Viral, Kontes Memasak Ini Pakai Ekor Buaya untuk Olahan Makanan

Oleh Liputan6.com pada 25 Apr 2018, 07:00 WIB
Viral, Kontes Memasak di Thailand Gunakan Bahan Ekor Buaya

Liputan6.com, Jakarta - Kontes memasak MasterChef memang sudah tak asing bagi masyarakat. Kontes memasak yang sukses di berbagai negara, termasuk Indonesia itu menghadirkan berbagai tantangan bagi kontestan di setiap minggunya. Tidak terkecuali dengan MasterChef Thailand.

Baru-baru ini, publik, khususnya warganet dihebohkan dengan tantangan Mistery Box pada acara tersebut. Pasalnya, para peserta dituntut untuk memasak dengan bahan ekor buaya.

2 of 3

Peserta Berhasil Memasak Ekor Buaya dengan Sempurna

Peserta Berhasil Memasak Ekor Buaya dengan Sempurna
Beberapa karya masakan peserta dari bahan ekor buaya (Sumber foto: channel7)

Hal tersebut sontak membuat seluruh peserta dan penonton berteriak saat Mistery Box dibuka. Banyak dari mereka tampak jijik dan menggelengkan kepala. Namun, ada juga salah satu peserta wanita yang justru tersenyum lebar sambil memeluk ekor buaya.

Sepanjang acara berlangsung, juri dibuat kagum dengan kegigihan para kontestan. Mereka berusaha keras memisahkan kulit buaya yang sangat tebal dengan dagingnya. Selain itu, hasil akhir dari tantangan Mistery Box ini juga tidak kalah menakjubkan. Hampir semua peserta berhasil menciptakan masakan yang sangat cantik dan menggiurkan.

3 of 3

Masakan Ekor Buaya, Bukan Hal Baru di Thailand

Sebenarnya, daging ekor buaya yang dijadikan bahan masakan bukan hal baru lagi di Thailand. Namun, karena harganya yang sangat mahal, bahan makanan ini hanya tersedia di restoran mewah.  Jika mengingat bahan masakan ini yang terbuat dari ekor reptil paling besar dan mengerikan di dunia.

Nah, apa kamu masih tertarik mencicipinya?

Penulis:

Latif Munawar

Reporter Sahabat Liputan6.com

Jadilah bagian dari Komunitas Sahabat Liputan6.com dengan berbagi informasi & berita terkini melalui e-mail: SahabatLiputan6@gmail.com serta follow official Instagram @sahabatliputan6 untuk update informasi kegiatan-kegiatan offline kami. 

Lanjutkan Membaca ↓