Unik, 5 Cara Turunkan Berat Badan ala Orang Rusia

Oleh Azwar Anas pada 23 Agu 2017, 14:31 WIB
Diperbarui 20 Nov 2017, 22:25 WIB
Wanita Rusia

Liputan6.com, Jakarta - Mempunyai tubuh ramping dan ideal menjadi impian setiap orang, khususnya wanita. Pasalnya, tampilan tubuh yang ramping lebih menarik dibandingkan terlihat gemuk. Tak mengherankan bila beberapa program diet muncul untuk membantu orang-orang mendapatkan berat badan tubuh yang ideal. Mulai dari hanya mengonsumsi buah, mengatur porsi makan hingga diet yang hanya meminum cairan dan menjauhi makanan padat.

Bila Anda pernah mencoba berbagai model diet untuk turunkan berat badan dan merasa gagal, simak lima cara unik yang dilakukan orang Rusia untuk mencapai berat yang ideal yang dilansir dari Rossiyskaya Gazeta:

1. Diet ala Petani

Petani tradisional Rusia dikenal memiliki berat badan yang ideal. Rahasia diet ala petani Rusia adalah mengonsumsi kvass, minuman fermentasi yang berasal dari roti serta susu asam. Biasanya minuman ini dimakan bersama roti sebagai bekal berladang.

Para petani juga rutin memakan hasil pertanian seperti kubis, lobak, bayam, buah-buahan, dan jamur. Makanan-makanan ini memiliki kalori yang rendah. Mereka juga tidak memakan gula, permen atau cokelat. Sebagai gantinya, madu digunakan sebagai pemanis makanan.

2. Diet Kaisar

Dahulu kala, diet ini dilakukan keluarga bangsawan kerajaan. Tsar Peter yang Agung misalnya, menjadi model bangsawan yang memerhatikan asupan nutrisinya. Ia biasanya bangun sebelum pukul lima pagi dan menyantap sarapannya dengan cepat.

Saat makan siang, menu yang ia santap biasanya adalah sup shchi atau sup kubis ala Rusia, daging atau unggas, seperti bebek panggang, dengan krim asam, serta ham dan keju. Peter yang Agung sangat menyukai buah-buahan segar yang dipetik langsung dari kebun kerajaan.

3. Diet Tanpa Makan Malam

Diet ini dilakukan oleh bangsawan dan kaum terpelajar. Bangsawan yang tinggal di kota Sankt Peterburg menganggap, kebiasaan makan malam adalah kebiasaan para petani dan orang-orang yang hidup di pinggiran kota yang tak pantas mereka ikuti.

Bahkan, kaisar pun melewatkan santapan makan malam dengan porsi yang besar. Sebagai contoh, Nicholas I diketahui tidak pernah menyantap makan malam. Ia menghilangkan makan malamnya, tapi menikmati makan siang yang agak terlambat, yaitu sekitar pukul 5 - 6 sore.

Mandi Uap

4. Diet Ortodoks

Tradisi Ortodoks juga berperan membentuk tubuh yang ramping seperti dimiliki kebanyakan masyarakat Rusia. Dalam ajaran Ortodoks, setiap hari Rabu dan Jumat dianggap sebagai hari untuk berpuasa. Pada hari ini, Anda harus menghindari makanan-makanan yang berbahan dasar daging dan produk susu, termasuk telur, serta membatasi asupan makanan.

Tak hanya itu, ajaran Ortodoks mewajibkan penganutnya untuk berpuasa dilakukan empat kali dalam setahun. Selama menjalankan puasa, dianjurkan untuk tidak memakan protein hewani seperti daging, telur dan lemak juga menjauhi minyak sayur.

5. Rutin Mandi Uap

Cara ini dianggap efektif dan menyenangkan untuk menghindari berat badan yang berlebih dan melawan berbagai penyakit. Hari Sabtu biasanya dijadikan sebagai 'hari mandi'. Masyarakat Rusia, meyakini bahwa air dan uap akan membersihkan tidak hanya kotoran di tubuh, tetapi juga membersihkan diri dari dosa dan pikiran yang kotor.

Ahli fisiologi modern menjelaskan bahwa suhu yang tinggi, diikuti dengan meminum minuman yang menyegarkan akan mengeluarkan kelebihan cairan tubuh melalui keringat dan meningkatkan proses metabolisme.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini.

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6.

Tag Terkait