Waspada, Ini 9 Bagian di Dapur yang Jadi Sarang Bakteri Berbahaya

Oleh Alexander Lumbantobing pada 17 Mei 2018, 20:00 WIB
Diperbarui 19 Mei 2018, 19:13 WIB
Dapur Bersih Desain Dapur

Liputan6.com, Jakarta - Dari pengolahan makanan dan lingkungan tempat yang bersih akan dihasilkan sajian makanan yang bersih. Jadi, penting bagi kita menjaga kebersihan dapur agar bakteri tidak berbiak dan terbawa ke makanan.

Banyak upaya yang dilakukan untuk menjaga dapur agar tetap bersih. Mulai dari menyediakan tempat sampah, menyapu dapur dan lain sebagainya. Namun apakah upaya tersebut cukup?

Ternyata ada beberapa tempat di dapur yang luput dari perhatian dan lupa dibersihkan. Tempat-tempat tersebut memang sekilas terlihat bersih. Namun setelah diteliti, tempat yang tampak bersih justru menjadi ruang sempurna untuk berpindahnya bakteri.

Penasaran bagian dapur mana saja sih yang ternyata jorok? Yuk simak informasinya berikut, seperti melansir dari Thespruce, Kamis (17/5).

1. Pegangan Kulkas atau Oven dan Alat Dapur Lainnya

 

 

Pegangan kulkas atau oven dan alat dapur lainnya.
Pegangan kulkas atau oven dan alat dapur lainnya, salah satu bagian terjorok di dapur. (Sumber thespruce.com)

Pegangan atau gagang alat-alat dapur disentuh oleh banyak tangan. Ternyata pegangan atau gagang dapat menjadi tempat sempurna bertukarnya bakteri E.Coli atau Salmonella.

Jamur dari tangan satu ke tangan lainnya juga dapat berpindah melalui pegangan atau gagang alat di dapur. Penting untuk selalu mengelap pegangan atau gagang alat dapur.

 

2 of 9

2. Wastafel

Wastafel.
Wastafel, salah satu bagian terjorok di dapur. (Sumber merdeka.com)

Penelitian dari National Sanitation Foundation International (NSF International) menemukan data bahwa 45% wastafel di rumah berpotensi menyimpan bakteri koliform dan E.coli. Tidak hanya jorok, ternyata berbahaya bagi kesehatan ya? Makanya perlu rutin membersihkan wastafel dengan cairan pembersih bakteri.

 

3 of 9

3. Spons Cuci

Spons cuci
Spons cuci, salah satu bagian terjorok di dapur. (Sumber merdeka.com)

Spons selalu digunakan untuk mencuci alat masak atau makan. Ternyata menurut NSF International, 75% spons di rumah mengandung bakteri koliform dan E.coli. Maka dari itu spons harus sering dibersihkan dan dikeringkan.

 

4 of 9

4. Kulkas

Kulkas.
Kulkas, salah satu bagian terjorok di dapur. (Sumber kapanlagi.com)

Makanan yang masuk di dalam kulkas beragam jenisnya. Tidak disadari beberapa bekteri dari makanan bisa berpindah di kulkas lo. Akibatnya menyebabkan timbulnya kerak dan jamur. Agar kulkas tidak jorok, penting untuk membersihkannya sebulan sekali.

5 of 9

5. Talenan

Talenan.
Talenan, salah satu bagian terjorok di dapur. (Sumber aliexpress.com)

Talenan menjadi alas yang pas untuk memotong bahan makanan. Ternyata sisi-sisi talenan bisa menyimpan bakteri dari sisa bahan makanan yang dipotong. Untuk itu selalu cuci talenan setiap selesai dipakai agar tidak ada kontaminasi bakteri.

 

6 of 9

6. Mesin Kopi dan Blender

Mesin kopi dan blender.
Mesin kopi dan blender. salah satu bagian terjorok di dapur. (Sumber swaggrabber.com)

Atmosfer di dalam mesin kopi dan blender ternyata menjadi tempat mudah bagi jamur berkembang biak. Meskipun terlihat bersih, jangan lupa membersihkan alat-alat tersebut minimal seminggu sekali.

 

7 of 9

7. Kotak Makan

Kotak makan
Kotak makan, salah satu bagian terjorok di dapur. (Sumber biome.com.au)

Kotak makan digunakan untuk menyimpan berbagai jenis makanan matang. Jika tidak dibersihkan dengan benar, akan terjadi kontaminasi bakteri dari sisa makanan. Untuk memastikan tidak ada bakteri di kotak makanan, bersihkan dengan air panas.

 

8 of 9

8. Meja Dapur

Meja dapur
Meja dapur, salah satu bagian terjorok di dapur. (Sumber merdeka.com)

Beragam aktivitas memasak dilakukan di atas meja dapur. Terkadang kita tidak sadar ada sisa bahan makanan yang menempel di meja dapur, lalu membekas dan berpotensi jadi sarang bakteri. Setiap memasak usahakan bersihkan meja dapur dengan cairan pembunuh bakteri.

 

9 of 9

9. Wadah Gula dan Garam

Wadah gula dan garam
Wadah gula dan garam, salah satu bagian terjorok di dapur. (Sumber createandbarrel.com)

Memasak tidak lengkap jika tidak memakai garam dan gula. Setiap hari kita selalu menyentuh wadah garam dan gula. Permukaan wadah tersebut menjadi tempat yang sempurna bagi perpindahan bakteri dari satu tangan ke tangan lain.

Maka dari itu, usahakan cuci tangan sebelum memegang wadah garam dan gula. Setidaknya bersihkan wadah setiap seminggu sekali.

Reporter:

Kurnia Putri Utomo

Sumber: Brilio.net

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓