Tak Tahan Diomeli Orangtua, Pemuda Ini Pilih Bunuh Diri

Oleh Yulia Lisnawati pada 22 Agu 2017, 20:00 WIB
Diperbarui 24 Agu 2017, 19:13 WIB
Bunuh diri

Liputan6.com, Malaysia - Seorang pemuda dari Kinabalu, Malaysia, memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara memotong lidahnya dan melompat dari sebuah gedung hanya karena tidak tahan dengan omelan orangtuanya.

Keputusannya tersebut bermula ketika pria berusia 22 tahun itu selalu dimarahi orangtuanya karena tidak memiliki pekerjaan atau pengangguran. Karena bosan mendengar omelan itu, dia memutuskan untuk bunuh diri.

Aksi gilanya tersebut bermula ketika dia melihat sebuah pisau tergeletak di dapur. Dia kemudian mengambil pisau berukuran 25 cm untuk memotong lidahnya sendiri. Tak merasa puas dengan aksinya tersebut, dia kemudian mencoba melompat dari lantai dua bangunan rumahnya melalui jendela.

Beruntungnya, sepupu yang tinggal bersamanya melihat aksi tersebut dan dengan cepat menyelamatkannya. Sepupunya segera menyingkirkan pisau tajam itu darinya dan menariknya kembali dari jendela. Wajah pria itu berlumuran darah karena luka di lidahnya. Dia kemudian memanggil ambulans untuk menolongnya.

(worldofbuzz.com)

Pria depresi itu akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Ratu Elizabeth 2 untuk menjalani perawatan. Dia dilaporkan mendapat tujuh jahitan di lidahnya.

Polisi setempat mengatakan bahwa mereka kini tengah menyelidiki kasus di bawah percobaan bunuh diri, yang akan mendapat hukuman penjara maksimum satu tahun atau denda.

"Telah diketahui bahwa korban merasa tertekan karena orang tuanya yang selalu menyalahkannya dan menganggapnya tidak bertanggung jawab," kata Komisaris M Chandra, seperti dilansir dari Worldofbuzz, Selasa (22/8/2017),

(Ul)

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini.

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6.

Live Streaming

Powered by