Punya Lengan Tumbuh di Perut, Siswi Ini Butuh Bantuan Operasi

Oleh Sulung Lahitani pada 07 Agu 2018, 09:00 WIB
Diperbarui 07 Agu 2018, 09:00 WIB
Punya Lengan Tumbuh di Perut, Siswi Ini Butuh Bantuan Operasi
Perbesar
Doc: Viral Press

Liputan6.com, Jakarta - Veronica Cominguez dari Iligan City, Filipina, lahir dengan anggota badan ekstra dan daging tumbuh berbentuk lonjong yang melekat di perutnya. Itu sebenarnya merupakan bagian tubuh milik kembaran parasitnya yang gagal berkembang dengan baik di rahim ibunya.

Remaja berusia 14 tahun itu telah tumbuh bersama anggota tubuh kembaran parasitnya itu sepanjang hidupnya. Ia bahkan harus menyediakan waktu untuk membersihkan dan memangkas kuku tangan yang tumbuh di dadanya itu.

Veronica mengatakan kalau anggota badan tersebut terasa berat dan menghambat gerakannya.

"Ketika saya masih kecil, saya pikir itu hanya satu kaki. Tapi ketika saya tumbuh dewasa, itu menjadi lebih besar," ungkapnya.

Setelah bertahun-tahun tumbuh dengan kembaran yang tak tumbuh di tubuhnya itu, penduduk setempat mulai mengumpulkan uang untuk Veronica. Mereka berharap uang yang mereka kumpulkan tersebut dapat membantu menjalani Veronica menjalani operasi di Thailand.

 

 

 

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Selanjutnya

Punya Lengan Tumbuh di Perut, Siswi Ini Butuh Bantuan Operasi
Perbesar
Doc: Viral Press

Ibu Veronica, Flora, mengatakan bahwa keluarga itu memiliki sejarah melahirkan anak kembar. Ia bahkan awalnya mengira Veronica bakal lahir bersama kembarannya.

Tapi harapan tersebut pupus setelah melihat bahwa salah satu anak kembarnya adalah parasit yang tumbuh di tubuh anaknya yang lain. Dia juga mengatakan bahwa kotoran yang keluar dari tonjolan tersebut terkadang mengandung darah.

"Cairan yang keluar dari situ baunya buruk, seperti kotoran manusia," kata Flora.

Tapi untungnya bagi Veronica, dokter yang akan mengoperasinya mengatakan kalau operasi tersebut adalah prosedur yang sederhana. Dr Beda Espineda dari Pusat Medis Anak Filipina mengklaim itu dikarenakan sebagian besar kasus yang serupa dapat dilakukan karena struktur tubuh yang terlibat tidak vital.

"Sebagian besar dari mereka hanya melekat pada kulit atau tulang. Untuk ahli bedah, itu mudah untuk dihilangkan."

Veronica kini cukup menunggu untuk melakukan perjalanan ke negara tetangga. Beberapa minggu mendatang, hidupnya akan berubah setelah melakukan operasi tersebut.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya