Gara-Gara Ulah Predator Selfie, 4 Patung Berusia Ratusan Tahun Rusak

Oleh Nur Aida Tifani pada 29 Mar 2018, 12:00 WIB
Diperbarui 31 Mar 2018, 11:13 WIB
Gara-Gara Swafoto, Patung Ratusan Tahun Rusak dan Sulit Diperbaiki

Liputan6.com, Jakarta - Selfie alias swafoto bukan lagi jadi hal yang aneh saat ini. Di mana pun dan kapan pun bisa menjadi tempat yang tepat bagi pencinta selfie. Meski begitu, tren selfie semakin lama bisa hilang kendali. Kasus kecelakaan dan kematian pun bisa dibilang tak sedikit akibat dari fenomena selfie yang sudah melampaui batas.

Salah satu hal yang juga bikin nyesek dari selfie adalah menimbulkan kerusakan pada karya seni berusia ratusan tahun. Melansir Cultura Collectiva, Selasa (27/3/2018), berikut ini merupakan empat karya seni di dunia yang dirusak gara-gara selfie.

1. Patung Saint Michael

(Foto: Cultura Colectiva)

Berkunjung ke museum sudah seharusnya menghargai dan mengapresiasi karya seni. Meski begitu, mengambil selfie di museum tentunya sudah menjadi keharusan bagi sejumlah orang termasuk mahasiswa Brasil satu ini.

Di tahun 2016, mahasiswa 24 tahun itu berkunjung ke National Museum of Ancient Art di Lisbon, Portugal. Pemuda itu pergi ke museum itu untuk melihat lebih jauh tentang patung-patung neoklasik dan lukisan Portugis dari abad ke-19. Merasa terpesona dengan koleksi di museum itu, ia mengeluarkan ponselnya untuk mendapatkan kenangan di museum.

Sayangnya, bukan kenangan indah yang ia dapatkan. Ketika mencoba untuk mendapat selfie yang bagus, pemuda tersebut mundur beberapa langkah dan akhirnya menyenggol patung Saint Michael. Dengan seketika patung itu jatuh ke lantai dan terpecah-belah.

Menurut keterangan direktur museum, patung Saint Michael yang berasal dari tahun 1700-an itu kini telah rusak dan sulit diperbaiki.

2 of 4

2. Patung Barberini Faun

Gara-Gara Swafoto, Patung Ratusan Tahun Rusak
(Foto: Nicola Vaglia via Daily Mail)

Italia terkenal dengan berbagai macam warisan budaya dan hasil karya seni. Namun sayang, warisan itu sering dirusak karena tingkah laku manusia yang tidak bertanggung jawab.

Dari segelintir kasus rusaknya karya seni, selfie menjadi salah satu penyebabnya. Pada Maret 2014, patung berharga dari abad ke-19 itu rusak pada bagian kakinya akibat selfie seorang pelajar.

Insiden itu terjadi saat seorang pelajar nekat naik untuk duduk di pangkuan patung. Hal itu mendadak sontak mengakibatkan kerusakan pada bagian kaki patung akibat tak mampu menahan berat pelajar tersebut.

Patung itu sendiri sebenarnya menggambarkan 'Satyr Drunken' atau Barberini Faun, patung Yunani kuno dari zaman Helenbis yang menunjukkan manusia mirip dengan binatang. Beruntungnya, karya seni itu hanya patung salinan.

Meski begitu, tindakan sembrono itu bisa saja mengakibatkan kerusakan pada patung lainnya yang tak kalah penting. Apalagi di akademi seni Brera di Milan juga memiliki karya-karya berharga lainnya.

3 of 4

3. Patung Dom Sebastiao

Gara-Gara Swafoto, Patung Ratusan Tahun Rusak
(Foto: magic1059)

Kembali lagi ke Lisbon, patung Dom Sebastiao yang ditempatkan di Stasiun Rossio harus rusak akibat selfie. Insiden pada Mei 2016 silam itu dilakukan oleh seorang turis yang berupaya mendaki patung berusia 126 tahun. Alhasil, patung Raja Portugis itu malah terjatuh dan hancur menjadi sejumlah kepingan besar.

Sang turis yang berusaha kabur langsung diamankan polisi dan muncul dihadapan hakim pada esok harinya. Meski begitu, hancurnya patung Dom yang begitu cepat tidak setara dengan pembuatannya yang memerlukan waktu beberapa tahun sampai akhirnya selesai hingga akhir abad ke-17.

Patung itu dibuat untuk menggambarkan sosok Dom yang tragis meninggal pada usia 24 tahun. Raja muda itu pergi bertempur dalam perang salib di Maroko Utara pada tahun 1578, dan tak pernah kembali ke negaranya. 

4 of 4

4. Patung Dua Herkules, Cremona

Gara-Gara Swafoto, Patung Ratusan Tahun Rusak
(Foto: telegraph.co.uk)

Di awal Mei 2015, sejumlah wisatawan berniat untuk mengambil selfie pada Patung Dua Hercules yang terletak di Kota Cremona, Italia Utara. Patung marmer tersebut punya makna yang besar sebagai lambang Kota Cremona, bahkan patung itu selesai diukir dengan perkiraan tahun 1700-an.

Namun sayang, gara-gara aksi wisatawan yang memegang patung itu, bagian mahkota pada patung terjatuh dan hancur menjadi potongan kecil. Kedua wisatawan yang terlibat sudah diidentifikasi oleh polisi. Meski begitu, tidak ada laporan yang jelas apakah pihak berwenang mengajukan tuntutan yang jelas kepada dua belah pihak.

Saksikan Video pilihan di Bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓