Ibu Kandung Tega Kirim Bayinya Lewat Paket ke Panti Asuhan

Oleh Sulung Lahitani pada 11 Agu 2017, 14:00 WIB
Diperbarui 11 Agu 2017, 14:00 WIB
Seorang ibu tega membungkus bayinya yang baru lahir ke dalam kantong plastik.
Perbesar
Doc: South China Morning Post

Liputan6.com, Beijing - Seorang ibu tega membungkus bayinya yang baru lahir ke dalam kantong plastik. Ibu itu juga mencoba mengirimnya ke panti asuhan lewat jasa kurir.

Aksi keji ibu kandung itu terbongkar setelah sang kurir menghubungi polisi karena melihat tas yang ia bawa bergerak serta mendengar tangisan dari dalamnya. Menurut The Beijing News, insiden tersebut terjadi di Fuzhou, Provinsi Fujian, Tiongkok.

Kurir itu mengatakan bahwa ia ingin memeriksa tas yang ia bawa tapi tidak diperbolehkan oleh ibu tersebut. Sebuah video yang beredar menunjukkan kerumunan orang yang berkerumun di sekitar bayi sambil menunggu pihak berwenang tiba. Bayi perempuan itu kemudian dibawa ke rumah sakit setempat.

Seorang anggota staf rumah sakit mengonfirmasi bahwa bayi yang baru lahir beberapa hari itu dalam kondisi sehat. Sang ibu sendiri yang identitasnya tidak disebutkan, telah ditahan oleh polisi dengan tuduhan menyia-nyiakan bayinya.

Hukum Tiongkok menyebutkan bahwa orang-orang yang meninggalkan anaknya dapat dipenjara sampai lima tahun. Insiden itu sendiri telah membuat warganet marah.

"Kenapa bayi itu dikembalikan ke orang tuanya setelah dibawa ke rumah sakit? Ia akan dibuang kembali," tulis seorang warganet.

"Anak itu beruntung masih hidup. Orang tuanya harus dihukum seberat-beratnya," tulis yang lain. *

(sul/ul)

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya