh penduduk Indonesia dan bertekad untuk berperan dalam mendukung untuk membangun kembali hidup mereka seperti semula," tutup Rezki.

 

Reporter dan Penulis: Immanuela Harlita Josephine

Lanjutkan Membaca ↓