Frustasi Tak Punya Uang, Ibu Kandung Aniaya Putri Sendiri

Oleh Sulung Lahitani pada 25 Mei 2017, 10:00 WIB
Diperbarui 25 Mei 2017, 10:00 WIB
Frustasi Tak Punya Uang, Ibu Kandung Tega Injak Putri Sendiri
Perbesar
Doc: South China Morning

Liputan6.com, Jakarta - Seorang ibu di Tiongkok terekam video menginjak putrinya yang berusia dua tahun. Ia mengaku frustasi karena bangkrut dan tidak kunjung mendapat pekerjaan.

Insiden yang mengejutkan pengguna internet tersebut terjadi pada 9 Mei di luar kantor pemerintahan di Xiaoshan, Provinsi Zhejiang. Dalam rekaman video, wanita berusia 36 tahun itu terlihat duduk di jalan setapak sementara anaknya terbaring menangis di tanah.

Wanita itu kemudian bergegas menuju anak itu dalam kemarahan dan menginjak perutnya di depan kerumunan penonton. Pejalan kaki yang melihat hal tersebut terpekik dan berusaha menghentikan aksi wanita itu.

Melansir dari South China Morning Post, ibu tunggal itu mengatakan pada polisi bahwa ia merasa frustasi setelah ditolak oleh beberapa majikan. Dan saat putrinya meludahkan sosis yang ia beli dengan uang terakhir, kesabarannya pun habis.

Polisi merilis rincian kasus tersebut dalam sebuah pernyataan setelah penyelidikan dari video yang tersebar di WeChat. Mereka melacak wanita itu seminggu kemudian yang ternyata tinggal di daerang Xinhuang.

Ia rupanya telah pindah dari satu tempat ke tempat lain bersama putrinya yang bungsu. Sementara anak sulungnya diasuh oleh mantan suaminya sejak bercerai dua tahun lalu.

Mantan suaminya mengatakan bahwa ia tak akan melakukan tindakan hukum atas insiden tersebut, namun berusaha untuk mendapatkan hak asuh anak tersebut.

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya