Mitos atau Fakta, Mengunyah Permen Karet Bisa Mencegah Asam Lambung Naik?

Oleh Liputan6dotcom pada 11 Mei 2018, 12:04 WIB
Diperbarui 25 Sep 2019, 17:44 WIB
Mitos atau Fakta, Mengunyah Permen Karet Bisa Mencegah Asam Lambung Naik?

Liputan6.com, Jakarta Digemari banyak orang, permen karet diketahui memiliki banyak manfaat. Memperbaiki memori, menyegarkan bau napas, membantu mengurangi berat badan, serta mencegah asam lambung naik adalah beberapa manfaat mengunyah permen karet.

Namun untuk perihal mencegah asam lambung naik, benarkah demikian? Atau hanya mitos belaka dari mengonsumsi permen karet?

Melansir dari Hellosehat.com, penyakit asam lambung naik atau gastroesophageal reflux (GERD) merupakan penyakit yang menimbulkan sensasi panas dan terbakar dari perut hingga tenggorokan ketika asam lambung naik. Terkadang juga dapat menyebabkan rasa asam atau pahit pada mulut.

Beberapa penelitian kemudian dilakukan untuk mengetahui apakah benar permen karet dapat mencegah asam lambung naik. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Dental Research menyebutkan, disarankan untuk mengunyah permen karet bebas gula selama 30 menit setelah makan untuk mencegah asam lambung naik.

 

2 of 2

Penelitian lainnya

Tak Sengaja Menelan Permen Karet, Bahayakah?
Tak Sengaja Menelan Permen Karet, Bahayakah?

Penelitian lain yang dilakukan Rebecca Moazzez dari Kings College di London, Inggris memperkuat hal tersebut. Penelitian Rebecca menunjukkan mengunyah permen karet selama 30 menit setelah mengonsumsi makanan berlemak tinggi dapat mengurangi peluang asam lambung naik ke kerongkongan.

Hal ini dikarenakan mengunyah permen karet disinyalir dapat meningkatkan produksi asam liur yang membuatmu lebih sering menelan dan membantu menetralisir pH lambung yang sifatnya asam. Namun perlu diperhatikan bahwa tidak semua permen karet memiliki manfaat tersebut.

Dianjurkan untuk mengunyah permen karet bikarbonat rendah gula. Bikarbonat di sini bekerja dengan cara menetralkan asam naik ke kerongkongan. Di sisi lain, melansir dari Healthline, penderita GERD justru harus menghindari permen karet dengan rasa peppermint. Ini karena rasa tersebut dapat membuka sfringter atau lingkaran otot kerongkongan bagian bawah yang menyebabkan asam lambung naik.

Reporter: Annisa Amalia Hapsari

Sumber: Brilio.net

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓