Nekat, Tunawisma Terpaksa Berumah di Dalam Lubang Tembok

Oleh Yulia Lisnawati pada 17 Feb 2017, 09:01 WIB
Diperbarui 17 Feb 2017, 09:01 WIB
Lubangi Tembok untuk Rumah, Tunawisma Jadi Perhatian Warga
Perbesar
Mayenzeke Shiyani

Liputan6.com, Afrika Selatan- Memiliki rumah pribadi dengan konsep yang diidamkan memang menjadi keinginan banyak orang. Sayangnya hal tersebut tentu perlu membutuhkan biaya yang tak sedikit, kan?

Seorang pria dari Afrika Selatan, ini memiliki ide tak biasa untuk mendirikan sebuah rumah.

Dilansir Mynewshub, Kamis (16/2/2017), pria bernama Mayenzeke Shiyani memutuskan untuk membuat sebuah lubang pada sebuah tembok di kota Commissioner Street, Johannesburg, Afrika Selatan, sebagai rumahnya.

Tunawisma berusia 45 tahun itu hidup seorang diri. Meski tahu menjadi perhatian masyarakat karena rumah uniknya, ia mengabaikannya. Mayenzeke Shiyani merasa nyaman dengan kondisi tersebut.

Dalam keseharian, pria tua itu hanya menghabiskan waktu berbaring di dalam lubang tersebut dengan beralaskan selimut kuning. Ia sesekali keluar hanya untuk mandi dan membeli makanan.

"Saya bangun pada pukul 2 siang untuk mandi dan mengambil air minum. Lalu pada pukul 3, saya pergi membeli makanan sambil mendengarkan radio sebelum pulang ke rumah saya pada pukul 6 sore," kata Shiyani.

Setelah pindah ke kota tersebut, Shiyani tidak memiliki banyak barang. Ia hanya punya jam tangan digital, ransel, buku identitas yang berisi gambarnya dan sebuah poster.

Situs lokal melaporkan jika tingkat pengangguran yang tinggi di negara tersebut menyebabkan banyak warganya tidak mampu untuk memiliki tempat tinggal dan memilih hidup sebagai tunawisma.

(ul)

 

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini.

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6.