Mencoba Meniru 9 Merek, Tapi Masih Gagal Juga

Oleh Alexander Lumbantobing pada 06 Jul 2018, 09:00 WIB
Diperbarui 06 Jul 2018, 09:00 WIB
Karena tak mau susah-susah memikirkan strategi pemasaran, ada jalan pintas yang ditempuh beberapa kalangan.

Liputan6.com, Jakarta Merek menjadi salah satu pembeda suatu produk dibandingkan dengan produk lainnya, sehingga menciptakan merek memiliki tantangannya sendiri. Banyaknya saingan tentu menjadi faktor utama susahnya berkembang bisnis tersebut. Untuk itu perlu strategi pemasaran yang tepat agar usahanya tetap bisa berjalan.

Jika tak mau susah-susah memikirkan strategi pemasaran, ada jalan pintas yang ditempuh beberapa kalangan. Yaitu dengan menciptakan beberapa produk yang mirip dengan produk populer. Mulai dari nama yang dimirip-miripkan, bentuk kemasan yang sama hingga tagline yang sangat mirip dengan produk yang sudah memiliki nama populer.

Meskipun kalau dilihat sekilas ada kemiripan, namun nyatanya produk ini fail abis. Kalaupun ada yang beli, pasti pembeli tersebut gagal fokus karena dikira dia membeli produk lain yang populer. Bikin gagal paham deh pokoknya.

Nah, berikut ini deretan produk tiruan yang hasilnya gagal habis seperti dihimpun dari laman izismile.

2 dari 3 halaman

Thomas Jadi Anggota Transformer

1. Kereta Thomas sejak kapan bisa berubah jadi Transformers?

Karena tak mau susah-susah memikirkan strategi pemasaran, ada jalan pintas yang ditempuh beberapa kalangan.
(Sumber izismile.com via Brilio.net)

2. Mereknya cuma dibedain satu huruf doang.

 

Karena tak mau susah-susah memikirkan strategi pemasaran, ada jalan pintas yang ditempuh beberapa kalangan.
(Sumber izismile.com via Brilio.net)

3. Kalau merek Supermarket ini harganya mahal banget nggak ya?

 

Karena tak mau susah-susah memikirkan strategi pemasaran, ada jalan pintas yang ditempuh beberapa kalangan.
(Sumber izismile.com via Brilio.net)

4. Ada break, ada Kat Kot. Oke sip.

Karena tak mau susah-susah memikirkan strategi pemasaran, ada jalan pintas yang ditempuh beberapa kalangan.
(Sumber izismile.com via Brilio.net)

5. Begini kalau Star Wars kolaborasi dengan Disney. Pemeran utamanya Goofy.

Karena tak mau susah-susah memikirkan strategi pemasaran, ada jalan pintas yang ditempuh beberapa kalangan.
(Sumber izismile.com via Brilio.net)
3 dari 3 halaman

Gagal Paham

6. Familiar dengan kemasannya? Mirip banget dengan selai cokelat yang sempat viral itu ya.

 

Karena tak mau susah-susah memikirkan strategi pemasaran, ada jalan pintas yang ditempuh beberapa kalangan.
(Sumber izismile.com via Brilio.net)

7. Merek ini mungkin yang paling bikin gagal paham.

 

Karena tak mau susah-susah memikirkan strategi pemasaran, ada jalan pintas yang ditempuh beberapa kalangan.
(Sumber izismile.com via Brilio.net)

8. PS Vita zaman old.

 

Karena tak mau susah-susah memikirkan strategi pemasaran, ada jalan pintas yang ditempuh beberapa kalangan.
(Sumber izismile.com via Brilio.net)

9. Bukan Despicable Me, tapi Despicable Men. Beda ya.

Karena tak mau susah-susah memikirkan strategi pemasaran, ada jalan pintas yang ditempuh beberapa kalangan.
(Sumber izismile.com via Brilio.net)

Reporter:

Muhammad Bimo Aprilianto

Sumber: Brilio.net

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓