5 Alasan Ilmiah Kenapa Manusia Bisa Melihat Hantu, Apa Saja?

Oleh Yulia Lisnawati pada 01 Mar 2018, 23:09 WIB
Cara Sederhana Memotret Hantu Menggunakan Kamera, Tertarik?

Liputan6.com, Jakarta - Kamu pasti sering melihat film-film yang bercerita tentang seramnya sosok hantu. Menyeramkan dan jahat, walau ada juga yang baik. Tapi, apakah kamu percaya dengan keberadaan hantu?

Segelintir orang mengaku pernah melihat sosok hantu. Sebagian ada yang tidak percaya karena tidak pernah melihatnya secara langsung. Lantas, benarkah manusia bisa melihat hantu? 

Saat ini dunia gaib dengan teknologi dan ilmu pengetahuan sudah saling melengkapi. Termasuk soal melihat hantu. Berikut alasan ilmiah kenapa manusia ada yang mengalami kejadian paranormal.

1. Infrasound

Telinga manusia dirancang untuk mendengarkan suara dengan frekuensi dari 20 Hz sampai 20,000 Hz, enggak bisa mendengar yang di bawah 20 Hz. Tapi walau enggak kedengeran, kita masih bisa merasakan vibrasi atau getarannya.

Efek infrasound bisa membuat kita merinding ketakutan melihat yang enggak-enggak atau hantu. Apalagi kalau infrasound ini ada di tempat-tempat yang serem seperti di rumah kosong atau mungkin sekolah dan kantor.

2 of 5

2. Ideomotor Effect

Ilustrasi hantu
Ilustrasi (iStock)

Siapa yang enggak kenal Jailangkung. Tujuan main Jailangkung adalah untuk memanggil makhluk gaib atau hantu. Yang begitu mereka datang maka boneka Jailangkung akan gerak sendiri.

Ternyata ini adalah efek dari fenomena yang disebut ideomotor effect. Ini terjadi karena saking kuatnya sugesti pada otak, otot sampai gerak sendiri tanpa kita sadari. Jadi, saat Jailangkung-nya goyang saat kamu mainkan, itu karena kamu dan teman-teman kamu menggerakannya tanpa sadar karena ketakutan.

3 of 5

3. Automatism

Ilustrasi Hantu di Kamar Tidur
Hantu di jendela kamar tidur.

Pernah dengar istilah medium di film horor? Itu lo orang-orang yang katanya bisa komunikasi dengan orang mati lewat cara dirasukin. Kira-kira siapa sih yang merasuk ke dalam diri mereka? Apa mereka benar-benar kerasukan?

Jawabannya adalah efek Automatism. Yang mana ketika medium memasuki fase turun ke alam bawah sadarnya, otak bawah sadarnya memunculkan berbagai macam ide yang akan dianggap si medium sebagai bisikan arwah.

4 of 5

4. Karbon Monoksida

Ilustrasi hantu
Ilustrasi (Reuters)

Kamu pernah liat hantu di rumah enggak? Atau kenal orang yang di rumahnya ada hantu? Jika ya, coba cek kompor di dapur rumah. Bisa jadi kamu atau orang yang melihat hantu tadi keracunan karbon monoksida.

Jadi, saat keracunan gas karbon monoksida, gas ini akan meresap dengan cepat ke saluran darah. Selain itu bisa bikin halusinasi. Itu lah alasan kenapa di film horor saat mereka pergi dari tempat seram, pasti terornya berhenti. Karena mereka keracunan karbon monoksida di lokasinya.

5 of 5

5. Histeria

Arwah penasaran (0)
Ilustrasi penampakan hantu. (Sumber Wikimedia/William Neuheisel via Creative Commons)

Pernah dengar kejadian kesurupan massal di sekolah atau mal? Ternyata kesurupan massal ini terjadi akibat efek histeria massal. Ini bisa terjadi ketika sekelompok orang mengalami stres berat tak terbendung, sehingga akhirnya muncul gejala berteriak-teriak sampai kejang-kejang.

Tak percaya? Coba perhatikan saja, rata-rata kejadiannya pasti di tempat yang bikin stres seperti sekolah atau pabrik. Atau di mal yang bikin stres karena tak bisa belanja barang yang diinginkan.

Nah, itu dia lima alasan yang menyebabkan manusia bisa melihat hantu hingga kesurupan massal. Percaya atau tidak, itu adalah alasan ilmiah yang memungkinkan terjadinya kejadian paranormal.

Selengkapnya bisa kamu baca di: https://jalantikus.com/gokil/alasan-manusia-bisa-melihat-hantu/

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

Lanjutkan Membaca ↓