Nekat, Mahasiswa Taruh Dildo di Atas Tiang Bendera Kampus

Oleh Liputan6dotcom pada 04 Agu 2017, 17:30 WIB
Diperbarui 04 Agu 2017, 17:30 WIB
Aksi Gila, Ge Demi Proyek Seninya
Perbesar
Ge Yulu mahasiswa berusia 27 Tahun ini melakukan aksi gila yaitu memasang dildo di tiang bendera universitasnya

Liputan6.com, Tiongkok - Seorang mahasiswa seni asal Tiongkok, baru-baru ini menjadi perbincangan viral setelah melakukan aksi berisiko di tempat-tempat umum seperti menempatkan dildo (mainan seks) di atas tiang bendera di kampusnya.

Sosok Ge Yulu, mahasiswa jurusan seni rupa itu memang dikenal sering menciptakan proyek seni yang bersifat provokatif dan berani.

Namun, bukan berarti dia bisa lolos dengan mudah tanpa menerima beberapa tindakan disiplin. Mahasiswa berusia 27 tahun itu dilaporkan perlu didisiplinkan oleh akademi seni dengan alasan mengganggu ketertiban di kampus.

Tentu saja, aksi Ge tidak hanya membuat pernyataan provokatif, keamanan kampus bahkan butuh beberapa jam untuk melepaskan dildo yang ada di tiang bendera kampus tersebut.

Ge Yulu mahasiswa berusia 27 Tahun ini melakukan aksi gila yaitu memasang dildo di tiang bendera universitasnya

Namun, ini bukan aksi seni Ge yang pertama. Dia sebelumnya pernah menatap tepat di depan kamera pengawas yang ditempatkan di atas tiang listrik. Lalu, dia juga membuat sebuah plakat namanya yang ditempatkan di jalan tanpa nama.

Seperti dilansir SCMP, Jumat (4/8/2017), aksi tersebut ternyata membuat peta web seperti Baidu dan Amap secara resmi menyebut jalan tanpa nama itu sebagai jalan "Ge Yu Lu."  Uniknya, kata "Lu" berarti "jalan" dalam bahasa Tiongkok. Jadi, nama muridnya justru lebih terkenal sebagai tanda jalan.

Karena undang-undang setempat menyatakan bahwa individu tidak diizinkan untuk menempatkan tanda-tanda jalan, nama Ge akhirnya dihapus oleh petugas setempat. 

(nd/ul)

Penulis:

Nuraida S Mizanto

STMM MMTC Yogyakarta

 

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini.

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya